Sabtu, 25 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional

Kemlu RI Siagakan Opsi Evakuasi WNI di Iran di Tengah Ketegangan AS–Iran

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
24 Februari 2026
in Nasional
0
Kemlu RI Siagakan Opsi Evakuasi WNI di Iran di Tengah Ketegangan AS–Iran
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran terus memantau secara ketat kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran, menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa meskipun situasi di Teheran dan sejumlah kota lainnya terpantau masih kondusif, status keamanan Siaga 1 yang telah diberlakukan sejak Juni 2025 tetap dipertahankan.

“Semua rencana kontingensi tetap disiapsiagakan, termasuk berbagai opsi jalur evakuasi apabila dibutuhkan,” ujar Heni, seperti dilansir Antara, Senin (23/2/2026).

Dalam upaya memastikan keselamatan WNI, KBRI Teheran secara rutin menjalin komunikasi aktif dengan komunitas WNI di berbagai wilayah Iran. Hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai WNI yang menghadapi ancaman langsung maupun situasi yang membahayakan keselamatan.

Artikel Terkait

PBB dan Kemlu RI Nyatakan Penyerang Praka Rico Pramudia adalah Israel

KUA Tak Hanya Urus Nikah, Ini Sembilan Layanan Keagamaan untuk Masyarakat

KP2MI dan Pemprov Sulawesi Utara Perkuat Pelindungan dan Penempatan Prosedural PMI

Meski demikian, Kemlu RI tetap mengimbau seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi terkini, serta menjaga komunikasi dengan pihak KBRI.

“Kepada seluruh WNI di Iran diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, turut memantau perkembangan situasi terkini, serta menjalin komunikasi dengan KBRI Teheran,” tegas Heni.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat belum menunjukkan tanda-tanda mereda, meskipun kedua negara berkomitmen melanjutkan perundingan bilateral secara tidak langsung pada Maret mendatang.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis (19/2) menyatakan bahwa Iran memiliki waktu 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya. Ia bahkan memperingatkan bahwa “hal-hal yang sangat buruk” dapat terjadi apabila kesepakatan tersebut gagal tercapai.

Menurut laporan Financial Times, Amerika Serikat telah menyiagakan 16 kapal perang dengan total sekitar 40.000 personel, serta tujuh skuadron udara yang masing-masing terdiri dari 70 jet tempur di berbagai pangkalan di kawasan Timur Tengah.

Situasi tersebut mendorong sejumlah negara untuk mengeluarkan imbauan kepada warganya agar segera meninggalkan Iran. Negara-negara tersebut antara lain Jerman, Polandia, Swedia, India, dan Korea Selatan.

Dengan dinamika geopolitik yang terus berkembang, Kemlu RI menegaskan komitmennya untuk melindungi WNI di luar negeri. Status Siaga 1 yang masih berlaku menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia mengambil langkah antisipatif dan siap mengeksekusi berbagai skenario, termasuk evakuasi, apabila kondisi memburuk sewaktu-waktu.

Langkah proaktif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi WNI di Iran, sekaligus memastikan bahwa perlindungan negara hadir di tengah situasi internasional yang tidak menentu.(dhil)

Topik: kemlu riwni di iran

TerkaitBerita

PBB dan Kemlu RI Nyatakan Penyerang Praka Rico Pramudia adalah Israel
Nasional

PBB dan Kemlu RI Nyatakan Penyerang Praka Rico Pramudia adalah Israel

oleh Editor : Affandy
25 April 2026
KUA
Nasional

KUA Tak Hanya Urus Nikah, Ini Sembilan Layanan Keagamaan untuk Masyarakat

oleh Editor : Hairul
25 April 2026
KP2MI dan Pemprov Sulawesi Utara Perkuat Pelindungan dan Penempatan Prosedural PMI
Nasional

KP2MI dan Pemprov Sulawesi Utara Perkuat Pelindungan dan Penempatan Prosedural PMI

oleh Editor : Doe
24 April 2026
Waskita Karya Percepat Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Dukung Transportasi Berkelanjutan
Nasional

Waskita Karya Percepat Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Dukung Transportasi Berkelanjutan

oleh Editor : Affandy
24 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Jadwal UTBK SNBT 2026 Berlangsung, Peserta Diminta Cermati Perbedaan Waktu Ujian

Jadwal UTBK SNBT 2026 Berlangsung, Peserta Diminta Cermati Perbedaan Waktu Ujian

25 April 2026
SANG LEGENDA: Toyota kembali meluncurkan SUV legendaris mereka, yakni Land Cruiser FJ 2027. Mereka menggabungkan desain klasik dengan teknologi masa depan. (Foto: AutonetMagz)

SUV Legendaris Bangkit Kembali, Gabungkan Unsur Klasik dan Teknologi Mutakhir

25 April 2026
BABAK BELUR: Aktivitas pegawai membuka gadget di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto Ilustrasi: Antara Foto/Sigid Kurniawan)

IHSG Ambruk, Investor Rame-Rame Aksi Jual Bersih

25 April 2026
Dukungan Pelatihan Difabel Menguat di Jakarta Timur

Dukungan Pelatihan Difabel Menguat di Jakarta Timur

25 April 2026

Terpopuler

  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    379 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2875 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    651 shares
    Share 260 Tweet 163
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Kasus Bocah Nizam: Tak Hanya Ibu Tiri, Ayah Kandung Kini Resmi Jadi Tersangka

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya