Koranindopos.com, LONDON – Arsenal mengakhiri drama panjang kontra Chelsea dalam leg pertama semifinal Carabao Cup 2025/2026 dengan skor 3-2. Laga yang berlangsung di Stamford Bridge, London, Inggris pada Kamis (15/1/2026) dini hari dipenuhi kemelut. Mulai dari kesalahan fatal kiper tuan rumah hingga kebangkitan para penyerang kedua tim.
Keunggulan satu gol membuat The Gunners berada di posisi ideal jelang leg kedua di Emirates Stadium. Berikut lima poin penting dari duel panas Chelsea vs Arsenal. Satu sepak pojok, satu gol, dan semua berawal dari kegugupan Robert Sanchez. Kiper Chelsea itu gagal mengantisipasi bola mati Arsenal di menit ketujuh, membiarkan Ben White menyundul bola ke gawang kosong.
Masalah tak berhenti di situ. Pada gol kedua Arsenal, Sanchez kembali membuat kesalahan elementer dengan menjatuhkan bola hasil umpan silang ringan. Viktor Gyokeres, yang berdiri bebas di depan gawang, dengan mudah menggandakan keunggulan tim tamu. Dua kesalahan sederhana, dua gol, dan Chelsea harus membayar mahal.
Chelsea sudah berangkat ke laga ini dengan status underdog. Situasi semakin sulit ketika daftar pemain absen terungkap. Cole Palmer, Reece James, Moises Caicedo, Malo Gusto, Jamie Gittens, hingga Liam Delap harus menepi.
Pelatih Liam Rosenior mengakui timnya sedang dilanda badai cedera. Kehilangan Palmer, James, dan Caicedo, tiga pemain kunci jelas mengurangi daya saing Chelsea, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan dan transisi.
Sorotan juga tertuju pada Viktor Gyokeres. Striker yang diboyong mahal dari Sporting Lisbon itu akhirnya memecah kebuntuan setelah melewati periode sulit. Golnya ke gawang Chelsea memang terkesan “mudah”, tetapi memiliki arti besar secara mental. Itu menjadi gol pertamanya dari permainan terbuka dalam 16 pertandingan terakhir. Bagi Arsenal, momen ini bisa menjadi titik balik kepercayaan diri sang penyerang di fase krusial musim. (blt/mmr)










