Koranindopos.com, Jakarta — televisi swasta ANTV mengumumkan kolaborasi sinergis dengan platform streaming raksasa dunia, Netflix, untuk meluncurkan serial terbaru berjudul Jodoh Wasiat Bapak Reborn. Kemitraan strategis ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan standar kualitas produksi serta memperluas jangkauan tayangan lokal ke tingkat internasional.
Setelah sukses memikat pemirsa selama lebih dari 1.500 episode pada musim-musim sebelumnya, Jodoh Wasiat Bapak Reborn garapan rumah produksi Tobali Production ini hadir dengan kesegaran cerita dan visual yang modern. Di bawah arahan tim produksi berpengalaman, serial ini memadukan genre horor, suspense, dan drama medis yang dikemas dengan alur penuh teka-teki.
Serial ini menjagokan aktris Nadya Arina yang didapuk sebagai pemeran utama bernama Adinda. Tokoh ini digambarkan sebagai seorang dokter forensik yang memegang rahasia tak biasa, yakni memiliki kemampuan supranatural untuk berkomunikasi dengan arwah serta melihat masa lalu melalui jasad yang diotopsinya.
”Karakterku ini namanya Adinda. Adinda ini seorang dokter forensik, anaknya Pak Adam. Adinda ini diberikan wasiat oleh bapaknya yang memang sudah berpulang dan akhirnya, long story short, Adinda ini bisa berkomunikasi dan bisa melihat arwah,” ujar Nadya Arina di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).
”Jadi yang menjadi menarik adalah di setiap episodenya nanti Adinda ini punya case-case yang berbeda-beda gitu, membantu jenazah-jenazah yang berbeda di setiap episodenya,” sambungnya.
Tantangan tersendiri dirasakan oleh aktris berusia 28 tahun tersebut. Membintangi serial bergenre horor suspense untuk pertama kalinya menuntut kedalaman riset, mulai dari tata cara penanganan jasad secara medis hingga visualisasi profesi dokter forensik agar tetap akurat dan meyakinkan di layar kaca.
”Mungkin untuk tantangannya, ini kayaknya kali pertama aku syuting serial yang genrenya horor, suspense, dan jadi seorang dokter forensik. Tapi untungnya kami juga punya waktu reading yang cukup, lalu juga dari tim penyutradaraan juga sangat bisa meng-guide, apa sih yang diinginkan oleh tim untuk si Jodoh Wasiat Bapak itu sendiri dan untuk karakterku sendiri,” kata Nadya Arina.
”Aku juga riset juga, tanya-tanya sama beberapa teman yang memang kebetulan dokter. Karena memang dari aku sendiri menurut aku sebuah beban ya, kalau misal kita harus memvisualkan seorang dokter, apalagi forensik, itu kan banyak banget details-nya begitu, dari baju, dari cara penyampaian informasinya,” tambahnya.
Kolaborasi ini mencerminkan tren positif industri Over-The-Top (OTT) dan broadcasting di Indonesia. Berdasarkan data laporan Media Partners Asia (MPA), konsumsi konten lokal di platform streaming Indonesia melonjak signifikan hingga menyumbang lebih dari 40% total viewership. Langkah ANTV merambah platform OTT global seperti Netflix membuktikan bahwa sinetron Indonesia kian kompetitif dan siap bersaing di era digitalisasi media.
”Kolaborasi ini menjadikan series Jodoh Wasiat Bapak Reborn tidak hanya menyuguhkan cerita yang lebih fresh tetapi juga peningkatan kualitas produksi, menghadirkan deretan bintang terbaik tanah air hingga memperluas jangkauan ke berbagai lapisan masyarakat Indonesia,” ucap Chief Program and Communication Officer ANTV, Kiki Zulkarnain.
Jalan cerita Jodoh Wasiat Bapak Reborn berfokus pada konflik Adinda yang harus meneruskan usaha pemulasaran jenazah keluarga dan memecahkan teka-teki kematian ayahnya, Adam (Atalarik Syah). Didukung jajaran aktor kenamaan seperti Kevin Julio, Bara Valentino, Cut Keke, Dimas Putra, serta komedian Bopak dan Daus, serial ini dijadwalkan tayang perdana di Netflix pada 30 Agustus 2026 dan di layar kaca ANTV mulai 31 Agustus 2026 pukul 18.30 WIB. (BRG/Hend)










