Koranindopos.com – JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan sesi I, Jumat (14/8). Penguatan IHSG terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR pada pagi hari.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG menguat 0,56% atau 35,42 poin ke level 6.337,19 pada akhir perdagangan paruh pertama. Pergerakan indeks sempat fluktuatif sejak awal perdagangan setelah dibuka di zona merah pada level 6.296,59.
Penguatan tersebut membuat IHSG kembali bertahan di level 6.300-an pada perdagangan sesi I.
Dari aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 17,902 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp6,48 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan mencapai 1.041.100 kali transaksi.
Secara keseluruhan, sebanyak 292 saham tercatat menguat, 297 saham melemah, dan 196 saham lainnya bergerak stagnan.
Pergerakan sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar atau big caps cenderung bervariasi hingga penutupan sesi I.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI menjadi salah satu saham yang menguat. Saham BBRI naik 0,32% ke level Rp3.120 per saham.
Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI tercatat stagnan di level Rp3.610 per saham.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI juga bergerak stagnan di kisaran Rp4.130 per saham. Adapun PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA melemah 0,39% ke level Rp6.350 per saham.
Pergerakan IHSG pada sesi pertama menunjukkan dinamika yang cukup tinggi. Indeks sempat dibuka melemah sebelum akhirnya mampu berbalik arah dan mengakhiri perdagangan paruh pertama di zona hijau.
Penguatan IHSG berlangsung di tengah perhatian pasar terhadap agenda kenegaraan, termasuk pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR.
Investor mencermati berbagai pesan yang disampaikan pemerintah terkait arah kebijakan nasional dan program pembangunan. Perkembangan tersebut menjadi salah satu sentimen yang turut diperhatikan pelaku pasar dalam menentukan strategi investasi.
Dengan penguatan 0,56% pada sesi I, pelaku pasar kini akan mencermati apakah IHSG mampu mempertahankan momentum positif hingga perdagangan sesi II.
Pergerakan saham unggulan, aktivitas transaksi investor, serta sentimen dari dalam dan luar negeri akan menjadi faktor penting yang menentukan arah IHSG hingga penutupan perdagangan hari ini.(dhil/dtk)









