Kamis, 1 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

IHSG Anjlok 1,75 Persen pada Sesi I, Bursa Asia Kompak Tertekan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
24 Juli 2026
in Ekonomi
A A
0
IHSG Anjlok 1,75 Persen pada Sesi I, Bursa Asia Kompak Tertekan

Foto: dok. ihsg

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan hingga penutupan perdagangan sesi I pada Jumat (24/7/2026). Pelemahan ini terjadi seiring sentimen negatif yang juga membayangi mayoritas bursa saham Asia, mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap perkembangan ekonomi global.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup melemah 1,75 persen ke level 6.204,63 pada akhir sesi pertama. Bahkan, pada perdagangan intraday, indeks sempat merosot lebih dari dua persen hingga menyentuh level 6.161,13, sebelum memangkas sebagian kerugiannya.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Volume transaksi mencapai 24,60 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp10,51 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat mencapai 1.459.047 kali transaksi, menunjukkan tingginya aktivitas jual di pasar.

Tekanan jual terjadi hampir di seluruh sektor. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, hanya 80 saham yang berhasil menguat, sementara 594 saham melemah dan 115 saham bergerak stagnan.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Naik Rp15.000 Jadi Rp2,595 Juta per Gram Hari Ini

Menara Astra Pelopor Optimasi HVAC Otomatis di Jakarta

IHSG Menguat 0,65 Persen ke Level 6.161 pada Perdagangan Pagi

Indeks saham unggulan LQ45 juga ikut terkoreksi dengan penurunan 1,66 persen ke level 616,700, menandakan tekanan tidak hanya terjadi pada saham lapis kedua, tetapi juga pada emiten-emiten berkapitalisasi besar.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual di tengah meningkatnya ketidakpastian global, sehingga mendorong IHSG bergerak di zona negatif sejak awal perdagangan.

Pelemahan IHSG sejalan dengan tren negatif yang terjadi di berbagai pasar saham Asia.

Indeks Nikkei 225 Jepang menjadi salah satu yang mengalami koreksi terdalam dengan penurunan sekitar 2,95 persen hingga akhir sesi pagi. Sementara itu, Hang Seng Index Hong Kong turun sekitar 1,28 persen, diikuti Shanghai Composite Index yang melemah sekitar 1,30 persen.

Di kawasan Asia Tenggara, Straits Times Index (STI) Singapura juga bergerak di zona merah dengan penurunan sekitar 0,36 persen.

Koreksi yang terjadi secara serentak di sejumlah bursa regional mengindikasikan bahwa sentimen eksternal masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan pasar keuangan Asia.

Pelaku pasar saat ini masih mencermati berbagai perkembangan global, mulai dari arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve), kondisi ekonomi dunia, hingga dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi arus modal ke negara berkembang.

Sikap hati-hati investor mendorong aksi profit taking dan perpindahan dana ke aset yang dinilai lebih aman, sehingga memberikan tekanan pada pasar saham, termasuk Indonesia.

Meski demikian, sejumlah analis menilai volatilitas yang dipicu faktor eksternal umumnya bersifat sementara. Fundamental ekonomi domestik yang relatif stabil masih menjadi salah satu faktor penopang bagi prospek pasar modal Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang.

Investor pun diimbau tetap disiplin dalam menerapkan strategi investasi, memperhatikan manajemen risiko, serta mencermati perkembangan sentimen global yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG pada perdagangan selanjutnya.(Dhil/dtk)

Topik: bursa asiaIHSG

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Naik Rp15.000 Jadi Rp2,595 Juta per Gram Hari Ini
Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp15.000 Jadi Rp2,595 Juta per Gram Hari Ini

oleh Editor : Affandy
30 September 2026
Menara Astra Pelopor Optimasi HVAC Otomatis di Jakarta
Properti

Menara Astra Pelopor Optimasi HVAC Otomatis di Jakarta

oleh Editor : Doe
30 September 2026
IHSG Menguat 0,65 Persen ke Level 6.161 pada Perdagangan Pagi
Bisnis

IHSG Menguat 0,65 Persen ke Level 6.161 pada Perdagangan Pagi

oleh Editor : Affandy
30 September 2026
Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus US$103 per Barel Usai Trump Bantah Longgarkan Sanksi Iran
Ekonomi

Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus US$103 per Barel Usai Trump Bantah Longgarkan Sanksi Iran

oleh Editor : Affandy
30 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Rudyono Darsono Sampaikan Harapan Pembenahan Hukum kepada Presiden Prabowo

Rudyono Darsono Sampaikan Harapan Pembenahan Hukum kepada Presiden Prabowo

30 September 2026
Informed Consent Jadi Bagian Penting dalam Perkara Pelayanan Medis di RSUP Fatmawati

Informed Consent Jadi Bagian Penting dalam Perkara Pelayanan Medis di RSUP Fatmawati

30 September 2026
StarGather Buka Gerai Pertama di MOI, Tawarkan Karaoke sebagai Ruang Berkumpul

StarGather Buka Gerai Pertama di MOI, Tawarkan Karaoke sebagai Ruang Berkumpul

30 September 2026
6 Bulan Pascaoperasi, Nita Thalia Ungkap Perubahan Wajahnya

6 Bulan Pascaoperasi, Nita Thalia Ungkap Perubahan Wajahnya

30 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4811 shares
    Share 1924 Tweet 1203
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya