Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

IHSG Melemah 1,11 Persen pada Sesi I, Tertekan Isu Potensi Penurunan Status Pasar oleh S&P Dow Jones

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 Juli 2026
in Ekonomi
A A
0
IHSG Melemah 1,11 Persen pada Sesi I, Tertekan Isu Potensi Penurunan Status Pasar oleh S&P Dow Jones

Foto: detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sesi I, Rabu (8/7/2026), seiring meningkatnya sentimen negatif di pasar setelah S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) memasukkan Indonesia ke dalam watchlist 2027 yang memuat kemungkinan perubahan status pasar dari Emerging Market menjadi Frontier Market.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG turun 1,11 persen ke level 5.920,15 pada penutupan sesi pertama. Bahkan, sejak awal perdagangan indeks sempat menyentuh level terendah intraday di 5.897,90, mencerminkan tingginya tekanan jual yang terjadi di pasar saham domestik.

Selama paruh pertama perdagangan, aktivitas transaksi tetap cukup tinggi. Volume perdagangan mencapai 12,25 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp5,22 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.137.021 transaksi.

Tekanan jual juga tercermin dari dominasi saham yang berada di zona merah. Sebanyak 447 saham mengalami penurunan, sementara 197 saham menguat dan 142 saham bergerak stagnan.

Artikel Terkait

​Diresmikan Rano Karno, Bank Jakarta KCP Kebayoran Park Usung Konsep Future Branch

Bank Jakarta Dukung Workshop Fotografi Branding untuk Perkuat Promosi UMKM Betawi

Bitcoin Tembus US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Jangan Terlena Reli Jangka Pendek

Tidak hanya IHSG, indeks saham unggulan LQ45 juga ikut melemah sebesar 1,17 persen ke level 587,932, menandakan aksi jual terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Sejumlah emiten papan atas menjadi penyumbang pelemahan indeks. Saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) turun 3,62 persen menjadi Rp1.465 per saham. Sementara itu, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 3,16 persen ke level Rp1.530 per saham.

Tekanan juga dialami sektor perbankan, di mana saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah 2,10 persen hingga diperdagangkan di level Rp2.800 per saham pada akhir sesi pertama.

Sentimen negatif dipicu oleh pengumuman S&P Dow Jones Indices yang memasukkan Indonesia ke dalam daftar pemantauan (watchlist) untuk evaluasi klasifikasi pasar pada 2027. Dalam evaluasi tersebut, terdapat opsi penurunan status pasar modal Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market.

Potensi perubahan status tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memengaruhi aliran investasi global, khususnya dana dari investor institusi yang menggunakan indeks acuan S&P DJI dalam pengelolaan portofolio mereka.

Meski demikian, status Indonesia belum berubah dan masih berada dalam tahap evaluasi. Pelaku pasar diperkirakan akan terus mencermati perkembangan kebijakan regulator serta respons pemerintah dan otoritas pasar modal terhadap proses peninjauan tersebut.

Analis menilai volatilitas IHSG masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek, terutama jika sentimen eksternal belum menunjukkan perbaikan. Namun, fundamental ekonomi domestik dan kinerja emiten tetap menjadi faktor penting yang akan menentukan arah pergerakan pasar dalam beberapa waktu ke depan.(dhil/dtk)

Topik: IHSG

TerkaitBerita

​Diresmikan Rano Karno, Bank Jakarta KCP Kebayoran Park Usung Konsep Future Branch
Ekonomi

​Diresmikan Rano Karno, Bank Jakarta KCP Kebayoran Park Usung Konsep Future Branch

oleh Editor : Akula
20 Juli 2026
Bank Jakarta
Ekonomi

Bank Jakarta Dukung Workshop Fotografi Branding untuk Perkuat Promosi UMKM Betawi

oleh Editor : Hana
20 Juli 2026
Bitcoin Tembus US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Jangan Terlena Reli Jangka Pendek
Bisnis

Bitcoin Tembus US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Jangan Terlena Reli Jangka Pendek

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
Bamsoet
Ekonomi

Bamsoet: Cerutu Premium Berpotensi Jadi Ikon Ekspor Baru Indonesia

oleh Editor : Hairul
19 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMI

Bamsoet: Java Drag Record Series 2026 Perkuat Pembinaan Pembalap dan Gerakkan Ekonomi Daerah

20 Juli 2026
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

21 Juli 2026
GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3970 shares
    Share 1588 Tweet 993
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya