Koranindopos.com – JAKARTA – Media sosial belakangan diramaikan dengan berbagai unggahan yang menyebut sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum menerima dana Bantuan Pemerintah (Banper) untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Isu tersebut bahkan dikaitkan dengan perubahan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).
Menanggapi kabar yang beredar, Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. BGN memastikan seluruh kewajiban penyaluran dana operasional kepada SPPG telah diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.
Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN, Lili Khamiliyah, menjelaskan bahwa dana Banper yang menjadi hak SPPG telah didistribusikan secara menyeluruh hingga Jumat, 5 Juni 2026.
“Informasi yang menyebut banyak SPPG belum menerima dana Bantuan Pemerintah tidak benar. BGN telah menyelesaikan kewajiban penyaluran Banper sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Lili dalam keterangannya.
Banper merupakan dana operasional yang diberikan oleh BGN kepada SPPG untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari produksi hingga distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang menyasar siswa sekolah, balita, serta ibu hamil guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Keberadaan SPPG memiliki peran penting dalam rantai pelaksanaan program tersebut. Melalui satuan layanan ini, makanan bergizi diproduksi dan disalurkan kepada kelompok sasaran di berbagai daerah.
Munculnya isu keterlambatan penyaluran dana di media sosial memunculkan kekhawatiran mengenai kelangsungan operasional sejumlah SPPG. Namun, BGN memastikan proses pencairan dana telah berjalan sesuai prosedur dan tidak terganggu oleh dinamika organisasi maupun pergantian kepemimpinan.
BGN juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta mengutamakan informasi yang berasal dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan Program MBG berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan pendanaan kepada SPPG disebut akan terus menjadi prioritas agar distribusi makanan bergizi kepada siswa, balita, dan ibu hamil dapat berlangsung secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
Dengan klarifikasi tersebut, BGN berharap polemik mengenai keterlambatan dana operasional dapat diluruskan dan tidak mengganggu pelaksanaan program yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.(dhil)










