Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

Editor : Doe oleh Editor : Doe
21 Mei 2026
in Internasional
A A
0
Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, MALAYSIA — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, melakukan kunjungan kerja ke Kuala Lumpur, Malaysia, guna mengadakan pertemuan strategis dengan jajaran pimpinan Malaysian Chinese Association (MCA).

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pelindungan sekaligus memperluas peluang kerja formal bagi Pekerja Migran Indonesia di Negeri Jiran.

​Dalam pertemuan tersebut, Menteri Mukhtarudin disambut langsung oleh Presiden MCA, Datuk Seri Dr. Ir. Wee Ka Siong, serta ahli perniagaan terkemuka Malaysia, Datuk Ir. Lawrence Low Ah Keong.

Turut mendampingi Menteri P2MI dalam delegasi Indonesia adalah Direktur Penempatan KP2MI, Ahnas, dan Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri, Dwi Setiawan Susanto.

Artikel Terkait

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

Finalisasi MoU B2B antara KP2MI dan MCA

​Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah tindak lanjut dari kunjungan delegasi MCA ke kantor KP2MI pada akhir April tahun lalu. Menteri Mukhtarudin mengungkapkan bahwa draf Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama antara kedua belah pihak kini telah mencapai kesepakatan final.

​”Saya ingin menyampaikan terkait dengan hasil tindak lanjut pertemuan antara delegasi MCA pada tanggal 21 April yang lalu ke kantor KP2MI. Sekarang poin-poin ataupun isinya sudah kita sama-sama setujui, dari sisi legal kita sudah selesai semua. Tinggal kita cari waktu bersama untuk meresmikan dan menandatangani perjanjian yang kukuh antara kementerian secara B2B (Business-to-Business) dengan MCA,” ujar Menteri Mukhtarudin.

​Komitmen Kabinet Merah Putih: Perlindungan dan Peningkatan Skill

​Menteri Mukhtarudin menjelaskan bahwa Kementerian P2MI merupakan kementerian baru yang dibentuk di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih.

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa adanya komitmen besar dari Kepala Negara untuk memperkuat posisi pekerja migran, yang urusannya kini telah dipisahkan dari Kementerian Ketenagakerjaan.

​Menteri Mukhtarudin memaparkan dua arahan utama dari Presiden RI yakni ​perkuat perlindungan menyeluruh bagi pekerja migran di seluruh dunia pada setiap tahapan, mulai dari pra-penempatan, selama bekerja, hingga pasca-bekerja saat kembali ke tanah air.

Kapasitas pekerja migran Indonesia saat ini, kata Menteri, telah bergeser dari pekerjaan berketerampilan rendah (low skill) menuju sektor medium dan high skill (terampil tinggi).

​”Hari ini Indonesia sudah mempersiapkan tenaga-tenaga skilled worker. Kita tidak lagi hanya fokus pada lower skill, tetapi sudah mengarah pada penciptaan tenaga kerja medium dan high skill. Kami sudah banyak menempatkan Pekerja Migran di level terampil dan teknologi tinggi, seperti di industri galangan kapal Korea Selatan hingga sektor engineering di China,” jelasnya.

Menyambut Puncak Bonus Demografi

​Menteri P2MI juga menjabarkan potensi besar sumber daya manusia Indonesia yang sedang menyongsong puncak bonus demografi pada tahun 2035.

​Dengan modalitas usia produktif yang sangat besar tersebut, Pemerintah Indonesia secara intensif membekali para generasi muda dengan keahlian (skill over) yang relevan dengan kebutuhan pasar global.

Ajak Perusahaan di Bawah MCA Berantas Jalur Ilegal

​Terkait dengan penempatan di Malaysia, Kementerian P2MI menyoroti tantangan berat mengenai penempatan nonprosedural. Tercatat, pada periode 1 Januari hingga 17 Mei 2026, kementerian telah memfasilitasi pemulangan 5.112 Pekerja Migran bermasalah yang mayoritas bekerja secara nonprosedural atau tanpa dokumen resmi di Malaysia.

“Maka dari itu, kami berharap MCA dapat membantu mendukung mengimbau perusahaan dan mitra strategis di Malaysia agar hanya melakukan perekrutan pekerja migran melalui mekanisme resmi dan tidak mempekerjakan Pekerja nonprosedural demi meningkatkan pelindungan Pekerja Migran di Malaysia,” tandas Mukhtarudin.

​Oleh karena itu, dalam kunjungan kerja ini Menteri Mukhtarudin mendorong pembenahan tata kelola penempatan, dan berharap MCA dapat mengutamakan kesempatan kerja bagi Pekerja Migran terampil, khususnya tenaga kesehatan di rumah sakit milik MCA, serta sektor formal lainnya melalui jaringan perusahaan di bawah asosiasinya.

​Pertemuan Menteri Mukhtarudin dan MCA ini diharapkan segera ditindaklanjuti dengan pembentukan Joint Working Group (JWG) atau Task Force bersama untuk menyusun roadmap jangka panjang pengembangan talenta dan penguatan sistem pelindungan pekerja migran di Malaysia.

Sambut Hangat MCA: Sejarah Baru Hubungan Serumpun

​Presiden MCA Datuk Seri Dr. Ir. Wee Ka Siong menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan delegasi Indonesia. Ia menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Malaysia selama ini sudah berjalan sangat akrab dan harmonis.

​”Kami menyambut selamat datang jajaran Kementerian P2MI di Malaysia. Hubungan Indonesia dan Malaysia ini sangat akrab. Ini merupakan kehormatan besar karena Bapak Mukhtarudin adalah Menteri Pertama dari kementerian baru Indonesia yang datang mengunjungi kami di MCA,” ungkap Datuk Seri Dr. Ir. Wee Ka Siong.

​Pihak MCA menyatakan sangat terbuka untuk membangun kerja sama yang erat dengan KP2MI Indonesia, terutama dalam membangun ekosistem penempatan tenaga kerja yang bersifat holistik dan saling menguntungkan.

​”Saya sangat optimistis pertemuan hari ini akan mencatatkan sejarah baru bagi kedua negara. Mari kita terus perkuat hubungan persaudaraan ini agar semakin erat demi mewujudkan kemakmuran bersama,” beber Ka Siong.

Pertemuan bersejarah ini ditutup dengan komitmen kuat dari kedua belah pihak untuk mempercepat proses penandatanganan MoU secara resmi.

Dengan semangat kolaborasi yang holistik, KemenP2MI dan MCA optimistis dapat mencetak lembaran baru yang lebih cerah, aman, dan sejahtera bagi masa depan para Pekerja Migran Indonesia di Malaysia. (*)

TerkaitBerita

TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Internasional

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

oleh Editor : Memoarto
24 Oktober 2026
KOMENTAR TAJAM: Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam konferensi pers pada Senin (7/4/2025).(Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)
Internasional

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

oleh Editor : Memoarto
23 Oktober 2026
KEBAKARAN LAHAN: Petugas memadamkan api yang melahap hutan dan lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Internasional

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

oleh Editor : Memoarto
22 Oktober 2026
KERICUHAN DI PRANCIS: Demonstran menerobos balai kota Marseille dan kantor Wali Kota Lille. Sementara kantor pariwisata di Lyon dibakar dalam demo biaya hidup di Prancis. (Foto: AFP/KIRAN RIDLEY)
Internasional

Kericuhan di Prancis Terus Meluas Jelang Pemilihan Presiden

oleh Editor : Memoarto
18 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

24 Oktober 2026
FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

24 Oktober 2026
Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

24 Oktober 2026
Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5053 shares
    Share 2021 Tweet 1263
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1093 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya