Koranindopos.com, Jakarta – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) terus meningkatkan produksi emas dari Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Setelah mulai berproduksi pada Februari 2026, operasi pengolahan bijih dengan metode heap leach menunjukkan peningkatan produksi yang cukup besar.
Pada kuartal II 2026, produksi emas Tambang Pani mencapai 15.594 ounces atau sekitar 485 kilogram. Angka tersebut naik dibandingkan produksi pada kuartal I 2026 yang tercatat 1.818 ounces.
Peningkatan produksi tersebut sejalan dengan proses peningkatan kapasitas operasi heap leach. Fasilitas ini dikembangkan secara bertahap untuk menampung dan mengolah bijih dalam jumlah yang lebih besar.
Saat ini, pembangunan Cell 1 dan Cell 2 pada fasilitas heap leach telah selesai. Kapasitasnya masih akan ditingkatkan melalui pekerjaan peninggian tanggul yang ditargetkan berlangsung hingga akhir 2026.
Pengembangan kemudian dilanjutkan pada 2027, termasuk pembangunan Cell 3 yang saat ini sudah mulai dikerjakan. Jika seluruh tahap pembangunan selesai, fasilitas heap leach Tambang Emas Pani ditargetkan mampu menampung sekitar 62 juta ton bijih.
Di tengah peningkatan produksi tersebut, EMAS juga tengah menyiapkan fasilitas pengolahan baru menggunakan metode Carbon-in-Leach (CIL) dengan kapasitas 12 juta ton bijih per tahun.
Pengembangan fasilitas pengolahan CIL berkapasitas 12 juta ton per tahun menjadi salah satu pendorong pertumbuhan utama EMAS. Fasilitas yang melengkapi operasi heap leach ini diperkirakan meningkatkan perolehan emas dari sekitar 80% menjadi lebih dari 90%, serta dirancang untuk dapat dikembangkan hingga 24 juta ton per tahun.
Fasilitas CIL ini nantinya akan beroperasi berdampingan dengan heap leach. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengolahan bijih di Tambang Emas Pani secara signifikan.
Pembangunan fasilitas CIL saat ini berjalan sesuai jadwal. Persiapan lahan terus dilakukan dan pengecoran beton pertama ditargetkan dimulai pada awal kuartal IV 2026.
Sejumlah infrastruktur pendukung juga dikerjakan bersamaan. Di antaranya fasilitas tailings untuk menampung sisa hasil pengolahan serta penambahan pasokan listrik melalui kerja sama dengan PLN.
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk Boyke P. Abidin mengatakan peningkatan produksi heap leach dan pembangunan fasilitas CIL menjadi bagian penting dari pengembangan Tambang Emas Pani.
“EMAS kini memasuki fase pertumbuhan penting, didukung oleh peningkatan produksi heap leach dan pembangunan fasilitas CIL 12 Mtpa. Pengembangan kedua fasilitas ini akan menjadi pendorong utama peningkatan kapasitas produksi Tambang Emas Pani. Dengan pembangunan fasilitas utama dan infrastruktur pendukung yang berjalan sesuai rencana, EMAS tetap fokus mengembangkan Pani menjadi tambang emas berskala besar dan berumur panjang,” ujar Boyke P. Abidin.
Dengan produksi heap leach yang terus bertambah dan pembangunan fasilitas CIL yang berjalan, EMAS menargetkan kapasitas produksi Tambang Emas Pani terus berkembang. Proyek tersebut menjadi salah satu bagian penting dari rencana pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.(RIS/Kul)










