Rabu, 29 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Angkat Fenomena Pesugihan, “Kuasa Gelap: Perjanjian Darah” Siap Mulai Produksi

Editor : Akula oleh Editor : Akula
28 Maret 2026
in Film dan Musik
A A
0
Kembali ke Lokasi Syuting, Feby Febiola Pilih Proyek Film yang Dianggap “Berbeda”
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta — Fenomena pesugihan yang masih dipercaya di sejumlah daerah di Indonesia menjadi titik berangkat film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Sekuel dari film “Kuasa Gelap” (2024) ini dijadwalkan mulai syuting pada April 2026.

Alih-alih sekadar menghadirkan horor, film ini mencoba menyoroti praktik pesugihan sebagai bagian dari realitas sosial. Cerita akan mengikuti upaya menghadapi konsekuensi dari perjanjian dengan kekuatan gelap melalui pendekatan eksorsisme dalam ajaran Katolik.

Produser Robert Ronny menilai, isu tersebut relevan karena masih terjadi di tengah masyarakat. “Pesugihan bukanlah sekadar fiksi atau takhayul semata. Ini adalah kenyataan yang masih terjadi di banyak daerah di Indonesia. Dan bukan hanya satu jiwa yang dipertaruhkan, tapi keselamatan seluruh desa,” ujarnya.

Film ini kembali menghadirkan dua tokoh utama, Romo Thomas dan Romo Rendra, yang diperankan oleh Jerome Kurnia dan Lukman Sardi. Keduanya akan dihadapkan pada konflik yang lebih kompleks dibanding film sebelumnya.
Lukman Sardi mengatakan karakter Romo Rendra akan mengalami tekanan yang lebih berat. “Romo Rendra akan mengalami cobaan iman terbesar, sesuatu yang sangat manusiawi,” kata Lukman.

Artikel Terkait

Anniversary Tanpa Epy Kusnandar, Karina Ranau Datangi Makam Dengan Menggunakan Baju Pengantin

Film Bapakmu Kiper Angkat Kisah Ayah dan Anak yang Renggang Dengan Latar Dunia Sepakbola

Bukan untuk Koleksi Pribadi, Citra Kirana Siapkan Lukisan Masjid Hasil Lelang sebagai Hadiah untuk Ibunda

Sementara itu, Jerome Kurnia mengaku peran yang ia jalani memiliki arti khusus dalam kariernya. “Romo Thomas adalah salah satu karakter favorit yang pernah saya perankan. Dan saya selalu menganggap peran Romo Thomas sebagai blessing bagi saya,” ujarnya.
Dari sisi kreatif, film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani. Ia menyebut proyek ini memiliki tantangan tersendiri karena kedalaman ceritanya.

“Saya merasa tertantang sekaligus terhormat dipercaya menyutradarai film ini. Di Perjanjian Darah, pertarungan imannya jauh lebih brutal. Kedalaman tema film ini jauh melampaui film pertama,” kata Rizal.

Sejumlah pemain baru turut bergabung, seperti Venly Arauna, Keysha Angelica, Sisca Saras, Lydia Kandou, Kiki Narendra, Ferry Salim, Feby Febiola, dan Faiz Vishal.

Selain Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, produksi film ini juga didukung oleh Legacy Pictures, WOW Multinet Pictures, dan Virtuelines Entertainment. Naskah ditulis oleh Andri Cahyadi bersama Robert Ronny.

Produser eksekutif Andi Boediman menyebut film ini mencoba memberikan sudut pandang berbeda terhadap praktik yang selama ini jarang dibahas secara terbuka. “Pesugihan adalah kenyataan sosial Indonesia yang selama ini tersimpan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika manusia memilih perjanjian dengan kegelapan, siapa yang bisa memutusnya? Film ini adalah jawaban kami,” ujarnya.

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada 2026 dan diharapkan dapat melanjutkan capaian film pertamanya, sekaligus menghadirkan pendekatan baru dalam genre horor religi.(BRG/Kul)

Topik: Feby FebiolaKuasa gelapLukman sardiRizal mantovani

TerkaitBerita

Anniversary Tanpa Epy Kusnandar, Karina Ranau Datangi Makam Dengan Menggunakan Baju Pengantin
Film dan Musik

Anniversary Tanpa Epy Kusnandar, Karina Ranau Datangi Makam Dengan Menggunakan Baju Pengantin

oleh Editor : Akula
29 Juli 2026
Film Bapakmu Kiper Angkat Kisah Ayah dan Anak yang Renggang Dengan Latar Dunia Sepakbola
Film dan Musik

Film Bapakmu Kiper Angkat Kisah Ayah dan Anak yang Renggang Dengan Latar Dunia Sepakbola

oleh Editor : Akula
29 Juli 2026
Bukan untuk Koleksi Pribadi, Citra Kirana Siapkan Lukisan Masjid Hasil Lelang sebagai Hadiah untuk Ibunda
Film dan Musik

Bukan untuk Koleksi Pribadi, Citra Kirana Siapkan Lukisan Masjid Hasil Lelang sebagai Hadiah untuk Ibunda

oleh Editor : Akula
29 Juli 2026
Shireen Sungkar Cerita Perjuangan Dampingi Anak Bungsu yang Mengidap Autisme
Film dan Musik

Shireen Sungkar Cerita Perjuangan Dampingi Anak Bungsu yang Mengidap Autisme

oleh Editor : Akula
28 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

iCAR V27 Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Usung Teknologi Golden REEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.200 Km

iCAR V27 Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Usung Teknologi Golden REEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.200 Km

29 Juli 2026
Isuzu Tunjukkan Fleksibilitas Kendaraan Niaga untuk Beragam Bisnis di GIIAS 2026

Isuzu Tunjukkan Fleksibilitas Kendaraan Niaga untuk Beragam Bisnis di GIIAS 2026

29 Juli 2026
Dinkes Sidoarjo Klarifikasi Isu 522 Pelajar Terinfeksi HIV, Kasus Usia Sekolah Tercatat 60 Sejak 2001

Dinkes Sidoarjo Klarifikasi Isu 522 Pelajar Terinfeksi HIV, Kasus Usia Sekolah Tercatat 60 Sejak 2001

29 Juli 2026
Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Tersisa Rp2,601 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Tersisa Rp2,601 Juta per Gram

29 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4109 shares
    Share 1644 Tweet 1027
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    615 shares
    Share 246 Tweet 154
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya