koranindopos.com – Bandung. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di ruas Tol Padalarang–Cileunyi (Padaleunyi), Jawa Barat, dalam kondisi aman dan memadai selama puncak arus balik Lebaran 2026.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyampaikan bahwa masyarakat dapat mengisi BBM sekaligus beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan.
Hal tersebut disampaikan usai melakukan pemantauan langsung di SPBU 149B dan SPBU 125B di kawasan Bandung Barat pada Senin (23/3/2026).
“Kedua SPBU ini cukup luas dan nyaman, serta menjadi titik transit strategis bagi pemudik dari wilayah Garut, Tasikmalaya, dan Jawa bagian selatan menuju Bandung maupun Jakarta. Semua produk BBM tersedia,” ujar Wahyudi dalam keterangan resminya.
Berdasarkan hasil pemantauan, terjadi peningkatan konsumsi BBM jenis Pertalite dan Pertamax di kedua SPBU tersebut selama libur Idulfitri 2026, dengan kenaikan sekitar 5 hingga 10 persen. Sementara itu, konsumsi Biosolar justru mengalami penurunan hingga 30 persen akibat pembatasan operasional kendaraan berat selama periode Lebaran.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan SPBU kantong berupa mobil tangki di wilayah Jawa Barat. Fasilitas ini dilengkapi kapasitas 16.000 liter Pertalite dan 8.000 liter Pertamax guna mempercepat pengisian stok di SPBU.
Dalam pemantauan tersebut, BPH Migas bersama Anggota Komite, Harya Adityawarman, juga melakukan pengecekan kualitas dan volume BBM melalui uji berat jenis. Hasilnya menunjukkan bahwa BBM yang disalurkan telah memenuhi standar yang ditetapkan.
“Secara kualitas sudah sesuai standar. Masyarakat dipastikan mendapatkan BBM sesuai takaran dan mutu yang ditentukan,” jelas Wahyudi.
Ia juga mengimbau para pemudik untuk mengisi BBM secukupnya serta menghindari titik-titik rawan kemacetan guna menjaga kelancaran perjalanan arus balik.
Sementara itu, Sales Branch Manager Bandung Fuel Pertamina Patra Niaga, Zico Aldillah Syahtian, memastikan pihaknya terus menjaga ketersediaan BBM melalui penambahan stok secara berkala.
Selain itu, Pertamina juga menghadirkan layanan tambahan berupa motoris sebagai alternatif pengisian BBM bagi kendaraan yang mengalami kendala atau terjebak kemacetan di jalur arus balik.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi energi sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026. (hai)










