AMERIKA SERIKAT, koranindopos.com – Wabah cacar monyet pun menghantui Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Dia mengingatkan dampak mengerikan wabah tersebut. Kasus cacar monyet pertama di AS sendiri dilaporkan pada 18 Mei di Massachusetts.
Menurut Biden, dampak wabah penyakit itu sangat besar. ”Itu (penyebaran cacar monyet, red) amat mengkhawatirkan. Jika menyebar, bakal membawa dampak besar yang harus dikhawatirkan semua orang,” kata Biden kepada awak media sebelum masuk ke pesawat Air Force One untuk terbang ke Tokyo pada Minggu (22/5).
Pihaknya mengaku sedang melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi wabah tersebut agar tidak menjangkiti warga Amerika. ”Kami bekerja keras untuk mengetahui apa yang bisa kami lakukan, dan vaksin apa yang sesuai dan tersedia untuk mengatasi itu,” kata Biden.
Kasus cacar monyet telah terdeteksi di wilayah Amerika Utara dan Eropa sejak awal Mei. Penyebaran wabah tersebut kini menjadi salah satu kekhawatiran dunia. Sebagaimana diberitakan AFP, kebanyakan orang membutuhkan waktu beberapa pekan untuk sembuh dari cacar monyet. Penyakit itu juga dapat menjadi fatal meski kasusnya jarang.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sampai pada Sabtu (21/5/2022), sebanyak 92 kasus cacar monyet terkonfirmasi di negara-negara yang bukan wilayah endemi virus penyebab cacar monyet. (cnni/mmr)










