Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

IHSG Anjlok 1,75 Persen pada Sesi I, Bursa Asia Kompak Tertekan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
24 Juli 2026
in Ekonomi
A A
0
IHSG Anjlok 1,75 Persen pada Sesi I, Bursa Asia Kompak Tertekan

Foto: dok. ihsg

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan hingga penutupan perdagangan sesi I pada Jumat (24/7/2026). Pelemahan ini terjadi seiring sentimen negatif yang juga membayangi mayoritas bursa saham Asia, mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap perkembangan ekonomi global.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup melemah 1,75 persen ke level 6.204,63 pada akhir sesi pertama. Bahkan, pada perdagangan intraday, indeks sempat merosot lebih dari dua persen hingga menyentuh level 6.161,13, sebelum memangkas sebagian kerugiannya.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Volume transaksi mencapai 24,60 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp10,51 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat mencapai 1.459.047 kali transaksi, menunjukkan tingginya aktivitas jual di pasar.

Tekanan jual terjadi hampir di seluruh sektor. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, hanya 80 saham yang berhasil menguat, sementara 594 saham melemah dan 115 saham bergerak stagnan.

Artikel Terkait

Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram

Indeks saham unggulan LQ45 juga ikut terkoreksi dengan penurunan 1,66 persen ke level 616,700, menandakan tekanan tidak hanya terjadi pada saham lapis kedua, tetapi juga pada emiten-emiten berkapitalisasi besar.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual di tengah meningkatnya ketidakpastian global, sehingga mendorong IHSG bergerak di zona negatif sejak awal perdagangan.

Pelemahan IHSG sejalan dengan tren negatif yang terjadi di berbagai pasar saham Asia.

Indeks Nikkei 225 Jepang menjadi salah satu yang mengalami koreksi terdalam dengan penurunan sekitar 2,95 persen hingga akhir sesi pagi. Sementara itu, Hang Seng Index Hong Kong turun sekitar 1,28 persen, diikuti Shanghai Composite Index yang melemah sekitar 1,30 persen.

Di kawasan Asia Tenggara, Straits Times Index (STI) Singapura juga bergerak di zona merah dengan penurunan sekitar 0,36 persen.

Koreksi yang terjadi secara serentak di sejumlah bursa regional mengindikasikan bahwa sentimen eksternal masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan pasar keuangan Asia.

Pelaku pasar saat ini masih mencermati berbagai perkembangan global, mulai dari arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve), kondisi ekonomi dunia, hingga dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi arus modal ke negara berkembang.

Sikap hati-hati investor mendorong aksi profit taking dan perpindahan dana ke aset yang dinilai lebih aman, sehingga memberikan tekanan pada pasar saham, termasuk Indonesia.

Meski demikian, sejumlah analis menilai volatilitas yang dipicu faktor eksternal umumnya bersifat sementara. Fundamental ekonomi domestik yang relatif stabil masih menjadi salah satu faktor penopang bagi prospek pasar modal Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang.

Investor pun diimbau tetap disiplin dalam menerapkan strategi investasi, memperhatikan manajemen risiko, serta mencermati perkembangan sentimen global yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG pada perdagangan selanjutnya.(Dhil/dtk)

Topik: bursa asiaIHSG

TerkaitBerita

Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial
Properti

Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial

oleh Editor : Doe
6 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130
Ekonomi

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta
Ekonomi

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Harga Galaxy S26 Naik hingga Rp3,2 Juta, Imbas Kelangkaan Memori Global

Harga Galaxy S26 Naik hingga Rp3,2 Juta, Imbas Kelangkaan Memori Global

6 Oktober 2026
Chery iCar V27 Resmi Meluncur di China, SUV EREV Bertenaga 335 kW

Chery iCar V27 Resmi Meluncur di China, SUV EREV Bertenaga 335 kW

6 Oktober 2026
Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

6 Oktober 2026
Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

6 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4902 shares
    Share 1961 Tweet 1226
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1006 shares
    Share 402 Tweet 252
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya