Rabu, 29 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Peran Verifikator Krusial Dalam Seleksi Calon Pekerja Migran

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
29 April 2026
in Nasional
A A
0
KUALITAS PMI: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (kiri) berdialog dengan para PMI yang akan diberangkatkan ke negara penempatan beberapa waktu lalu. (Foto: Dok/Humas KemenP2MI)

KUALITAS PMI: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (kiri) berdialog dengan para PMI yang akan diberangkatkan ke negara penempatan beberapa waktu lalu. (Foto: Dok/Humas KemenP2MI)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA — Tidak sembarang calon pekerja migran Indonesia (PMI) bisa berangkat ke luar negeri. Mereka wajib lolos seleksi petugas verifikator lebih dulu. Hal tersebut sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan keamanan proses penempatan pekerja migran Indonesia.

UJUNG TOMBAK: Dirjen KemenP2MI Ahnas menyampaikan paparan dalam Bimtek petugas verifikator yang diselenggarakan oleh PPSDM KP2MI/BP2MI selama dua hari, Rabu (29/4/2026)–Kamis (30/4/2026). (Foto: Humas KemenP2MI)
UJUNG TOMBAK: Dirjen KemenP2MI Ahnas menyampaikan paparan dalam Bimtek petugas verifikator yang diselenggarakan oleh PPSDM KP2MI/BP2MI selama dua hari, Rabu (29/4/2026)–Kamis (30/4/2026). (Foto: Humas KemenP2MI)

”Dalam pelaksanaan kebijakan penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia, kita tidak hanya berorientasi pada jumlah penempatan. Tetapi juga pada kualitas, keamanan, dan keberlanjutan pelindungan,” kata Direktorat Jenderal Penempatan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Dirjen KemenP2MI) Ahnas dalam bimbingan teknis (Bimtek) petugas verifikator yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) KP2MI/BP2MI selama dua hari, Rabu (29/4/2026)–Kamis (30/4/2026).

Ahnas menyampaikan, bimtek memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas petugas verifikator agar mampu menjalankan proses verifikasi secara tertib, sesuai ketentuan, serta mendukung peningkatan kualitas layanan penempatan dan pelindungan PMI.

Dia menegaskan bahwa arahan Presiden menempatkan pelindungan PMI sebagai prioritas utama yang harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sebelum bekerja, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air. Selain itu, peningkatan kompetensi calon PMI juga harus dilakukan melalui sistem yang terstandardisasi dan terukur.

Artikel Terkait

Dorongan Pemisahan Jalur KRL dan KA Jarak Jauh Usai Tragedi Bekasi Timur

Menteri P2MI Mukhtarudin Hadiri Rapat Perdana Satgas Percepatan Ekonomi, Dorong Peran Pekerja Migran

Pemerintah Berikan Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen bagi Peserta BPU

Lebih lanjut, Dirjen Ahnas menekankan bahwa petugas verifikator memiliki posisi krusial dalam ekosistem penempatan. Verifikasi tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga berfungsi sebagai gerbang awal pelindungan. ”Verifikasi merupakan instrumen penting untuk memastikan legalitas dan keabsahan dokumen, mencegah penempatan non-prosedural, serta menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjamin keamanan Pekerja Migran Indonesia sejak tahap pra-penempatan,” jelasnya.

Dalam kegiatan Bimtek ini, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif terkait berbagai aspek penting dalam proses penempatan, mulai dari prosedur pendirian perusahaan penempatan PMI dan penerbitan izin operasional, pelayanan penerbitan dan pencabutan izin perwakilan, layanan pendaftaran PMI melalui sistem digital, hingga mekanisme penempatan di berbagai sektor, termasuk sektor awak kapal migran.

Ahnas juga menyoroti pentingnya digitalisasi melalui Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) yang telah terintegrasi. Melalui sistem ini, seluruh proses layanan dapat dipantau secara real time, sehingga mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalisir potensi penyimpangan. (rls/fer/mmr)

 

Topik: Pekerja Migran

TerkaitBerita

Dorongan Pemisahan Jalur KRL dan KA Jarak Jauh Usai Tragedi Bekasi Timur
Nasional

Dorongan Pemisahan Jalur KRL dan KA Jarak Jauh Usai Tragedi Bekasi Timur

oleh Editor : Affandy
29 April 2026
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin
Nasional

Menteri P2MI Mukhtarudin Hadiri Rapat Perdana Satgas Percepatan Ekonomi, Dorong Peran Pekerja Migran

oleh Editor : Hairul
29 April 2026
Pemerintah Berikan Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen bagi Peserta BPU
Nasional

Pemerintah Berikan Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen bagi Peserta BPU

oleh Editor : Anggoro
28 April 2026
Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub (TIH)
Nasional

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub (TIH)

oleh Editor : Anggoro
28 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Mesin Cuci Haier

Haier L+, Mesin Cuci “One & Done” yang Cuci-Kering 59 Menit dalam Satu Sentuhan

29 April 2026
Pentingnya Program JKP Bagi Korban PHK

Pentingnya Program JKP Bagi Korban PHK

29 April 2026
LPDB Koperasi Ajak Suporter Sepak Bola Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

LPDB Koperasi Ajak Suporter Sepak Bola Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

29 April 2026
PANGGUNG MANCANEGARA: Penyanyi Mandarin asal Jember, Jawa Timur, Icha Yang, menyanyikan lagu Mandarin dalam program Qing Chun Chuang·Ge di televisi ternama Tiongkok, Hunan TV. (Foto: Dok/Icha Yang)

Icha Yang Bawakan Lagu Mandarin di Televisi Ternama Tiongkok

29 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2925 shares
    Share 1170 Tweet 731
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    383 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya