Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

BGN Bantah Isu Dana Operasional MBG Belum Cair, Seluruh Banper Diklaim Sudah Disalurkan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 Juni 2026
in Kesehatan
A A
0
BGN Bantah Isu Dana Operasional MBG Belum Cair, Seluruh Banper Diklaim Sudah Disalurkan

Foto: kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Media sosial belakangan diramaikan dengan berbagai unggahan yang menyebut sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum menerima dana Bantuan Pemerintah (Banper) untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Isu tersebut bahkan dikaitkan dengan perubahan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).

Menanggapi kabar yang beredar, Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. BGN memastikan seluruh kewajiban penyaluran dana operasional kepada SPPG telah diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN, Lili Khamiliyah, menjelaskan bahwa dana Banper yang menjadi hak SPPG telah didistribusikan secara menyeluruh hingga Jumat, 5 Juni 2026.

“Informasi yang menyebut banyak SPPG belum menerima dana Bantuan Pemerintah tidak benar. BGN telah menyelesaikan kewajiban penyaluran Banper sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Lili dalam keterangannya.

Artikel Terkait

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

Banper merupakan dana operasional yang diberikan oleh BGN kepada SPPG untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari produksi hingga distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

Program MBG sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang menyasar siswa sekolah, balita, serta ibu hamil guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Keberadaan SPPG memiliki peran penting dalam rantai pelaksanaan program tersebut. Melalui satuan layanan ini, makanan bergizi diproduksi dan disalurkan kepada kelompok sasaran di berbagai daerah.

Munculnya isu keterlambatan penyaluran dana di media sosial memunculkan kekhawatiran mengenai kelangsungan operasional sejumlah SPPG. Namun, BGN memastikan proses pencairan dana telah berjalan sesuai prosedur dan tidak terganggu oleh dinamika organisasi maupun pergantian kepemimpinan.

BGN juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta mengutamakan informasi yang berasal dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan Program MBG berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan pendanaan kepada SPPG disebut akan terus menjadi prioritas agar distribusi makanan bergizi kepada siswa, balita, dan ibu hamil dapat berlangsung secara berkelanjutan dan tepat sasaran.

Dengan klarifikasi tersebut, BGN berharap polemik mengenai keterlambatan dana operasional dapat diluruskan dan tidak mengganggu pelaksanaan program yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.(dhil)

Topik: BGNMBG

TerkaitBerita

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian
Kesehatan

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026
Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan
Kesehatan

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO
Kesehatan

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026
Studi Ungkap Anak Muda Alami Penuaan Biologis Lebih Cepat, Risiko Kanker Dini Ikut Meningkat
Kesehatan

Studi Ungkap Anak Muda Alami Penuaan Biologis Lebih Cepat, Risiko Kanker Dini Ikut Meningkat

oleh Editor : Affandy
9 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMI

Bamsoet: Java Drag Record Series 2026 Perkuat Pembinaan Pembalap dan Gerakkan Ekonomi Daerah

20 Juli 2026
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

21 Juli 2026
GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3969 shares
    Share 1588 Tweet 992
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya