Koranindopos.com – Jakarta – Mazda resmi memastikan kehadiran sedan listrik terbarunya, Mazda EZ-6, di pasar Indonesia pada tahun 2026. Model yang dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan produsen otomotif asal China, Changan, ini dijadwalkan menjalani debut resminya dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung pada akhir Juli.
Kehadiran Mazda EZ-6 menjadi tonggak penting dalam strategi elektrifikasi Mazda di Indonesia. Selain memperluas portofolio kendaraan ramah lingkungan, model ini juga menjadi sedan listrik murni pertama Mazda yang dipasarkan secara resmi di Tanah Air.
Mazda EZ-6 dikembangkan menggunakan platform EPA1 milik Changan, platform yang juga digunakan pada sedan listrik Deepal L07. Meski berbagi basis teknologi, Mazda tetap menghadirkan identitas desain khasnya melalui filosofi Kodo Design yang selama ini menjadi ciri utama kendaraan mereka.
Bagian depan mobil tampil modern dengan gril tertutup khas kendaraan listrik, dipadukan lampu LED berdesain ramping dan garis bodi yang tegas sehingga memberikan kesan premium sekaligus sporty.
Dari sisi dimensi, EZ-6 hadir sebagai sedan berukuran besar dengan spesifikasi:
- Panjang: 4.921 mm
- Lebar: 1.890 mm
- Tinggi: 1.485 mm
- Wheelbase: 2.895 mm
Ukuran tersebut menjanjikan kabin yang lapang sekaligus kenyamanan lebih bagi pengemudi maupun penumpang.
Mazda membekali EZ-6 dengan motor listrik tunggal berpenggerak roda belakang (Rear Wheel Drive/RWD). Sistem penggeraknya mampu menghasilkan tenaga hingga 190 kW atau sekitar 254 daya kuda (dk) dengan torsi maksimum 320 Nm.
Energi disuplai oleh baterai berkapasitas 68,8 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar pengujian CLTC.
Selain versi listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV), Mazda juga menyiapkan varian Range Extended Electric Vehicle (REEV). Model ini memadukan motor listrik dengan mesin bensin berkapasitas kecil yang berfungsi sebagai generator untuk memperpanjang jarak tempuh, sehingga memberikan fleksibilitas lebih terutama bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh.
PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Mazda di Indonesia memastikan bahwa EZ-6 akan diperkenalkan kepada publik pada GIIAS 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 29 Juli 2026.
Peluncuran ini sekaligus memperkuat komitmen Mazda dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi di Indonesia setelah sebelumnya meluncurkan SUV plug-in hybrid Mazda CX-80 PHEV.
Di sisi lain, Changan Indonesia memilih tetap fokus mengembangkan lini produknya sendiri, seperti Lumin, Deepal S07, dan Deepal S05, sehingga strategi pemasaran Mazda EZ-6 sepenuhnya berada di bawah kendali Mazda Indonesia.
Masuknya Mazda EZ-6 diperkirakan akan semakin meramaikan persaingan kendaraan listrik premium di Indonesia. Dengan kombinasi desain elegan, performa bertenaga, teknologi modern, serta jarak tempuh yang kompetitif, sedan listrik ini berpotensi menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan karakter berkendara khas Mazda.
Kehadiran EZ-6 juga menunjukkan keseriusan Mazda dalam mengikuti tren elektrifikasi global sekaligus memperluas pilihan kendaraan ramah lingkungan bagi pasar otomotif nasional.(dhil/suaraflores)










