Kamis, 21 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Indonesia Resmi Jadi Anggota WHO-Listed Authority di Ajang WHA ke-79

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
21 Mei 2026
in Kesehatan
A A
0
Indonesia Resmi Jadi Anggota WHO-Listed Authority di Ajang WHA ke-79

Foto: ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pertemuan World Health Assembly ke-79 yang digelar di Jenewa, Swiss, pada 18-23 Mei 2026 menyoroti berbagai perkembangan penting dalam penguatan sistem kesehatan global.

Dalam forum tahunan yang diselenggarakan oleh World Health Organization (WHO) tersebut, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan sejumlah capaian organisasi selama 12 bulan terakhir.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah penetapan Indonesia bersama empat negara lainnya sebagai anggota baru WHO-Listed Authority (WLA).

“Untuk mempercepat proses prakualifikasi dan pengadaan, kami menetapkan otoritas regulatori di 5 negara berikut sebagai WHO-Listed Authorities, yaitu Australia, Kanada, Indonesia, Jepang, dan Inggris,” ujar Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam paparannya.

Artikel Terkait

Pasien Hantavirus Meninggal di RSHS Bandung, Kemenkes Pastikan Kasus Terjadi pada 2025

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Global, Kemenkes RI Imbau Warga Hindari Konsumsi Daging Mentah

Dokter Malaysia Peringatkan Kerusakan Jantung pada Anak Muda Meningkat Akibat Hipertensi

Status sebagai anggota WHO-Listed Authority menjadi pengakuan internasional terhadap kualitas dan kredibilitas sistem regulasi kesehatan suatu negara.

Dengan status tersebut, Indonesia dinilai memiliki otoritas regulasi yang memenuhi standar global dalam pengawasan obat, vaksin, serta produk kesehatan lainnya.

Penetapan ini juga dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Indonesia di sektor kesehatan global, khususnya dalam mendukung pengembangan industri farmasi dan bioteknologi nasional.

WHO menjelaskan bahwa keberadaan negara anggota WLA bertujuan untuk mempercepat proses prakualifikasi dan pengadaan produk kesehatan secara internasional.

Dengan adanya otoritas regulasi yang diakui WHO, proses evaluasi terhadap produk medis dan farmasi dapat berjalan lebih cepat serta lebih terpercaya.

Selain Indonesia, empat negara lain yang juga ditetapkan sebagai anggota baru WLA adalah:

  • Australia
  • Kanada
  • Jepang
  • Inggris

Keikutsertaan Indonesia dalam daftar tersebut menempatkan negara ini sejajar dengan sejumlah negara maju dalam hal sistem pengawasan kesehatan dan regulasi farmasi.

Pengakuan dari WHO ini dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat sistem kesehatan nasional, termasuk peningkatan kualitas pengawasan obat dan vaksin.

Selain itu, status WLA juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan internasional terhadap produk farmasi dan kesehatan asal Indonesia.

Pertemuan World Health Assembly ke-79 sendiri menjadi forum penting bagi negara-negara anggota WHO untuk membahas tantangan kesehatan globa, penguatan layanan kesehatan, hingga kesiapsiagaan menghadapi ancaman pandemi di masa depan.(dhil)

Topik: IndonesiaWHO

TerkaitBerita

Pasien Hantavirus Meninggal di RSHS Bandung, Kemenkes Pastikan Kasus Terjadi pada 2025
Kesehatan

Pasien Hantavirus Meninggal di RSHS Bandung, Kemenkes Pastikan Kasus Terjadi pada 2025

oleh Editor : Affandy
20 Mei 2026
WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Global, Kemenkes RI Imbau Warga Hindari Konsumsi Daging Mentah
Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Global, Kemenkes RI Imbau Warga Hindari Konsumsi Daging Mentah

oleh Editor : Affandy
18 Mei 2026
Dokter Malaysia Peringatkan Kerusakan Jantung pada Anak Muda Meningkat Akibat Hipertensi
Kesehatan

Dokter Malaysia Peringatkan Kerusakan Jantung pada Anak Muda Meningkat Akibat Hipertensi

oleh Editor : Affandy
17 Mei 2026
BPOM Terbitkan Aturan Baru, Minimarket hingga Hypermarket Boleh Kelola Obat Mulai Oktober 2026
Kesehatan

BPOM Terbitkan Aturan Baru, Minimarket hingga Hypermarket Boleh Kelola Obat Mulai Oktober 2026

oleh Editor : Affandy
16 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

20 Tahun Bersama Musica Studios, D’MASIV Resmi Pilih Jalur Independen dan Siap Go International

20 Tahun Bersama Musica Studios, D’MASIV Resmi Pilih Jalur Independen dan Siap Go International

21 Mei 2026
Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

21 Mei 2026
Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

21 Mei 2026
BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen demi Stabilkan Rupiah

BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen demi Stabilkan Rupiah

21 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3166 shares
    Share 1266 Tweet 792
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • ​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya