Senin, 29 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Prabowo Tegas: Potongan Komisi Ojol Harus di Bawah 10 Persen

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
1 Mei 2026
in Nasional
A A
0
Prabowo Tegas: Potongan Komisi Ojol Harus di Bawah 10 Persen

Foto: youtube sekretariat presiden

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan sikap tegas terhadap persoalan potongan komisi yang selama ini dikeluhkan para pengemudi ojek online (ojol). Dalam pidatonya pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang digelar di Monumen Nasional, Jumat (1/5/2026), Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang diberlakukan oleh perusahaan aplikator.

Di hadapan ribuan buruh, Prabowo menyoroti ketimpangan yang dirasakan para pengemudi ojol. Ia menyebut bahwa para pengemudi bekerja keras setiap hari, bahkan mempertaruhkan keselamatan di jalan, namun harus menyerahkan sebagian besar pendapatan mereka kepada perusahaan aplikasi.

“Saudara-saudara ojol, kalian kerja keras, mempertaruhkan jiwa setiap hari. Tapi perusahaan aplikator minta disetor 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo kepada massa. Pertanyaan tersebut langsung disambut teriakan “tidak” secara serempak.

Prabowo kemudian menurunkan angka yang ditawarkan. “Bagaimana 15 persen?” tanyanya lagi, namun kembali ditolak oleh massa. Saat ia menyebut angka 10 persen, respon serupa tetap terdengar.

Artikel Terkait

Menag: Menikah Bukan Sekadar Menyatukan Dua Insan, tetapi Membangun Fondasi Peradaban

Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

Namun, pernyataan yang paling mengejutkan datang ketika Presiden menegaskan bahwa potongan komisi seharusnya berada di bawah 10 persen. “Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen,” tegasnya, yang langsung disambut sorak sorai para buruh.

Menurut Prabowo, sistem pembagian keuntungan yang saat ini berjalan tidak mencerminkan keadilan. Ia menilai tidak wajar jika pihak yang bekerja di lapangan justru menerima bagian yang lebih kecil dibandingkan perusahaan teknologi.

“Tidak adil. Yang keringat itu ojol, tapi yang dapat keuntungan besar justru aplikator,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Prabowo juga memberikan peringatan keras kepada perusahaan-perusahaan teknologi yang beroperasi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan terhadap pihak yang tidak mengikuti kebijakan nasional.

“Kalau tidak mau ikut aturan kita, tidak usah berusaha di Indonesia,” kata Prabowo.

Isu potongan komisi ini memang menjadi salah satu tuntutan utama yang disuarakan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dalam peringatan May Day tahun ini. Total terdapat 11 tuntutan yang diajukan kepada pemerintah, dengan salah satu fokus utama adalah perlindungan dan kesejahteraan bagi pengemudi ojol.

Pernyataan Presiden ini pun menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah mulai memberi perhatian serius terhadap nasib pekerja di sektor ekonomi digital, khususnya mereka yang berada di garis depan seperti pengemudi ojek online.(Dhil)

Topik: komisi ojolPrabowo

TerkaitBerita

Menag: Menikah Bukan Sekadar Menyatukan Dua Insan, tetapi Membangun Fondasi Peradaban
Nasional

Menag: Menikah Bukan Sekadar Menyatukan Dua Insan, tetapi Membangun Fondasi Peradaban

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
Nasional

Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

oleh Editor : Anggoro
28 Juni 2026
pendaftaran Pendidikan Profesi Guru
Pendidikan

PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

oleh Editor : Hana
28 Juni 2026
ISTEK Widuri Luncurkan LKM, Perluas Akses Layanan Psikologi, Hukum, dan Pendampingan Masyarakat
Pendidikan

ISTEK Widuri Luncurkan LKM, Perluas Akses Layanan Psikologi, Hukum, dan Pendampingan Masyarakat

oleh Editor : Anggoro
28 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Hari Terakhir! Kementerian Komdigi Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Sejumlah Posisi Terbuka bagi Semua Jurusan

Hari Terakhir! Kementerian Komdigi Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Sejumlah Posisi Terbuka bagi Semua Jurusan

29 Juni 2026
Kematian dr Icha Jadi Sorotan, Guru Besar Kedokteran Sampaikan Lima Catatan Penting untuk Perlindungan Tenaga Medis

Kematian dr Icha Jadi Sorotan, Guru Besar Kedokteran Sampaikan Lima Catatan Penting untuk Perlindungan Tenaga Medis

29 Juni 2026
Weidenmann Urban X Willy Winarko Ajak Generasi Muda Hargai Proses Lewat “Humble Steps, Steady Growth”

Weidenmann Urban X Willy Winarko Ajak Generasi Muda Hargai Proses Lewat “Humble Steps, Steady Growth”

29 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Pembawaan US$350.000 Tanpa Izin, Nilainya Capai Rp6,3 Miliar

29 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3623 shares
    Share 1449 Tweet 906
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    459 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup dan Mati

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya