Minggu, 24 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Traveling

Saat Budaya Betawi Menjadi Bagian dari Pelayanan Hotel

Editor : Doe oleh Editor : Doe
23 Mei 2026
in Traveling
A A
0
Saat Budaya Betawi Menjadi Bagian dari Pelayanan Hotel
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang terus bergerak cepat, ada suasana berbeda yang terasa setiap hari Kamis di Dafam Express Jaksa Jakarta. Deretan karyawan hotel tampak anggun dan berwibawa mengenakan busana khas Betawi—mulai dari Baju Sadariah lengkap dengan peci hingga Kebaya Encim yang penuh warna dan detail budaya.

Bukan sekadar seragam tematik, pemandangan ini menjadi bagian dari semangat baru yang dihadirkan melalui program “Kamis Betawi”, sebuah langkah sederhana namun sarat makna untuk menjaga denyut budaya lokal tetap hidup di tengah modernisasi.

Program yang resmi dimulai sejak 21 Mei 2026 itu lahir dari kepedulian terhadap semakin pudarnya tradisi di kalangan generasi muda. Melalui sentuhan budaya yang hadir langsung dalam aktivitas sehari-hari, Dafam Express Jaksa Jakarta ingin menghadirkan pengalaman yang bukan hanya nyaman bagi tamu, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya Jakarta secara lebih dekat.

Busana Betawi yang dikenakan para karyawan bukan hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan sejarah panjang akulturasi budaya di ibu kota. Pada kaum pria, Baju Sadariah dengan padanan sarung dan peci mencerminkan kesederhanaan, kesopanan, dan nilai religius yang lekat dalam kehidupan masyarakat Betawi. Sementara bagi perempuan, Kebaya Encim tampil sebagai simbol keanggunan yang lahir dari perpaduan budaya Betawi, Tionghoa, dan Nusantara.

Artikel Terkait

Viral Bule Wanita Hadang Mobil di Nusa Dua Bali, Berlutut Diduga Minta Tolong

Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Petugas TSA di Amerika Serikat Mengundurkan Diri

Ingin Liburan di Jakarta? Pilih Hotel Nyaman untuk Quality Time Keluarga

Tak hanya itu, busana formal khas Betawi seperti Baju Ujung Serong dan Baju Demang juga menjadi bagian dari pengenalan budaya yang diangkat dalam program ini. Dengan jas tutup berwarna gelap, kain batik yang dililitkan di pinggang atau cukin, serta potongan pakaian yang tegas dan elegan, busana tersebut dahulu identik dengan kaum bangsawan dan tokoh adat Betawi. Kini, nilai kewibawaan itu dihidupkan kembali sebagai simbol penghormatan terhadap warisan budaya Jakarta.

General Manager Dafam Express Jaksa Jakarta, Gumelar, mengatakan bahwa program ini menjadi bentuk apresiasi terhadap sejarah dan keberagaman budaya ibu kota.

“Melalui program Kamis Betawi, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin mencintai budaya lokal. Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, budaya daerah tidak boleh ditinggalkan. Kami percaya pelestarian budaya dapat dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk melalui lingkungan kerja dan pelayanan sehari-hari. Dengan mengenakan busana adat Betawi setiap hari Kamis, kami berharap dapat memperkenalkan kembali kekayaan budaya Jakarta kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa,” ujar Gumelar.

Lebih dari sekadar menghadirkan suasana tradisional, Kamis Betawi juga menjadi cara hotel untuk menciptakan kedekatan emosional dengan tamu. Di sela aktivitas pelayanan, nuansa budaya terasa hangat dan akrab, seolah mengingatkan bahwa Jakarta bukan hanya tentang gedung tinggi dan jalanan sibuk, tetapi juga tentang akar budaya yang terus dijaga.

Melalui langkah kecil bernama Kamis Betawi, Dafam Express Jaksa Jakarta menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak selalu harus dilakukan lewat panggung besar. Kadang, cukup dimulai dari pakaian yang dikenakan, sapaan hangat kepada tamu, dan semangat untuk terus mengenalkan jati diri Jakarta kepada generasi berikutnya. (doe)

TerkaitBerita

Viral Bule Wanita Hadang Mobil di Nusa Dua Bali, Berlutut Diduga Minta Tolong
Traveling

Viral Bule Wanita Hadang Mobil di Nusa Dua Bali, Berlutut Diduga Minta Tolong

oleh Editor : Affandy
23 Mei 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Petugas TSA di Amerika Serikat Mengundurkan Diri
Traveling

Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Petugas TSA di Amerika Serikat Mengundurkan Diri

oleh Editor : Affandy
22 Mei 2026
Wyndham Casablanca
Traveling

Ingin Liburan di Jakarta? Pilih Hotel Nyaman untuk Quality Time Keluarga

oleh Editor : Hairul
20 Mei 2026
6 Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia Versi Travel + Leisure Selain Bali
Traveling

6 Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia Versi Travel + Leisure Selain Bali

oleh Editor : Affandy
17 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kemnaker Jembatani Alumni MagangHub ke Dunia Kerja

Kemnaker Jembatani Alumni MagangHub ke Dunia Kerja

23 Mei 2026
​Modal Kepercayaan Angkat Derajat Perempuan Pengusaha Kriya di Cikarang Barat

​Modal Kepercayaan Angkat Derajat Perempuan Pengusaha Kriya di Cikarang Barat

23 Mei 2026
Nia Dinata Resmi Garap “Berbagi Suami 2.0” 

Nia Dinata Resmi Garap “Berbagi Suami 2.0” 

23 Mei 2026
PENCITRAAN PRESISI: Pasien menjalani proses scanning menggunakan teknologi Symbia Pro.Specta yang diluncurkan oleh Siemens Healthineers. (Foto Ilustrasi: Dok./ siemens-healthineers.com)

Deteksi Dini Kanker Lebih Presisi dan Personal

23 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3207 shares
    Share 1283 Tweet 802
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • All New Honda BeAT 125 NX Resmi Meluncur, Kini Lebih Bertenaga dan Stylish

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya