Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Sineas Muda Tuntut Keadilan Layar, Pemerintah Diminta Benahi Monopoli Distribusi Film

Editor : Akula oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
in Film dan Musik
A A
0
Sineas Muda Tuntut Keadilan Layar, Pemerintah Diminta Benahi Monopoli Distribusi Film

Pelaku industri film tanah air mendesak DPR dan pemerintah segera menerbitkan regulasi distribusi film yang adil. Sineas muda butuh kepastian tayang agar PH mandiri bisa bertahan.(Foto. Hendra/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Ekosistem perfilman tanah air kini tengah memperjuangkan keadilan demi kelangsungan hidup para kreator lokal. Di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026), Komisi VII DPR RI melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional. Rapat strategis bersama para pelaku industri film ini digelar untuk mendengarkan langsung jeritan para sineas mengenai tantangan berat yang mereka hadapi di lapangan.
​
Perjumpaan ini menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi berbagai persoalan pelik yang menyangkut masa depan industri kreatif. Sektor yang disoroti meliputi jalur distribusi, terbatasnya ruang tayang komersial bagi rumah produksi independen, hingga pentingnya kehadiran proteksi negara terhadap ide-ide kreatif sineas muda. Pelaku industri menilai bahwa tanpa campur tangan pemerintah, iklim kompetisi yang sehat tidak akan pernah terwujud.
​
Kehadiran panja ini disambut positif oleh para sineas karena dinilai membuka lembaran baru bagi penguatan ekosistem perfilman nasional. Dukungan konkret dari pihak otoritas sangat dinantikan agar para sutradara dan produser baru memiliki keberanian penuh untuk mengeksplorasi gagasan artistik tanpa perlu cemas karya mereka akan ditolak oleh jaringan bioskop mainstream.
​
“Rapat kemarin membuka peluang baru untuk ekosistem perfilman yang lebih baik. With adanya dukungan pemerintah, pemain-pemain baru akan lebih berani mengembangkan ide kreatif dalam pembuatan film ke depan,” ujarnya, Girry Pratama Produser Kain kafan Hitam itu kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
​
Banyak pihak menyayangkan sikap industri hilir yang cenderung menutup pintu bagi para pendatang baru dengan dalih belum memiliki basis massa atau pasar yang mapan. Pembatasan ini dianggap mencederai hakikat kreativitas yang seharusnya tidak memiliki batas. Ketidakpastian nasib film di meja distribusi inilah yang menjadi faktor utama mengapa banyak talenta muda berbakat memilih mundur dari industri sinema.
​
“Namanya ide itu tidak terbatas dan tidak bisa dibatasi. Kalau ada pemain baru ingin membuat film, jangan langsung dibatasi hanya karena dianggap belum punya pasar. Kalau film pertamanya belum sukses, itu bukan berarti mereka tidak bisa belajar dan berkembang,” katanya.
​
Kondisi nyata yang menimpa rumah produksi independen saat ini sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan. Beberapa karya film bahkan terpaksa mengantre hingga bertahun-tahun tanpa ada kejelasan jadwal penayangan di bioskop. Penumpukan aset ini menyebabkan perputaran modal bagi rumah produksi skala kecil menjadi macet total, sehingga mereka tidak mampu memproduksi karya selanjutnya.
​
“Saya sudah membuat 12 film dan sekarang masih ada dua film yang belum tayang. Bagaimana PH kecil bisa membuat film baru lagi kalau film lama saja belum mendapat kepastian tayang,” ungkapnya.
​
Selain masalah ruang tayang, ketidakjelasan parameter kelayakan film untuk dapat didistribusikan juga menjadi bumerang bagi keuangan perusahaan produksi. Selama masa tunggu yang tidak pasti tersebut, rumah produksi tetap diwajibkan untuk menanggung biaya operasional yang sangat tinggi, termasuk memberikan upah bagi para pekerja kreatif, tim pemasaran, hingga pengelola media sosial. Jika kondisi finansial ini terus dibiarkan tanpa adanya solusi regulasi, kebangkrutan PH kecil tidak akan dapat dihindarkan.
​
“Kalau film sampai tiga atau empat tahun belum tayang, kami harus tetap menanggung biaya operasional, menggaji karyawan marketing hingga tim media sosial. Kalau terus seperti ini, banyak PH kecil yang tidak mampu bertahan,” pungkasnya. (BRG/Hend)

 

 

 

Artikel Terkait

Yasamin Jasem Kuras Tenaga demi Perankan Hantu Cerewet di Film Ghosting

Baskara Mahendra Jadi Perias Jenazah yang Dihantui Arwah Influencer di Film GHOSTHING

Terungkap di Sidang, Richard Lee Disebut Tak Punya Kuasa atas Operasional Athena

Topik: Ekonomi Kreatiffilm independenGirry Pratamaindustri kreatif Indonesiakebijakan perfilmanKomisi VII DPRPanja Distribusi Film

TerkaitBerita

Yasamin Jasem Kuras Tenaga demi Perankan Hantu Cerewet di Film Ghosting
Film dan Musik

Yasamin Jasem Kuras Tenaga demi Perankan Hantu Cerewet di Film Ghosting

oleh Editor : Akula
10 Oktober 2026
Baskara Mahendra Jadi Perias Jenazah yang Dihantui Arwah Influencer di Film GHOSTHING
Film dan Musik

Baskara Mahendra Jadi Perias Jenazah yang Dihantui Arwah Influencer di Film GHOSTHING

oleh Editor : Akula
10 Oktober 2026
Terungkap di Sidang, Richard Lee Disebut Tak Punya Kuasa atas Operasional Athena
Film dan Musik

Terungkap di Sidang, Richard Lee Disebut Tak Punya Kuasa atas Operasional Athena

oleh Editor : Akula
10 Oktober 2026
Film Dokumenter NAZA Ajak Penonton Indonesia Melihat Tragedi Gaza dari Dekat
Film dan Musik

Film Dokumenter NAZA Ajak Penonton Indonesia Melihat Tragedi Gaza dari Dekat

oleh Editor : Akula
10 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kemenekraf Genjot Bisnis Fesyen Lokal, Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

Kemenekraf Genjot Bisnis Fesyen Lokal, Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

10 Oktober 2026
Bank Jakarta Bidik Ekspansi Global, Modal Dasar Diusulkan Naik Jadi Rp26 Triliun

Bank Jakarta Bidik Ekspansi Global, Modal Dasar Diusulkan Naik Jadi Rp26 Triliun

10 Oktober 2026
Skor Baru TKA untuk Membaca Kemampuan Murid Lebih Baik

Skor Baru TKA untuk Membaca Kemampuan Murid Lebih Baik

10 Oktober 2026
9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Punya Aset Jumbo

9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Punya Aset Jumbo

10 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4960 shares
    Share 1984 Tweet 1240
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1025 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya