Senin, 8 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

BGN Bantah Isu Dana Operasional MBG Belum Cair, Seluruh Banper Diklaim Sudah Disalurkan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 Juni 2026
in Kesehatan
A A
0
BGN Bantah Isu Dana Operasional MBG Belum Cair, Seluruh Banper Diklaim Sudah Disalurkan

Foto: kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Media sosial belakangan diramaikan dengan berbagai unggahan yang menyebut sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum menerima dana Bantuan Pemerintah (Banper) untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Isu tersebut bahkan dikaitkan dengan perubahan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).

Menanggapi kabar yang beredar, Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. BGN memastikan seluruh kewajiban penyaluran dana operasional kepada SPPG telah diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN, Lili Khamiliyah, menjelaskan bahwa dana Banper yang menjadi hak SPPG telah didistribusikan secara menyeluruh hingga Jumat, 5 Juni 2026.

“Informasi yang menyebut banyak SPPG belum menerima dana Bantuan Pemerintah tidak benar. BGN telah menyelesaikan kewajiban penyaluran Banper sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Lili dalam keterangannya.

Artikel Terkait

Kasus Penyakit Katup Jantung di Indonesia Masih Tinggi, Deteksi Dini dan Teknologi Modern Jadi Kunci Penanganan

Dadan Hindayana Buka Suara Usai Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Sebut Pergantian Kabinet Hak Presiden

Menkes Prihatin atas Dugaan Riset Kedokteran Palsu, Soroti Pentingnya Integritas Akademik

Banper merupakan dana operasional yang diberikan oleh BGN kepada SPPG untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari produksi hingga distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

Program MBG sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang menyasar siswa sekolah, balita, serta ibu hamil guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Keberadaan SPPG memiliki peran penting dalam rantai pelaksanaan program tersebut. Melalui satuan layanan ini, makanan bergizi diproduksi dan disalurkan kepada kelompok sasaran di berbagai daerah.

Munculnya isu keterlambatan penyaluran dana di media sosial memunculkan kekhawatiran mengenai kelangsungan operasional sejumlah SPPG. Namun, BGN memastikan proses pencairan dana telah berjalan sesuai prosedur dan tidak terganggu oleh dinamika organisasi maupun pergantian kepemimpinan.

BGN juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta mengutamakan informasi yang berasal dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan Program MBG berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan pendanaan kepada SPPG disebut akan terus menjadi prioritas agar distribusi makanan bergizi kepada siswa, balita, dan ibu hamil dapat berlangsung secara berkelanjutan dan tepat sasaran.

Dengan klarifikasi tersebut, BGN berharap polemik mengenai keterlambatan dana operasional dapat diluruskan dan tidak mengganggu pelaksanaan program yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.(dhil)

Topik: BGNMBG

TerkaitBerita

Kasus Penyakit Katup Jantung di Indonesia Masih Tinggi, Deteksi Dini dan Teknologi Modern Jadi Kunci Penanganan
Kesehatan

Kasus Penyakit Katup Jantung di Indonesia Masih Tinggi, Deteksi Dini dan Teknologi Modern Jadi Kunci Penanganan

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
Dadan Hindayana Buka Suara Usai Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Sebut Pergantian Kabinet Hak Presiden
Kesehatan

Dadan Hindayana Buka Suara Usai Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Sebut Pergantian Kabinet Hak Presiden

oleh Editor : Affandy
3 Juni 2026
Menkes Prihatin atas Dugaan Riset Kedokteran Palsu, Soroti Pentingnya Integritas Akademik
Kesehatan

Menkes Prihatin atas Dugaan Riset Kedokteran Palsu, Soroti Pentingnya Integritas Akademik

oleh Editor : Affandy
2 Juni 2026
Dokter Onkologi Tegaskan Semprot Parfum di Leher Tidak Menyebabkan Kanker Tiroid
Kesehatan

Dokter Onkologi Tegaskan Semprot Parfum di Leher Tidak Menyebabkan Kanker Tiroid

oleh Editor : Affandy
1 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

10 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan AI, Tetap Menjanjikan di Era Teknologi

10 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan AI, Tetap Menjanjikan di Era Teknologi

8 Juni 2026
Dembele: Prancis Ingin Berikan Perpisahan Manis untuk Didier Deschamps di Piala Dunia 2026

Dembele: Prancis Ingin Berikan Perpisahan Manis untuk Didier Deschamps di Piala Dunia 2026

8 Juni 2026
Saham-Saham Big Bank Kompak Melemah, IHSG Dibuka di Zona Merah

Saham-Saham Big Bank Kompak Melemah, IHSG Dibuka di Zona Merah

8 Juni 2026
RI Diproyeksikan Kena Tarif Final AS 18 Persen, Berlaku Bertahap Mulai 24 Juli 2026

RI Diproyeksikan Kena Tarif Final AS 18 Persen, Berlaku Bertahap Mulai 24 Juli 2026

8 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3455 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    354 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Toyota Innova Crysta: MPV Premium Bermesin Tangguh dengan Kabin Luas dan Nyaman

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya