Jumat, 9 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Jembatani Programmer Muda dan UMKM, Kemenekraf Luncurkan CHAT

Editor : Akula oleh Editor : Akula
9 Oktober 2026
in Ekonomi, Bisnis
A A
0
Jembatani Programmer Muda dan UMKM, Kemenekraf Luncurkan CHAT

Program CHAT dari Kementerian Ekraf hadir di Jakarta Utara, menjembatani mahasiswa dan UMKM untuk menciptakan aplikasi berbasis AI secara gratis dan efisien. (Foto. Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Ekosistem teknologi nasional kembali mendapat dorongan segar melalui peresmian Creative Hub for App Talent (CHAT) oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Acara peresmian program berbasis Learn. Build. Connect. Grow. ini digelar di Tempat Kumpul Kreatif (TKK) Jakarta Utara pada Kamis (8/10/2026) lalu.

Kehadiran program CHAT menjadi wadah penyeimbang yang mempertemukan potensi anak muda di bidang teknologi dengan kebutuhan nyata pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin go-digital.

Direktur Aplikasi Kementerian Ekraf, Tri Wahyudi, menjelaskan bahwa CHAT tidak hanya memfokuskan diri pada peningkatan hard skill pemrogram, tetapi juga memfokuskan solusi teknologi pada tantangan riil yang dihadapi pelaku ekonomi kreatif di lapangan.

Fokus utama dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai ekosistem pemasaran digital, sekaligus menghapuskan hambatan biaya pendaftaran dan potongan transaksi komersial yang sering dialami usaha kecil.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

IHSG Dibuka Melemah 0,49%, Nyaris Tinggalkan Level 6.000

Dirut Pegadaian: TRING! Wujud Nyata Transformasi Digital Pegadaian Sesuai Kebutuhan Masyarakat

“Pelatihan digital ini diberikan kepada pelaku ekonomi kreatif di Jakarta Utara, khususnya UMKM, untuk membantu mereka dalam memasarkan produk dan meningkatkan penjualan. Selain itu, pelatihan ini memberikan solusi atas keluhan pelaku terhadap marketplace berbayar dan pajak,” jelas Tri Wahyudi.

Sebanyak 80 peserta dari kalangan akademisi muda dan pelaku bisnis lokal mendapatkan kesempatan emas untuk belajar membuat aplikasi praktis. Program gratis ini dinilai sangat berharga mengingat tingginya biaya investasi untuk mempelajari teknologi kecerdasan buatan (AI).

Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) Kota Adminitrasi Jakarta Utara, Vicky Suryawan Jaya, mengapresiasi langkah konkret Kementerian Ekraf dalam menghadirkan intervensi teknologi secara inklusif dan bebas biaya.

“Ini yang kita butuhkan, binaan yang mengajarkan tentang teknik-teknik sistem pemasaran digital dengan notifikasi AI. Karena kalau bicara teknologi kan mahal, tapi Kementerian Ekraf memberikan binaan ini secara gratis untuk 80 orang pelaku. Jadi kami berterima kasih pada Kementerian Ekraf untuk kolaborasi yang sedang berjalan ini,” ucap Vicky.

Dampak langsung dari pelatihan ini dirasakan oleh para peserta berlatar belakang teknologi informasi yang kini dapat menerapkan ilmu teoritis kampus menjadi solusi konkrit bagi pedagang tradisional.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Riyan Sohibul Anam, salah satu peserta berlatar belakang pemrograman. Ia menilai CHAT memberikan perspektif terapan yang tidak ia dapatkan di bangku kuliah, khususnya dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) untuk kebutuhan usaha lokal.

“Senang sekali pastinya, di sini belajar banyak hal yang belum saya dapat di kampus. Terlebih saat ini perkembangan AI semakin cepat, jadi beruntung bisa belajar secara gratis. Targetnya dari pelatihan ini saya mau membangun aplikasi katalog warung-warung kecil seperti ‘Warung Madura’,” pungkas Riyan. (RIS/Hend)

 

 

 

Topik: Aplikasi LokalJakarta UtaraKementerian EkrafPemasaran AIProgram CHATRiyan Sohibul AnamTalenta AIUMKM naik kelas

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,49%, Nyaris Tinggalkan Level 6.000
Ekonomi

IHSG Dibuka Melemah 0,49%, Nyaris Tinggalkan Level 6.000

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
Dirut Pegadaian: TRING! Wujud Nyata Transformasi Digital Pegadaian Sesuai Kebutuhan Masyarakat
Bisnis

Dirut Pegadaian: TRING! Wujud Nyata Transformasi Digital Pegadaian Sesuai Kebutuhan Masyarakat

oleh Editor : Anggoro
9 Oktober 2026
Berkat Keunggulan Keamanan Siber di Sektor Keuangan, Jamkrindo Raih Penghargaan
Bisnis

Berkat Keunggulan Keamanan Siber di Sektor Keuangan, Jamkrindo Raih Penghargaan

oleh Editor : Anggoro
9 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

9 Oktober 2026
Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

9 Oktober 2026
Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

9 Oktober 2026
Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

9 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4942 shares
    Share 1977 Tweet 1236
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya