Koranindopos.com – Jakarta – Honda resmi memasuki segmen motor gede (moge) listrik melalui peluncuran Honda WN7, yang kini mulai dipasarkan di sejumlah dealer di Eropa. Motor sport bertenaga listrik ini menjadi tonggak baru dalam strategi elektrifikasi global Honda dengan menawarkan performa yang diklaim setara motor bermesin bensin 600 cc.
Dibanderol sekitar Rp300 jutaan, Honda WN7 diposisikan untuk bersaing dengan motor listrik premium seperti Harley-Davidson LiveWire. Kehadirannya juga menegaskan keseriusan Honda dalam memperluas lini kendaraan listrik, setelah sebelumnya meluncurkan skuter listrik EM1 e: dan CUV e: untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
WN7 pertama kali diperkenalkan sebagai versi produksi dari konsep EV Fun Concept pada ajang EICMA 2025. Setelah menjalani berbagai tahap pengembangan dan pengujian, motor ini akhirnya resmi dipasarkan di Eropa pada pertengahan 2026.
Honda WN7 mengusung desain naked sport modern yang memadukan karakter agresif dengan nuansa futuristis. Bagian depan tampil unik berkat lampu utama berbentuk persegi bertumpuk yang memberikan sentuhan retro sekaligus modern.
Motor ini menggunakan rangka aluminium ringan yang dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan dan bobot. Meski memiliki berat sekitar 217 kilogram, konstruksi tersebut diklaim tetap memberikan pengendalian yang stabil dan nyaman.
Kesan premium semakin terlihat melalui penggunaan lengan ayun belakang satu sisi (single-sided swingarm) yang terinspirasi dari motor-motor sport kelas atas. Honda juga merancang posisi berkendara yang ergonomis sehingga WN7 tetap nyaman digunakan untuk perjalanan harian maupun touring jarak jauh.
Dari sisi performa, Honda membekali WN7 dengan baterai lithium-ion berkapasitas 9,3 kWh yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 50 kW serta torsi puncak 100 Nm.
Spesifikasi tersebut diklaim memberikan performa yang sebanding dengan motor bermesin bensin berkapasitas sekitar 600 cc, menghadirkan akselerasi instan yang menjadi salah satu keunggulan kendaraan listrik.
Dalam kondisi baterai terisi penuh, Honda WN7 mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer berdasarkan standar pengujian WMTC, menjadikannya cukup memadai untuk penggunaan harian maupun perjalanan antarkota dengan perencanaan pengisian daya yang tepat.
Honda turut menyematkan berbagai teknologi terbaru untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi berkendara. Salah satunya adalah sistem fast charging dengan standar CCS2, yang memungkinkan proses pengisian baterai berlangsung lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
Motor ini juga dilengkapi fitur regenerative braking, yang memanfaatkan energi saat pengereman untuk mengisi kembali baterai sekaligus mengurangi keausan pada sistem rem mekanis.
Selain itu, tersedia walking speed mode, yaitu fitur yang membantu pengendara mengendalikan motor pada kecepatan sangat rendah dengan respons throttle yang lebih halus. Teknologi ini dinilai berguna saat bermanuver di area parkir atau ruang sempit.
Peluncuran Honda WN7 menunjukkan langkah serius Honda dalam memperluas portofolio kendaraan listrik ke segmen motor besar. Selama ini, produsen asal Jepang tersebut lebih dikenal menghadirkan motor listrik berukuran kecil untuk mobilitas perkotaan.
Dengan hadirnya WN7, Honda kini mulai menyasar konsumen yang menginginkan sensasi berkendara ala moge tanpa emisi gas buang, sekaligus menawarkan pengalaman berkendara yang senyap, bertenaga, dan didukung teknologi modern.
Meski saat ini baru dipasarkan di Eropa, kehadiran Honda WN7 memunculkan spekulasi mengenai peluang masuknya motor listrik premium tersebut ke pasar Asia, termasuk Indonesia, seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik dan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.(dhil/suaraflores)










