Koranindopos.com – JAKARTA — Seorang pria berinisial FS (30) ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Minggu (6/9/2026) dini hari. Polisi menyebut FS diduga meninggal akibat bunuh diri.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, FS ditemukan tergeletak di sekitar area Plaza Utara, Pintu 10 GBK.
“Iya benar, ditemukan sudah tidak bernyawa diduga melakukan bunuh diri,” kata Dhimas saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (9/9/2026).
FS ditemukan sekitar pukul 01.30 WIB oleh seorang rekannya yang sedang mencari keberadaannya. Saat mencari, rekannya didampingi seorang petugas keamanan GBK.
Sebelumnya, FS diketahui hilang kontak dengan teman tersebut. Rekannya kemudian mencari keberadaan FS setelah mengetahui bahwa korban terakhir kali berada di kawasan GBK.
“Ditemukan oleh rekannya dan security Minggu dini hari pukul 01.30 WIB, lalu dilaporkan ke polsek,” ujar Dhimas.
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Metro Tanah Abang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian luar tubuh FS.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan dari pengamatan. Tidak dilakukan otopsi karena keluarga menolak, keberatan untuk dilakukan otopsi,” jelas Dhimas.
Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah FS kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.
Dhimas juga membenarkan adanya keterkaitan antara kematian FS dengan sebuah unggahan di media sosial X yang sebelumnya menjadi perhatian publik.
“Iya, benar (terkait unggahan tersebut),” kata Dhimas.
Dalam unggahan tersebut, FS disebut menuliskan pesan kepada teman-temannya berupa ucapan terima kasih sekaligus permintaan maaf sebelum mengakhiri hidupnya.
FS juga mengunggah bukti transaksi donasi senilai Rp40 juta. Dana tersebut disebut diberikan kepada komunitas kesehatan mental serta rumah singgah bagi kucing dan anjing liar.
Donasi tersebut ditujukan agar komunitas dan rumah singgah yang menerimanya dapat membantu menyediakan makanan serta kehidupan yang layak bagi hewan-hewan terlantar.
Kasus penemuan FS di kawasan GBK tersebut kini telah ditangani kepolisian. Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, polisi menyebut tidak ditemukan tanda kekerasan dari pengamatan luar tubuh korban.(dhil/kmps)









