Rabu, 8 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

IHSG Melemah 1,11 Persen pada Sesi I, Tertekan Isu Potensi Penurunan Status Pasar oleh S&P Dow Jones

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 Juli 2026
in Ekonomi
A A
0
IHSG Melemah 1,11 Persen pada Sesi I, Tertekan Isu Potensi Penurunan Status Pasar oleh S&P Dow Jones

Foto: detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sesi I, Rabu (8/7/2026), seiring meningkatnya sentimen negatif di pasar setelah S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) memasukkan Indonesia ke dalam watchlist 2027 yang memuat kemungkinan perubahan status pasar dari Emerging Market menjadi Frontier Market.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG turun 1,11 persen ke level 5.920,15 pada penutupan sesi pertama. Bahkan, sejak awal perdagangan indeks sempat menyentuh level terendah intraday di 5.897,90, mencerminkan tingginya tekanan jual yang terjadi di pasar saham domestik.

Selama paruh pertama perdagangan, aktivitas transaksi tetap cukup tinggi. Volume perdagangan mencapai 12,25 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp5,22 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.137.021 transaksi.

Tekanan jual juga tercermin dari dominasi saham yang berada di zona merah. Sebanyak 447 saham mengalami penurunan, sementara 197 saham menguat dan 142 saham bergerak stagnan.

Artikel Terkait

Mattel Indonesia Perkuat Digitalisasi Kawasan Berikat dengan BZone, Tingkatkan Efisiensi Operasional dan Kepatuhan

PAKD Dorong Bursa Kripto Global Gunakan Rupiah, Regulasi P2SK Dinilai Perkuat Ekosistem Nasional

Tokocrypto Luncurkan Tokenized Stocks, Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia hingga SpaceX

Tidak hanya IHSG, indeks saham unggulan LQ45 juga ikut melemah sebesar 1,17 persen ke level 587,932, menandakan aksi jual terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Sejumlah emiten papan atas menjadi penyumbang pelemahan indeks. Saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) turun 3,62 persen menjadi Rp1.465 per saham. Sementara itu, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 3,16 persen ke level Rp1.530 per saham.

Tekanan juga dialami sektor perbankan, di mana saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah 2,10 persen hingga diperdagangkan di level Rp2.800 per saham pada akhir sesi pertama.

Sentimen negatif dipicu oleh pengumuman S&P Dow Jones Indices yang memasukkan Indonesia ke dalam daftar pemantauan (watchlist) untuk evaluasi klasifikasi pasar pada 2027. Dalam evaluasi tersebut, terdapat opsi penurunan status pasar modal Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market.

Potensi perubahan status tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memengaruhi aliran investasi global, khususnya dana dari investor institusi yang menggunakan indeks acuan S&P DJI dalam pengelolaan portofolio mereka.

Meski demikian, status Indonesia belum berubah dan masih berada dalam tahap evaluasi. Pelaku pasar diperkirakan akan terus mencermati perkembangan kebijakan regulator serta respons pemerintah dan otoritas pasar modal terhadap proses peninjauan tersebut.

Analis menilai volatilitas IHSG masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek, terutama jika sentimen eksternal belum menunjukkan perbaikan. Namun, fundamental ekonomi domestik dan kinerja emiten tetap menjadi faktor penting yang akan menentukan arah pergerakan pasar dalam beberapa waktu ke depan.(dhil/dtk)

Topik: IHSG

TerkaitBerita

Mattel Indonesia Perkuat Digitalisasi Kawasan Berikat dengan BZone, Tingkatkan Efisiensi Operasional dan Kepatuhan
Bisnis

Mattel Indonesia Perkuat Digitalisasi Kawasan Berikat dengan BZone, Tingkatkan Efisiensi Operasional dan Kepatuhan

oleh Editor : Affandy
8 Juli 2026
PAKD Dorong Bursa Kripto Global Gunakan Rupiah, Regulasi P2SK Dinilai Perkuat Ekosistem Nasional
Bisnis

PAKD Dorong Bursa Kripto Global Gunakan Rupiah, Regulasi P2SK Dinilai Perkuat Ekosistem Nasional

oleh Editor : Affandy
7 Juli 2026
Tokocrypto Luncurkan Tokenized Stocks, Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia hingga SpaceX
Ekonomi

Tokocrypto Luncurkan Tokenized Stocks, Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia hingga SpaceX

oleh Editor : Affandy
7 Juli 2026
Antusias Warga Sambut Program Kesehatan Didimax, 280 Peserta Ikuti Pemeriksaan Gratis
Ekonomi

Antusias Warga Sambut Program Kesehatan Didimax, 280 Peserta Ikuti Pemeriksaan Gratis

oleh Editor : Akula
6 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Bamsoet: IKN Belum Bisa Dikatakan Gagal, Keberhasilannya Bergantung pada Kepastian Hukum, Fiskal, dan Kepercayaan Publik

Bamsoet: IKN Belum Bisa Dikatakan Gagal, Keberhasilannya Bergantung pada Kepastian Hukum, Fiskal, dan Kepercayaan Publik

8 Juli 2026
Mattel Indonesia Perkuat Digitalisasi Kawasan Berikat dengan BZone, Tingkatkan Efisiensi Operasional dan Kepatuhan

Mattel Indonesia Perkuat Digitalisasi Kawasan Berikat dengan BZone, Tingkatkan Efisiensi Operasional dan Kepatuhan

8 Juli 2026
ASUS ExpertBook PM5 G2 Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan Ryzen AI dan Upgrade RAM hingga 64 GB

ASUS ExpertBook PM5 G2 Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan Ryzen AI dan Upgrade RAM hingga 64 GB

8 Juli 2026
​Sensasi Olahraga Premium Sambil Menikmati Pemandangan Laut Lepas

​Sensasi Olahraga Premium Sambil Menikmati Pemandangan Laut Lepas

8 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3762 shares
    Share 1505 Tweet 941
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    501 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Daihatsu Ayla, City Car LCGC Favorit yang Irit BBM dan Ramah di Kantong

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Belum Dibuka, BKN Minta Calon Peserta Tunggu Pengumuman Resmi

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya