Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

Aksi Koboi Penembakan Brutal di Kanada Tewaskan Dua Orang

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
13 Juli 2026
in Internasional
A A
0
EVAKUASI KORBAN: Petugas medis mengevakuasi korban penembakan brutal di festival jalanan terbesar di Kanada. (FOTO: Getty Images via AFP/ANDREJ IVANOV).

EVAKUASI KORBAN: Petugas medis mengevakuasi korban penembakan brutal di festival jalanan terbesar di Kanada. (FOTO: Getty Images via AFP/ANDREJ IVANOV).

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Aksi koboi penembakan brutal terjadi di festival jalanan Latin terbesar di Kanada yang digelar di Toronto pada Sabtu (11/7/2026). Pihak kepolisian melaporkan dua orang tewas dan beberapa lainnya terluka. Hal itu terjadi usai dua pelaku melepaskan tembakan di tengah 13 ribu kerumunan orang di sana.

Total enam orang tertembak dan beberapa tersangka diyakini masih buron setelah penembakan di festival Salsa on St. Clair tersebut, ungkap Wakil Kepala Layanan Kepolisian Toronto Frank Barredo dalam konferensi pers Sabtu (11/7/2026) malam, sebagaimana dilansir dari CNN.

Barredo melaporkan kedua korban tewas adalah laki-laki, sementara empat korban luka dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius. Selanjutnya, tim penyidik telah memasang garis polisi di tiga tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan dua senjata api. Ia menambahkan bahwa saat ini sudah tidak ada ancaman lanjutan bagi masyarakat. “Ini tampaknya merupakan aksi saling tembak antara dua individu yang saling menyasar satu sama lain, secara membabi buta membahayakan sejumlah besar orang,” jelas Barredo.

Rekaman video dari CTV menunjukkan para pengunjung festival berlarian di trotoar menjauhi lokasi kejadian yang telah dibatasi pita kuning, sementara puluhan SUV polisi hitam, mobil patroli, kendaraan taktis lapis baja, dan ambulans bergegas menuju lokasi.

Artikel Terkait

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

Kericuhan di Prancis Terus Meluas Jelang Pemilihan Presiden

Seorang jurnalis dari media Kanada CP24 yang sedang menghadiri festival tersebut, Joanna Lavoie mengatakan bahwa suasana seketika berubah mencekam setelah suara tembakan terdengar. Lavoie memberi tahu CP24, yang merupakan afiliasi CNN bahwa ia melihat seorang wanita yang tampak tertembak dan menderita luka parah.

“Semua orang berada dalam ketidakpercayaan dan ketakutan. Itu adalah situasi yang mengerikan. Kami di sini untuk bersenang-senang, kami tidak menyangka hal seperti ini akan terjadi dan ini adalah hal terakhir yang kami bayangkan,” kata Lavoie.

Valerie Rodriguez mengatakan kepada Associated Press bahwa ia sedang duduk di luar sebuah restoran ketika mendengar jeritan dan melihat orang-orang berlarian. “Sekelompok orang… menyuruh kami tiarap ke lantai,” ujarnya.

Polisi menyatakan berhasil mengamankan lokasi sekitar satu jam setelah penembakan dimulai. Namun pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk menjauh dari area yang terletak di pusat kota tersebut. Menurut pihak penyelenggara, festival multitari untuk merayakan budaya Latin ini telah diadakan setiap tahun di lokasi yang sama selama 22 tahun.

Sementara itu, Wali Kota Toronto Olivia Chow mengecam penembakan tersebut sebagai “tindakan kekerasan yang ceroboh dan keji di sebuah festival yang padat” dan berjanji bahwa pihak berwenang akan bekerja tanpa lelah untuk mengidentifikasi para tersangka.

“Saya akan memastikan Polisi Toronto memiliki setiap sumber daya yang mereka butuhkan untuk menemukan mereka yang bertanggung jawab, dan mereka akan terus bekerja sepanjang waktu untuk membersihkan jalan-jalan kita dari senjata api,” kata wali kota dalam sebuah pernyataan di X.

Chow dan pihak kepolisian mendesak setiap pengunjung festival yang memiliki rekaman video atau informasi terkait insiden tersebut untuk segera menghubungi polisi. Adapun Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia “ngeri” atas penembakan mematikan di festival Toronto yang ramai itu. “Doa saya menyertai keluarga yang berduka atas kehilangan orang-orang terkasih mereka dan semua orang yang terdampak oleh peristiwa mengerikan ini,” tulis Carney.

Meskipun kekerasan senjata yang mematikan lebih jarang terjadi di Kanada dibandingkan di AS, hal tersebut masih tetap merusak komunitas masyarakat. Kurang dari tiga minggu lalu, negara ini juga diguncang oleh penembakan massal lainnya ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di Montreal. Baku tembak berikutnya dengan polisi menewaskan dua orang di siang bolong, dan menandai pertama kalinya seorang petugas polisi Montreal tewas dalam tugas dalam dua dekade terakhir.

Penembakan ini terjadi di negara yang memiliki undang-undang senjata yang jauh lebih ketat dibandingkan dengan AS dan di mana penembakan massal jarang terjadi. Setelah Kanada mengalami penembakan paling mematikan di Nova Scotia pada 2020 yang menewaskan 22 orang, pemerintah langsung memberlakukan reformasi besar-besaran dan larangan terhadap senjata jenis senapan serbu (assault-style weapons). (cnni/mmr)

 

Topik: Kanada

TerkaitBerita

KOMENTAR TAJAM: Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam konferensi pers pada Senin (7/4/2025).(Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)
Internasional

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

oleh Editor : Memoarto
23 Oktober 2026
KEBAKARAN LAHAN: Petugas memadamkan api yang melahap hutan dan lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Internasional

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

oleh Editor : Memoarto
22 Oktober 2026
KERICUHAN DI PRANCIS: Demonstran menerobos balai kota Marseille dan kantor Wali Kota Lille. Sementara kantor pariwisata di Lyon dibakar dalam demo biaya hidup di Prancis. (Foto: AFP/KIRAN RIDLEY)
Internasional

Kericuhan di Prancis Terus Meluas Jelang Pemilihan Presiden

oleh Editor : Memoarto
18 Oktober 2026
KEBAKARAN LAHAN: Petugas memadamkan api yang melahap hutan dan lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Internasional

Singapura Bongkar Investigasi Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

oleh Editor : Memoarto
17 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

23 Oktober 2026
WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

23 Oktober 2026
Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

23 Oktober 2026
Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5042 shares
    Share 2017 Tweet 1261
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya