Senin, 3 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

LPDB-KUMKM Berikan Pelatihan Petani Vanili di KSP Balo’ Toraja

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
10 Juni 2022
in Bisnis
A A
0
LPDB-KUMKM Berikan Pelatihan Petani Vanili di KSP Balo’ Toraja

LPDB-KUMKM bekerjasama dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Balo' Toraja memberikan pelatihan budidaya komoditi vanili untuk para petani anggota KSP Balo' Toraja.

Share on FacebookShare on Twitter

TORAJA, koranindopos.com – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) terus meningkatkan perannya dalam pembiayaan dana bergulir kepada koperasi dan pelaku UMKM dengan melakukan pendampingan, pelatihan dan program inkubasi.

“Dampaknya perekonomian masyarakat bisa ditingkatkan melalui kelembagaan koperasi, jadi fungsi ekonomi daripada koperasi bisa berjalan maksimal yang memberikan nilai tambah dari anggota untuk anggota,” ujar Supomo dalam keterangan pers, (9/6).

LPDB-KUMKM bekerja sama dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Balo’ Toraja untuk pelatihan budidaya komoditi vanili untuk para petani anggota KSP Balo’ Toraja.

“Salah satu yang menjadi tujuan yang namanya koperasi simpan pinjam, tidak hanya memberikan simpan pinjam saja, tetapi juga memberikan pendampingan kepada anggotanya. Tidak semua KSP mau berjibaku menangkap kebutuhan dari anggota untuk mengembangkan usaha-usaha sektor riilnya,” tambah Supomo.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 per Gram, Kini Tembus Rp2,61 Juta

LPDB Koperasi Perkuat Inkubasi Koperasi di Papua, Siapkan KDKMP Naik Kelas dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir

JakOne Mobile Bawa Bank Jakarta Raih Penghargaan Layanan Digital

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha LPDB-KUMKM Jarot Wahyu Wibowo menambahkan, LPDB-KUMKM hadir mendampingi KSP Balo’ Toraja dalam memberikan akselerasi kepada para anggotanya untuk mendapatkan kompetensi yang sesuai, daya saing yang kuat, dan pelatihan budidaya komoditi vanili yang baik.

“Kami tidak hanya melakukan hari ini, tetapi kami juga sudah melakukan pendampingan dan pelatihan untuk para manajer dan kepala cabang terkait analisa usaha dan juga sudah dilakukan pelatihan terkait penilaian jaminan,” ujar Jarot.

Dalam pelatihan petani komoditi vanili ini, LPDB-KUMKM melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Sulawesi Selatan, Pemda Kabupaten Tana Toraja, Persatuan Petani Vanili Seluruh Bali, Program Rikolto Indonesia (NGO dari Belgia), dan juga International Trader Advisor-MEOD PTE LTD.

“Harapannya ke depan, dengan pelatihan ini bisa juga dibentuk koperasi produsen yang menjadi offtaker produk para petani, dan KSP Balo’ Toraja sebagai pembina utama mendampingi dari sisi mendapatkan akses pasar dan jangan putus sekadar budidaya, tetapi ada kepastian tanam dan ada pasarnya, jadi hulu ke hilir lengkap,” papar Jarot.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Tana Toraja Theofilus Allorerung mengatakan, pelatihan yang diberikan kepada 80 orang petani anggota KSP Balo’ Toraja harus dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan kualitas, mutu, dan produktivitas produk vanili.

“Budidaya vanili ini memang gampang-gampang susah, dan sudah 10 tahun ini memang sudah kami budidayakan tetapi memang belum komprehensif dari hulu ke hilir. Oleh karena itu saya berharap pelatihan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya karena sektor pertanian ini harus mengutamakan kualitas produksinya perlu ditingkatkan dengan baik, tanpa kualitas produksi maka harga akan dipermainkan oleh pasar,” kata Theofilus. (riz)

Topik: Kemenkop UKMKoperasi dan UMKMLPDB-KUMKMpetani vanili

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp2,633 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 per Gram, Kini Tembus Rp2,61 Juta

oleh Editor : Affandy
3 Agustus 2026
LPDB Koperasi Perkuat Inkubasi Koperasi di Papua, Siapkan KDKMP Naik Kelas dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir
Bisnis

LPDB Koperasi Perkuat Inkubasi Koperasi di Papua, Siapkan KDKMP Naik Kelas dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir

oleh Editor : Anggoro
1 Agustus 2026
JakOne Mobile
Ekonomi

JakOne Mobile Bawa Bank Jakarta Raih Penghargaan Layanan Digital

oleh Editor : Akula
31 Juli 2026
​Menjawab Tren Gaya Hidup Mewah, Visa Infinite Hadirkan Layanan Premium Serba Personal
Ekonomi

​Menjawab Tren Gaya Hidup Mewah, Visa Infinite Hadirkan Layanan Premium Serba Personal

oleh Editor : Akula
31 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kemenkeu Buka Pendaftaran Magang Reguler 2026 Batch 2, Mahasiswa Berkesempatan Dapat Uang Harian

Kemenkeu Buka Pendaftaran Magang Reguler 2026 Batch 2, Mahasiswa Berkesempatan Dapat Uang Harian

3 Agustus 2026
Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Semarang, Investigasi Masih Berlangsung

Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Semarang, Investigasi Masih Berlangsung

3 Agustus 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp2,633 Juta

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 per Gram, Kini Tembus Rp2,61 Juta

3 Agustus 2026
Pemerintah Tegaskan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Hanya Berlaku untuk Produk Utama

Pemerintah Tegaskan Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Hanya Berlaku untuk Produk Utama

3 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4174 shares
    Share 1670 Tweet 1044
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Pemotor Tewas Setelah Terserempet Truk di Jalan Daan Mogot Cengkareng

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • For Revenge Dipilih Garap Soundtrack Spider-Man: Brand New Day Versi Indonesia

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Kereta Bandara di Kembangan, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya