Koranindopos.com – JAKARTA – Heru Baskoro (84), putra tokoh pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Sayuti Melik, mendapat undangan untuk menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara pada Senin (17/8/2026).
Undangan tersebut diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan diserahkan langsung kepada Heru melalui Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Babihoe.
Kabar mengenai undangan tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya kehidupan Heru sempat menjadi sorotan. Ia diketahui tinggal dalam kondisi terbatas di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipendawa Baru, Bekasi.
Kondisi kesehatan Heru yang menurun kemudian membuat Dinas Sosial Kota Bekasi bersama Kementerian Sosial (Kemensos) menjemputnya pada pertengahan Juli 2026. Heru selanjutnya mendapatkan perawatan serta pendampingan.
Untuk menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara, keberangkatan Heru akan difasilitasi Kemensos bersama Pemerintah Kota Bekasi.
Heru akan mendapatkan pendampingan dari Dinas Sosial Kota Bekasi dan perwakilan Kemensos melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi. Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto juga dijadwalkan mendampingi Heru dalam perjalanan menuju Istana Negara.
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert Siagian mengatakan, koordinasi telah dilakukan untuk memastikan perjalanan Heru berlangsung aman dan lancar.
“Difasilitasi oleh Kemensos melalui STPL, nanti didampingi tentunya oleh Dinsos Kota Bekasi, dan didampingi juga oleh Pak Wakil Wali Kota (Tri Adhianto) nanti hari Senin pada saat 17 Agustus,” ujar Robert, Sabtu (15/8/2026).
Ia mengatakan, Kemensos dan Dinas Sosial Kota Bekasi akan bersama-sama mendampingi Heru hingga ke Istana Negara.
“Iya, Kemensos bersama dengan Dinsos nanti hari Senin bersama-sama dan didampingi Pak Wakil Wali Kota langsung nanti ke Istananya,” tuturnya.
Selain pendampingan dari pemerintah, Heru juga akan ditemani oleh pihak keluarga saat menghadiri upacara kemerdekaan.
Anak angkat Heru, Siva, mengonfirmasi bahwa dirinya bersama keluarga akan turut mendampingi sang ayah.
“Ya betul, ada keluarga yang hadir mendampingi,” kata Siva.
Menurut Siva, keluarga sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan pemerintah kepada keluarga besar Sayuti Melik.
Keluarga Heru diketahui rutin menerima undangan untuk menghadiri peringatan Kemerdekaan RI setiap tahun. Namun, Heru sebelumnya sempat tinggal di Kanada sehingga tidak selalu dapat menghadiri kegiatan tersebut secara langsung.
Kondisi Heru sebelumnya menjadi perhatian publik setelah diketahui hidup dalam keterbatasan di Bekasi. Situasi tersebut mendorong pemerintah turun tangan memberikan pendampingan, terlebih kondisi kesehatan Heru juga mengalami penurunan.
Pada pertengahan Juli 2026, Dinas Sosial Kota Bekasi bersama Kemensos menjemput Heru untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan yang lebih layak.
Kini, setelah mendapatkan perhatian dan pendampingan pemerintah, Heru justru akan menjadi salah satu tamu dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara.
Bagi keluarga, undangan tersebut menjadi bentuk perhatian negara terhadap keturunan salah satu tokoh yang memiliki peran dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
Siva mengatakan Heru merasa senang sekaligus tersanjung atas perhatian yang diberikan negara kepada keluarga besar Sayuti Melik.
Kehadiran Heru di Istana pada 17 Agustus mendatang pun menjadi momen simbolis. Di tengah perjalanan hidup yang sempat penuh keterbatasan, putra tokoh yang terlibat langsung dalam proses lahirnya teks Proklamasi itu kembali mendapat tempat dalam peringatan hari kemerdekaan bangsa yang sejarahnya turut dibentuk oleh sang ayah.(dhil/kmps)










