Jumat, 2 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

KPK Geledah Kantor Dinas Perdagangan dan BPKAD Kota Madiun Terkait Kasus Maidi

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026
in Nasional
A A
0
KPK Geledah Kantor Dinas Perdagangan dan BPKAD Kota Madiun Terkait Kasus Maidi

Foto: dok. kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di dua kantor pemerintahan Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (1/10/2026). Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi.

Dua lokasi yang digeledah penyidik KPK yakni kantor Dinas Perdagangan serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Madiun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti tambahan yang berkaitan dengan pengembangan perkara tersebut.

“Rangkaian kegiatan penggeledahan terus dilakukan, untuk hari ini ada dua lokasi yaitu di Dinas Perdagangan dan juga di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Madiun,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis.

Artikel Terkait

BNPB Ungkap Lahan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Bertambah, Puluhan Ribu Personel Dikerahkan

Daftar Tarif Listrik Oktober 2026, Ini Harga per kWh untuk 13 Golongan Pelanggan

Kejagung Limpahkan 6 Tersangka Korupsi MBG ke Penuntut Umum, Kerugian Negara Rp10 Triliun

Budi menjelaskan, penyidik tengah menelusuri dugaan penerimaan lain yang berkaitan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Pengembangan penyidikan tersebut tidak hanya berfokus pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tetapi juga dugaan penerimaan dari sejumlah OPD lainnya.

Penyidik juga mendalami dugaan upaya menyamarkan atau mengalihkan aset yang diduga berkaitan dengan uang hasil penerimaan tersebut.

“Bahwa dari uang-uang yang diterima dari sejumlah OPD tersebut, ada dugaan dialih bentuk, ada disembunyikan, dialih namakan kepada pihak yang lain. Nah, itu yang jadi fokus penyidik untuk melakukan penelusuran terhadap aset-aset yang terkait,” ujar Budi.

Penggeledahan di Dinas Perdagangan dan BPKAD dilakukan untuk mengumpulkan dokumen maupun barang bukti lain yang dapat membantu penyidik mengungkap aliran dana serta aset yang diduga berkaitan dengan perkara.

Sebelumnya, KPK telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum baru dalam rangka pengembangan kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Maidi.

Budi menyebut pengembangan perkara tersebut berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Meski demikian, hingga saat ini KPK belum menetapkan tersangka baru dalam pengembangan perkara tersebut.

“Saat ini masih sprindik umum, belum ada penetapan tersangka,” kata Budi dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).

Menurut Budi, Sprindik baru tersebut diterbitkan pada September 2026.

“Sprindik barunya terbit per September 2026,” ujarnya.

KPK masih melakukan serangkaian penyidikan, termasuk penggeledahan dan penelusuran aset, untuk mengumpulkan alat bukti dalam pengembangan perkara tersebut.(dhil/kmps)

Topik: bpkadDinas Perdagangankota madiunKPK

TerkaitBerita

BNPB Ungkap Lahan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Bertambah, Puluhan Ribu Personel Dikerahkan
Nasional

BNPB Ungkap Lahan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Bertambah, Puluhan Ribu Personel Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026
Daftar Tarif Listrik Oktober 2026, Ini Harga per kWh untuk 13 Golongan Pelanggan
Nasional

Daftar Tarif Listrik Oktober 2026, Ini Harga per kWh untuk 13 Golongan Pelanggan

oleh Editor : Affandy
1 Oktober 2026
Kejagung Limpahkan 6 Tersangka Korupsi MBG ke Penuntut Umum, Kerugian Negara Rp10 Triliun
Nasional

Kejagung Limpahkan 6 Tersangka Korupsi MBG ke Penuntut Umum, Kerugian Negara Rp10 Triliun

oleh Editor : Affandy
1 Oktober 2026
Gus Kikin Targetkan Pelantikan Pengurus PBNU 2026-2031 Sekitar Hari Santri
Nasional

Gus Kikin Targetkan Pelantikan Pengurus PBNU 2026-2031 Sekitar Hari Santri

oleh Editor : Affandy
1 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

INTERIOR INSPIRATIF: Layout interior YXSTABY dari IKEA Indonesia saat dirilis di IKEA Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten pada Kamis (1/10/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

IKEA Luncurkan YXSTABY, Bikin Nge-game Lebih Asyik di Rumah

2 Oktober 2026

Dewijaya Care Raih UMKM BERDAYA of the Year dalam UMKM BERDAYA Awards 2026 Asuransi Astra

2 Oktober 2026
Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

2 Oktober 2026
SERANGAN MILISI: Pasukan koalisi Saudi membeberkan bahwa milisi Houthi di Yaman menyerang gardu listrik di Masjid Nabawi di Madinah pada Kamis (1/10/2026). (REUTERS/SAUDI PRESS AGENCY)

Houthi Serang Gardu Listrik Masjid Nabawi di Madinah

2 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4831 shares
    Share 1932 Tweet 1208
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya