Koranindopos.com – JAKARTA – Sopir truk wingbox berinisial YN (47) mengaku mengantuk saat mengemudikan kendaraannya hingga menabrak truk pengangkut ampas tahu yang sedang mengalami gangguan di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Kecelakaan tersebut berujung pada meninggalnya anggota Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, Aipda Endang Karyana, yang saat itu tengah membantu pengemudi truk mogok.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, mengatakan pengakuan sopir menjadi salah satu hasil pemeriksaan awal yang dilakukan penyidik. Saat ini, YN telah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan.
“Karena dia mengantuk sehingga menabrak kendaraan light truk yang sedang gangguan,” ujar Reza, Sabtu (4/7/2026).
Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (3/7/2026) pagi di jalur off ramp dekat pintu keluar Tol JORR arah Joglo.
Saat itu, Aipda Endang Karyana sedang menjalankan tugas membantu sebuah truk pengangkut ampas tahu yang mengalami kerusakan. Ia menghampiri pengemudi untuk menanyakan kendala yang dihadapi sekaligus memastikan kondisi lalu lintas tetap aman.
Namun, di tengah proses tersebut, sebuah truk wingbox yang melaju dari arah belakang diduga gagal mengantisipasi kondisi di depannya dan menghantam bagian kanan belakang truk yang sedang berhenti.
Benturan keras membuat truk pengangkut ampas tahu terdorong ke depan. Pada saat bersamaan, Aipda Endang ikut tertabrak dan terlindas.
“Akibat truk bergeser, Aipda Endang Karyana tertabrak dan terlindas sehingga mengakibatkan kakinya mengalami luka berat,” jelas Reza.
Usai kecelakaan, muatan ampas tahu dalam karung putih berhamburan ke badan jalan akibat benturan yang cukup keras.
Rekan korban yang berada di dalam mobil patroli segera keluar memberikan pertolongan. Saat ditemukan, Aipda Endang masih dalam kondisi bernapas meski mengalami luka serius, termasuk memar di bagian kepala, kaki kanan remuk, dan kaki kiri patah.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Namun, meski telah mendapatkan perawatan dari tim dokter, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
“Aipda Endang Karyana dibawa ke RS Polri Kramat Jati, namun sore hari dinyatakan meninggal dunia,” kata Reza.
Polisi telah menetapkan sopir truk wingbox sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam kecelakaan tersebut. YN kini ditahan di Satlantas Polres Metro Jakarta Barat sambil menjalani pemeriksaan lanjutan.
Penyidik masih mengumpulkan berbagai alat bukti, termasuk keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk melengkapi proses hukum.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan berat. Rasa kantuk yang diabaikan dapat berakibat fatal, tidak hanya bagi pengemudi sendiri tetapi juga bagi pengguna jalan lain, termasuk petugas yang sedang menjalankan tugas pelayanan di lapangan.(dhil)










