Rabu, 21 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
4 September 2026
in Kesehatan
A A
0
Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Menjaga kesehatan tidak selalu cukup hanya dengan menerapkan pola hidup sehat. Di tengah biaya layanan kesehatan yang terus meningkat, memiliki perlindungan finansial juga menjadi salah satu pertimbangan bagi masyarakat dalam mempersiapkan masa depan.

Hal tersebut dirasakan Monica Yunitasari (33). Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September, pengalaman Monica menjadi gambaran bagaimana kebutuhan terhadap asuransi kesehatan dapat berkembang seiring perubahan kondisi dan pengalaman hidup.

Bagi Monica, menjaga kesehatan telah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Ia rutin berolahraga di gym dan pilates, menjaga pola makan, serta membiasakan diri tidur sebelum pukul 22.00.

Menurutnya, menjaga kesehatan merupakan investasi jangka panjang. Namun, pengalaman pribadi membuatnya menyadari bahwa pola hidup sehat perlu berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan yang dapat diandalkan.

Artikel Terkait

Antisipasi Lonjakan ISPA, Menkes Wajibkan Seluruh Puskesmas Terdampak Karhutla Sediakan Rumah Oksigen

Studi IHDC: Hampir 7 dari 10 Siswa di Empat SDN Jakarta Mengalami Kesulitan Kognitif Harian

Kasus ISPA Tembus 306 Ribu di Wilayah Karhutla: Kelompok Rentan dan Balita Paling Terdampak

Sekitar tiga tahun lalu, Monica mulai mempertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan.

Keputusan tersebut muncul setelah ia kehilangan beberapa teman di usia yang relatif muda. Meski sebagian dari mereka telah memiliki asuransi kesehatan, Monica menilai perlindungan yang dimiliki belum tentu sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan ketika seseorang menghadapi kondisi kritis.

Pengalaman tersebut membuatnya melihat risiko kesehatan dari perspektif yang berbeda.

“Jujur kaget banget ketika tahu beberapa teman meninggal di usia muda membuat saya sadar bahwa selain menjaga kesehatan, kita juga perlu memiliki perlindungan yang benar-benar komprehensif dan bisa diandalkan saat dibutuhkan,” ujar Monica.

Sejak saat itu, asuransi kesehatan mulai dipandang Monica sebagai jaring pengaman apabila risiko kesehatan datang tanpa diduga.

Menurutnya, keputusan tersebut semakin relevan saat ini karena biaya layanan kesehatan terus mengalami peningkatan.

Kekhawatiran terhadap kenaikan biaya kesehatan bukan tanpa alasan.

Menurut Mercer Marsh Benefits Health Trends Report 2026 yang diterbitkan pada November 2025, inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8 persen pada 2026. Angka tersebut berada jauh di atas rata-rata negara-negara Asia yang berada di kisaran 11–12 persen.

Kenaikan biaya kesehatan antara lain dipengaruhi oleh meningkatnya harga obat-obatan, penggunaan teknologi medis, serta ketergantungan terhadap bahan baku obat dan alat kesehatan impor yang turut dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar.

Gambaran kenaikan biaya juga terlihat pada biaya sejumlah tindakan medis.

Di jaringan rumah sakit rekanan PRUPriority Hospitals, misalnya, rata-rata biaya operasi usus buntu disebut meningkat dari sekitar Rp55 juta pada 2023 menjadi Rp69 juta pada 2025.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perlindungan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kemungkinan seseorang jatuh sakit, tetapi juga kemampuan finansial untuk menghadapi biaya perawatan yang semakin tinggi.

Bagi Monica, memiliki asuransi kesehatan tidak membuatnya mengurangi perhatian terhadap gaya hidup sehat.

Ia tetap menjalankan rutinitas olahraga, menjaga pola makan, dan memastikan waktu istirahat yang cukup.

Komitmen tersebut kemudian membuat Monica tertarik dengan PRUWell Medical. Setelah memperoleh penjelasan dari Mitra Bisnis Prudential Indonesia, ia memutuskan beralih dari produk asuransi kesehatan yang sebelumnya dimiliki.

Salah satu alasan yang membuatnya tertarik adalah pendekatan terhadap premi yang menurutnya lebih adil.

“Kalau di beberapa produk lain, kenaikan premi ditentukan secara merata termasuk orang yang sebenarnya sehat. Di PRUWell Medical, Nasabah yang menjaga kesehatannya dan memiliki riwayat klaim yang bersih selama tahun berjalan bisa mendapatkan apresiasi berupa potongan biaya premi. Menurut saya, pendekatan seperti ini terasa lebih adil,” kata Monica.

PRUWell Medical dirancang untuk mendukung nasabah yang menjalankan gaya hidup sehat sekaligus memberikan perlindungan menghadapi kenaikan biaya kesehatan.

Perlindungan tersebut mencakup manfaat pra-rawat inap, rawat inap, pasca-rawat inap, hingga perawatan lanjutan sesuai ketentuan polis.

Nasabah juga mendapatkan akses ke lebih dari 1.700 jaringan PRUPriority Hospitals di Indonesia, termasuk rumah sakit pemerintah, serta rumah sakit di luar negeri sesuai dengan plan yang dipilih.

Salah satu fitur yang menjadi perhatian Monica adalah konsep penyesuaian premi berdasarkan profil risiko dan kondisi kesehatan nasabah.

Melalui PRUWell Rewards, nasabah yang tetap sehat dan tidak melakukan klaim selama satu tahun polis berkesempatan memperoleh premium reward hingga 20 persen, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Bagi saya, reward bukan sekadar soal potongan premi, tetapi bentuk apresiasi bagi Nasabah yang berusaha menjaga kesehatannya,” ujar Monica.

Pendekatan tersebut menempatkan perlindungan kesehatan bukan hanya sebagai mekanisme ketika seseorang membutuhkan perawatan medis, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendorong kebiasaan hidup sehat.

Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth mengatakan, perusahaan perlu terus memahami kebutuhan nasabah dan menghadirkan perlindungan yang relevan dengan perjalanan hidup mereka.

Menurutnya, pengalaman nasabah tidak hanya terbentuk ketika mereka membutuhkan layanan atau mengajukan klaim. Perusahaan juga perlu hadir sebelum risiko terjadi melalui berbagai upaya preventif.

“Kenaikan biaya kesehatan yang terus melampaui inflasi umum menjadi pengingat bahwa kesehatan dan ketahanan finansial kini semakin tidak terpisahkan. Oleh karena itu, masyarakat membutuhkan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan, yang tidak hanya hadir ketika terjadi risiko, tetapi juga mendorong perilaku hidup sehat sehari-hari,” ujar Yosie.

Ia menilai masa depan perlindungan kesehatan bukan hanya berkaitan dengan pembayaran klaim, tetapi juga bagaimana perusahaan membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat dan siap menghadapi berbagai ketidakpastian.

Komitmen tersebut, kata Yosie, diwujudkan melalui perlindungan yang relevan, layanan yang mudah diakses, serta dukungan yang membantu nasabah menjaga kesehatan dan mempersiapkan masa depan.

Pengalaman nasabah juga didukung melalui layanan digital.

Melalui PRUServices, nasabah dapat mengelola polis, mengajukan klaim cashless, serta memantau status penjaminan dalam satu platform.

Layanan tersebut dihadirkan untuk membuat proses mendapatkan dan menggunakan perlindungan menjadi lebih sederhana dan praktis.

Selain itu, terdapat PRUPoints yang memberikan apresiasi kepada nasabah atas komitmen dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui berbagai manfaat tambahan.

Pendekatan tersebut mencerminkan konsep perlindungan kesehatan yang lebih holistik. Nasabah tidak hanya mendapatkan perlindungan ketika membutuhkan perawatan medis, tetapi juga didorong untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kondisi tubuh.

Bagi Monica, pengalaman pribadi dan kondisi biaya kesehatan saat ini semakin menguatkan keyakinannya bahwa menjaga kesehatan perlu dibarengi dengan persiapan menghadapi risiko.

Olahraga, pola makan sehat, dan tidur yang cukup tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup. Namun, perlindungan finansial juga dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan yang tidak dapat diprediksi.

Pada akhirnya, kesehatan bukan hanya tentang mengobati ketika sakit, tetapi juga mempersiapkan diri agar tetap dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang.

Di tengah biaya kesehatan yang terus meningkat, memiliki perlindungan yang sesuai dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga ketahanan finansial ketika risiko datang tanpa diduga.

Bagi masyarakat, pertimbangannya pun mulai bergeser. Bukan sekadar bertanya apakah perlu memiliki perlindungan kesehatan, tetapi juga apakah kondisi finansial sudah cukup siap menghadapi risiko apabila perlindungan tersebut belum dimiliki.(dhil)

Instant win games deliver a result immediately with no spinning reels or dealt cards. Scratch cards, crash games and quick draw titles all share that structure, appealing to players who want short sessions rather than extended play at a single game.

Games That Resolve Immediately

Return percentages on instant titles often sit below those of mainstream slots, though the format makes stakes and outcomes unusually transparent. Players comparing what is available across operators can Slotlair casino and review return figures by category. Crash games in particular reward a predetermined exit point, since the decision to cash out belongs entirely to the player.

Game TypeSession Length
Scratch cardSeconds
CrashUnder a minute
Quick draw1 to 2 minutes
  • Check published return percentages before playing
  • Decide a cash out point in advance on crash titles

Because each round takes seconds, the number of rounds in a session climbs faster than most players notice. Counting rounds is therefore more useful than watching a balance. Keep the session short, which is what the format is actually designed for.

Topik: AsuransiKesehatan

TerkaitBerita

Antisipasi Lonjakan ISPA, Menkes Wajibkan Seluruh Puskesmas Terdampak Karhutla Sediakan Rumah Oksigen
Kesehatan

Antisipasi Lonjakan ISPA, Menkes Wajibkan Seluruh Puskesmas Terdampak Karhutla Sediakan Rumah Oksigen

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026
Studi IHDC: Hampir 7 dari 10 Siswa di Empat SDN Jakarta Mengalami Kesulitan Kognitif Harian
Kesehatan

Studi IHDC: Hampir 7 dari 10 Siswa di Empat SDN Jakarta Mengalami Kesulitan Kognitif Harian

oleh Editor : Affandy
19 Oktober 2026
Kasus ISPA Tembus 306 Ribu di Wilayah Karhutla: Kelompok Rentan dan Balita Paling Terdampak
Kesehatan

Kasus ISPA Tembus 306 Ribu di Wilayah Karhutla: Kelompok Rentan dan Balita Paling Terdampak

oleh Editor : Affandy
19 Oktober 2026
BMKG: Asap Karhutla Bergerak Menjauh dari Jabodetabek, Pemantauan Lintas Negara Masih Terus Dilakukan
Kesehatan

BMKG: Asap Karhutla Bergerak Menjauh dari Jabodetabek, Pemantauan Lintas Negara Masih Terus Dilakukan

oleh Editor : Affandy
18 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

EVENT INTERNASIONAL: Menteri Perindustrian (Menperin) M. Samuji membuka pameran internasional ALLPack Indonesia 2026 di Hall C3, Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Menperin Sarmuji Buka ALLPack Indonesia 2026, Diikuti Peserta Dari 42 Negara

21 Oktober 2026
AKSI SPEKTAKULER: Dua aktivis Greenpeace Indonesia saat memanjat Patung Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2026) pagi dengan cara single rope technique. (Foto: IST)

Penahanan Tanpa Dasar Hukum, Polda Bebaskan Aktivis Greenpeace

20 Oktober 2026
AKSI SELEBRASI: Pemain Portugal, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi dalam satu pertandingan. (Foto Ilustrasi: Shutterstock)

Erik ten Hag Sebut Ronaldo Telah Mengecewakan Tim

21 Oktober 2026
Kebaya Menari dan Anne Avantie Bawa Pesan Perdamaian ke Praha

Kebaya Menari dan Anne Avantie Bawa Pesan Perdamaian ke Praha

20 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1076 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Liverpool, Real Madrid, dan PSG Tampil Menyala di Matchday Kedua

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dua Serial MD Entertainment Masuk iQIYI, Drama Indonesia Siap Menjangkau Penonton Global

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • 18 Kepala Daerah Terjaring OTT pada 2025–2026, Integritas Pejabat Jadi Sorotan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya