koranindopos.com – JAKARTA – Jenazah dua wisatawan asal Austria yang meninggal dunia setelah terjatuh dari jembatan gantung di kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga kini masih berada di Labuan Bajo dan belum dipulangkan ke negara asalnya.
Kedua korban diketahui bernama Jurgen Perjul (55) dan Astrid Perjul (57). Pasangan wisatawan tersebut meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat berkunjung ke salah satu destinasi wisata alam populer di wilayah Manggarai Barat.
Saat ini, jenazah kedua warga negara Austria tersebut masih berada di RSUD Komodo di Labuan Bajo.
Proses pemulangan jenazah ke Austria belum dapat dilakukan karena masih menunggu penyelesaian sejumlah prosedur administrasi dan koordinasi dengan pihak keluarga serta perwakilan diplomatik terkait.
Pihak berwenang terus berupaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan internasional agar pemulangan jenazah dapat dilakukan dengan lancar.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang, salah satu objek wisata alam yang terkenal dengan panorama tebing batu dan aliran sungai yang jernih.
Berdasarkan informasi yang beredar, kedua turis Austria itu terjatuh dari jembatan gantung yang berada di sekitar area wisata. Insiden tersebut mengakibatkan keduanya mengalami luka fatal hingga akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa ini mengejutkan masyarakat setempat maupun pelaku pariwisata karena Cunca Wulang selama ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Labuan Bajo.
Pemulangan jenazah warga negara asing umumnya memerlukan serangkaian proses administratif, termasuk penerbitan dokumen kematian, izin pengiriman jenazah lintas negara, serta koordinasi dengan kedutaan besar negara asal.
Pihak terkait di Manggarai Barat saat ini masih berkoordinasi dengan keluarga korban dan perwakilan Austria untuk memastikan proses repatriasi dapat segera dilakukan.
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan di kawasan wisata alam, khususnya yang memiliki medan menantang seperti jembatan gantung, tebing, dan jalur trekking.
Pengelola destinasi wisata diharapkan terus meningkatkan standar keamanan, melakukan pemeriksaan berkala terhadap fasilitas wisata, serta memperkuat edukasi keselamatan bagi para pengunjung guna meminimalkan risiko kecelakaan serupa di masa mendatang.
Sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia, kawasan wisata di Labuan Bajo dan sekitarnya terus berupaya menjaga keseimbangan antara pengalaman wisata yang menarik dengan aspek keselamatan bagi wisatawan dari seluruh dunia.(dhil)










