Koranindopos.com – JAKARTA – Aparat kepolisian membubarkan aksi yang diduga akan digunakan untuk balap liar di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (24/6/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan delapan unit sepeda motor yang diduga hendak digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.
Penertiban dilakukan oleh tim patroli gabungan yang terdiri dari Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan menjelang pagi.
Saat melakukan patroli di Jalan Jenderal RS Soekanto, petugas mendapati sekelompok pemuda dengan sepeda motor yang tengah berkumpul. Dari situasi yang ditemukan di lapangan, polisi menduga mereka sedang bersiap untuk menggelar balapan liar.
Mengetahui adanya potensi gangguan keamanan dan keselamatan, petugas segera membubarkan kerumunan tersebut. Sejumlah pemuda yang berada di lokasi langsung meninggalkan tempat kejadian, sementara delapan unit sepeda motor diamankan untuk mencegah aktivitas yang berisiko membahayakan pengguna jalan lainnya.
Polisi menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan gangguan ketertiban umum. Balap liar tidak hanya membahayakan para pelakunya, tetapi juga pengguna jalan lain yang melintas di kawasan tersebut.
Selain mengamankan kendaraan, aparat juga mengimbau para remaja dan masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan balap liar yang dapat berujung pada kecelakaan maupun pelanggaran hukum. Kepolisian akan terus meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul dan arena balapan liar, terutama pada malam hingga dini hari.
Langkah penindakan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif serta menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat aksi balap liar yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah ibu kota.(dhil/dtk)










