Koranindopos.com – JAKARTA — Harga emas batangan 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih mengalami penurunan yang dalam dan melanjutkan tren pelemahan. Pada perdagangan Jumat (23/10/2026), harga emas Antam terkoreksi Rp 10.000 per gram dan kini berada di level Rp 2.540.000 per gram.
Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam, pecahan emas terkecil ukuran 0,5 gram hari ini dipatok seharga Rp 1.320.000. Sementara itu, untuk ukuran menengah seperti 10 gram dijual dengan harga Rp 24.895.000, dan ukuran terbesar 1.000 gram (1 kg) dibanderol sebesar Rp 2.480.600.000.
Pergerakan harga dalam sepekan terakhir menunjukkan emas Antam bergerak di rentang Rp 2.540.000 hingga Rp 2.574.000 per gram. Sedangkan jika ditarik dalam kurun waktu sebulan terakhir, pergerakan emas Antam berada pada kisaran Rp 2.540.000 hingga puncak tertingginya di Rp 2.613.000 per gram.
Penurunan lebih signifikan terjadi pada harga buyback atau pembelian kembali emas Antam. Hari ini, harga buyback meluncur turun sebesar Rp 30.000, sehingga berada di level Rp 2.335.000 per gram. Harga buyback merupakan patokan harga jika masyarakat ingin menjual kembali emas batangan milik mereka ke pihak Antam.
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, setiap transaksi pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9 persen. Namun, konsumen bisa mendapatkan tarif potongan pajak yang lebih rendah sebesar 0,45 persen dengan menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat melakukan transaksi.
Berikut adalah rincian lengkap harga emas batangan Antam dari pecahan terkecil hingga terbesar pada Jumat (23/10/2026):
-
Ukuran 0,5 gram: Rp 1.320.000
-
Ukuran 1 gram: Rp 2.540.000
-
Ukuran 2 gram: Rp 5.020.000
-
Ukuran 3 gram: Rp 7.505.000
-
Ukuran 5 gram: Rp 12.475.000
-
Ukuran 10 gram: Rp 24.895.000
-
Ukuran 25 gram: Rp 62.112.000
-
Ukuran 50 gram: Rp 124.145.000
-
Ukuran 100 gram: Rp 248.212.000
-
Ukuran 250 gram: Rp 620.265.000
-
Ukuran 500 gram: Rp 1.240.320.000
-
Ukuran 1.000 gram: Rp 2.480.600.000
(dhil/dtk)










