Sabtu, 5 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
4 September 2026
in Kesehatan
A A
0
Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Menjaga kesehatan tidak selalu cukup hanya dengan menerapkan pola hidup sehat. Di tengah biaya layanan kesehatan yang terus meningkat, memiliki perlindungan finansial juga menjadi salah satu pertimbangan bagi masyarakat dalam mempersiapkan masa depan.

Hal tersebut dirasakan Monica Yunitasari (33). Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September, pengalaman Monica menjadi gambaran bagaimana kebutuhan terhadap asuransi kesehatan dapat berkembang seiring perubahan kondisi dan pengalaman hidup.

Bagi Monica, menjaga kesehatan telah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Ia rutin berolahraga di gym dan pilates, menjaga pola makan, serta membiasakan diri tidur sebelum pukul 22.00.

Menurutnya, menjaga kesehatan merupakan investasi jangka panjang. Namun, pengalaman pribadi membuatnya menyadari bahwa pola hidup sehat perlu berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan yang dapat diandalkan.

Artikel Terkait

BGN Ungkap Penyebab 566 Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend

Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker

Sekitar tiga tahun lalu, Monica mulai mempertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan.

Keputusan tersebut muncul setelah ia kehilangan beberapa teman di usia yang relatif muda. Meski sebagian dari mereka telah memiliki asuransi kesehatan, Monica menilai perlindungan yang dimiliki belum tentu sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan ketika seseorang menghadapi kondisi kritis.

Pengalaman tersebut membuatnya melihat risiko kesehatan dari perspektif yang berbeda.

“Jujur kaget banget ketika tahu beberapa teman meninggal di usia muda membuat saya sadar bahwa selain menjaga kesehatan, kita juga perlu memiliki perlindungan yang benar-benar komprehensif dan bisa diandalkan saat dibutuhkan,” ujar Monica.

Sejak saat itu, asuransi kesehatan mulai dipandang Monica sebagai jaring pengaman apabila risiko kesehatan datang tanpa diduga.

Menurutnya, keputusan tersebut semakin relevan saat ini karena biaya layanan kesehatan terus mengalami peningkatan.

Kekhawatiran terhadap kenaikan biaya kesehatan bukan tanpa alasan.

Menurut Mercer Marsh Benefits Health Trends Report 2026 yang diterbitkan pada November 2025, inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8 persen pada 2026. Angka tersebut berada jauh di atas rata-rata negara-negara Asia yang berada di kisaran 11–12 persen.

Kenaikan biaya kesehatan antara lain dipengaruhi oleh meningkatnya harga obat-obatan, penggunaan teknologi medis, serta ketergantungan terhadap bahan baku obat dan alat kesehatan impor yang turut dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar.

Gambaran kenaikan biaya juga terlihat pada biaya sejumlah tindakan medis.

Di jaringan rumah sakit rekanan PRUPriority Hospitals, misalnya, rata-rata biaya operasi usus buntu disebut meningkat dari sekitar Rp55 juta pada 2023 menjadi Rp69 juta pada 2025.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perlindungan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kemungkinan seseorang jatuh sakit, tetapi juga kemampuan finansial untuk menghadapi biaya perawatan yang semakin tinggi.

Bagi Monica, memiliki asuransi kesehatan tidak membuatnya mengurangi perhatian terhadap gaya hidup sehat.

Ia tetap menjalankan rutinitas olahraga, menjaga pola makan, dan memastikan waktu istirahat yang cukup.

Komitmen tersebut kemudian membuat Monica tertarik dengan PRUWell Medical. Setelah memperoleh penjelasan dari Mitra Bisnis Prudential Indonesia, ia memutuskan beralih dari produk asuransi kesehatan yang sebelumnya dimiliki.

Salah satu alasan yang membuatnya tertarik adalah pendekatan terhadap premi yang menurutnya lebih adil.

“Kalau di beberapa produk lain, kenaikan premi ditentukan secara merata termasuk orang yang sebenarnya sehat. Di PRUWell Medical, Nasabah yang menjaga kesehatannya dan memiliki riwayat klaim yang bersih selama tahun berjalan bisa mendapatkan apresiasi berupa potongan biaya premi. Menurut saya, pendekatan seperti ini terasa lebih adil,” kata Monica.

PRUWell Medical dirancang untuk mendukung nasabah yang menjalankan gaya hidup sehat sekaligus memberikan perlindungan menghadapi kenaikan biaya kesehatan.

Perlindungan tersebut mencakup manfaat pra-rawat inap, rawat inap, pasca-rawat inap, hingga perawatan lanjutan sesuai ketentuan polis.

Nasabah juga mendapatkan akses ke lebih dari 1.700 jaringan PRUPriority Hospitals di Indonesia, termasuk rumah sakit pemerintah, serta rumah sakit di luar negeri sesuai dengan plan yang dipilih.

Salah satu fitur yang menjadi perhatian Monica adalah konsep penyesuaian premi berdasarkan profil risiko dan kondisi kesehatan nasabah.

Melalui PRUWell Rewards, nasabah yang tetap sehat dan tidak melakukan klaim selama satu tahun polis berkesempatan memperoleh premium reward hingga 20 persen, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Bagi saya, reward bukan sekadar soal potongan premi, tetapi bentuk apresiasi bagi Nasabah yang berusaha menjaga kesehatannya,” ujar Monica.

Pendekatan tersebut menempatkan perlindungan kesehatan bukan hanya sebagai mekanisme ketika seseorang membutuhkan perawatan medis, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendorong kebiasaan hidup sehat.

Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth mengatakan, perusahaan perlu terus memahami kebutuhan nasabah dan menghadirkan perlindungan yang relevan dengan perjalanan hidup mereka.

Menurutnya, pengalaman nasabah tidak hanya terbentuk ketika mereka membutuhkan layanan atau mengajukan klaim. Perusahaan juga perlu hadir sebelum risiko terjadi melalui berbagai upaya preventif.

“Kenaikan biaya kesehatan yang terus melampaui inflasi umum menjadi pengingat bahwa kesehatan dan ketahanan finansial kini semakin tidak terpisahkan. Oleh karena itu, masyarakat membutuhkan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan, yang tidak hanya hadir ketika terjadi risiko, tetapi juga mendorong perilaku hidup sehat sehari-hari,” ujar Yosie.

Ia menilai masa depan perlindungan kesehatan bukan hanya berkaitan dengan pembayaran klaim, tetapi juga bagaimana perusahaan membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat dan siap menghadapi berbagai ketidakpastian.

Komitmen tersebut, kata Yosie, diwujudkan melalui perlindungan yang relevan, layanan yang mudah diakses, serta dukungan yang membantu nasabah menjaga kesehatan dan mempersiapkan masa depan.

Pengalaman nasabah juga didukung melalui layanan digital.

Melalui PRUServices, nasabah dapat mengelola polis, mengajukan klaim cashless, serta memantau status penjaminan dalam satu platform.

Layanan tersebut dihadirkan untuk membuat proses mendapatkan dan menggunakan perlindungan menjadi lebih sederhana dan praktis.

Selain itu, terdapat PRUPoints yang memberikan apresiasi kepada nasabah atas komitmen dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui berbagai manfaat tambahan.

Pendekatan tersebut mencerminkan konsep perlindungan kesehatan yang lebih holistik. Nasabah tidak hanya mendapatkan perlindungan ketika membutuhkan perawatan medis, tetapi juga didorong untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kondisi tubuh.

Bagi Monica, pengalaman pribadi dan kondisi biaya kesehatan saat ini semakin menguatkan keyakinannya bahwa menjaga kesehatan perlu dibarengi dengan persiapan menghadapi risiko.

Olahraga, pola makan sehat, dan tidur yang cukup tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup. Namun, perlindungan finansial juga dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan yang tidak dapat diprediksi.

Pada akhirnya, kesehatan bukan hanya tentang mengobati ketika sakit, tetapi juga mempersiapkan diri agar tetap dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang.

Di tengah biaya kesehatan yang terus meningkat, memiliki perlindungan yang sesuai dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga ketahanan finansial ketika risiko datang tanpa diduga.

Bagi masyarakat, pertimbangannya pun mulai bergeser. Bukan sekadar bertanya apakah perlu memiliki perlindungan kesehatan, tetapi juga apakah kondisi finansial sudah cukup siap menghadapi risiko apabila perlindungan tersebut belum dimiliki.(dhil)

Topik: AsuransiKesehatan

TerkaitBerita

BGN Ungkap Penyebab 566 Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG
Kesehatan

BGN Ungkap Penyebab 566 Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

oleh Editor : Affandy
3 September 2026
500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend
Kesehatan

500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend

oleh Editor : Affandy
2 September 2026
Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker
Kesehatan

Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
Kemenkes Respons Usulan IDI soal Standar Pendapatan Minimum Dokter hingga Rp 110 Juta
Kesehatan

Kemenkes Respons Usulan IDI soal Standar Pendapatan Minimum Dokter hingga Rp 110 Juta

oleh Editor : Affandy
31 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

PERKUAT SILATURAHMI: Musyawarah Nasional (Munas) VIII Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat berlangsung sejak 4-6 September 2026 di Jakarta. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Tionghoa Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Nasional

5 September 2026
Moyo Technologies Bawa Teknologi Adtech Indonesia Raih Gold dan Silver di MOB-EX Awards 2026

Moyo Technologies Bawa Teknologi Adtech Indonesia Raih Gold dan Silver di MOB-EX Awards 2026

4 September 2026
ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Satukan Rantai Ekosistem Kopi dari Hulu hingga Gaya Hidup

ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Satukan Rantai Ekosistem Kopi dari Hulu hingga Gaya Hidup

4 September 2026
KAI EXPO 2026 Digelar di Jakarta, Ada Promo Tiket Kereta Diskon hingga 30 Persen

KAI EXPO 2026 Digelar di Jakarta, Ada Promo Tiket Kereta Diskon hingga 30 Persen

4 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4427 shares
    Share 1771 Tweet 1107
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Keluar Modal Besar, Manchester City Jadi Penantang Serius Arsenal

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya