Jakarta, Koranindopos.com – Ajang bergengsi World Rafting Champion Ship 2022 bukan hal yang baru buat tim junior woman Indonesia.
Tim Indonesia sebagai juara bertahan di Down River Race (DRR) tahun 2019 di Australia. Kompetisi ini sempat tertunda karena pandemi. Indonesia kembali berhasil mempertahankan gelar tersebut di sungai Tara, Foca, Bosnia-Herzegovina beberapa hari lalu.
Tangis haru tim Junior Woman Indonesia terjadi disaat tim telah menyelesaikan racenya. Agak sulit menggambarkannya kegembiraan itu.
“Kalau harus menggambarkan perasaan menjadi juara dunia rasanya susah, karena setelah bisa melewati tantangan disaat berlatih yang begitu keras melelahkan tetapi semua itu terhapus nyaris tak ingat bagaimana kerasnya proses latihan,” ungkap Aceng Supendi, sang pelatih.
Saingan terberat adalah dari negara Jepang. Perjuangan yang sangat sengit antara tim Indonesia dengan tim Jepang di lintasan DRR. Perbedaan waktu hanya sekitar 6 detik.

Tim Junior Woman Indonesia berhasil menguasai medan sungai yang lebar dengan trek yang panjang. Mental mereka terus menerus diuji.
“Padahal mereka berada di urutan terakhir di hari pertama race, sempat down,” ujar Yuni Amalia, Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI).
Namun tidak sia sia perjuangan Tim arung jeram Junior Woman Indonesia yang dikapteni oleh Selawati Solihin dan beranggotakan Lista Natasya Peniwati, Siti Nurranti, Diana Lapanda, dan Wulanda Putri Febriana.
“Kesulitan yang paling menyolok adalah faktor cuaca yang dingin dan cepat berubah. Di sungai suhu sekitar 11°C. Untungnya tim cepat beradaptasi,” jelas Yuni Amalia.
Aceng mengungkapkan, harapan dari kemengan ini semoga semua mata terbuka bahwa Indonesia mampu bersaing dikancah internasional. (FEB)








