JAKARTA, koranindopos.com – Kancah perpolitikan nasional tengah berduka. Tokoh tiga zaman, Fahmi Idris, tutup usia. Pebisnis andal tersebut berpulang pada Minggu pagi pukul 10.00 di RS Medistra, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Julukan tokoh tiga zaman melekat di benak para politikus senior yang juga rekan-rekannya. Salah seorangnya Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet). ”Fahmi merupakan tokoh tiga zaman yang memberikan warna bagi bangsa ini. Dari mulai orde lama ke orde baru. Dari mulai orde baru ke reformasi. Semoga beliau diberikan jalan yang lapang oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Ketua MPR RI tersebut di rumah duka Fahmi Idris, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Sejatinya, julukan tersebut telah popular melalui buku Fahmi Idris, Aktivis Tiga Zaman yang diterbitkan Pusat Studi Sumber Daya Manusia (PSSDM) bekerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan PPM Manajemen. Buku tersebut berisi pendapat dari para sahabat tentang sosok Fahmi Idris yang terkenal aktif dan vokal sejak menjadi mahasiswa.
Sebagaimana telah diberitakan, kabar duka itu kali pertama tersiar dari akun Twitter sang anak, Fahira Idris; @fahiraidris. ”Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah ayah saya, bapak Prof. Dr. H. Fahmi Idris bin Idris Marah Bagindo @fahmiidris1. Wafat jam 10.00 WIB di ICU RS Medistra,” kata Fahira. Fahira memohon kepada semua pihak untuk membukakan pintu maaf kepada sang ayah. ”Mohon dimaafkan ayah Fahmi Idris jika selama hidup memiliki salah dan khilaf,” tulis Fahira. (dtk/mmr)










