Koranindopos.com – JAKARTA – Video yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap seorang pria di area Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat mencambuk pria lain menggunakan selang secara berulang kali.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Rabu (14/10/2026) di halaman samping Kantor KPPG Bogor, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Kepala KPPG Bogor, Haidir, menjelaskan bahwa kejadian tersebut diduga dipicu perselisihan paham antara dua orang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI) asal Purwakarta.
Dalam video yang beredar, korban awalnya terlihat dalam posisi telungkup mengenakan celana panjang hitam dan kaus dalam putih. Sementara itu, pria yang memegang selang tampak mengenakan kemeja lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam.
Pria tersebut kemudian mencambuk korban menggunakan selang. Korban yang semula telungkup terlihat beralih ke posisi duduk, tetapi cambukan tetap dilanjutkan ke bagian belakang tubuhnya.
Korban lalu memegang bagian tubuh yang terkena cambukan dan berusaha menjauh ke sudut ruangan. Namun, pria yang memegang selang terdengar menantangnya dengan berkata, “Ayo ribut, ayo ribut sini.”
Haidir mengatakan, dugaan penganiayaan itu terjadi ketika dirinya bersama Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) KPPG Bogor sedang menerima tamu di dalam kantor.
Keduanya kemudian mendengar teriakan dan segera berupaya menghentikan kegaduhan yang terjadi di halaman samping kantor.
“Kejadian terjadi di halaman samping kantor KPPG. Kejadian diduga karena terjadi perselisihan paham tentang suatu hal,” ujar Haidir.
Setelah kejadian tersebut, pimpinan KPPG Bogor memanggil kedua SPPI yang terlibat untuk diberikan teguran tegas.
“Setelah kegaduhan, Pimpinan KPPG segera memanggil SPPI tersebut untuk diberikan teguran tegas,” tuturnya.
Haidir menyampaikan bahwa persoalan antara kedua SPPI asal Purwakarta tersebut berakhir dengan perdamaian. Menurut dia, keduanya telah saling memaafkan sebelum meninggalkan Kantor KPPG Bogor.
“Sebelum pulang dari Kantor KPPG Bogor, kedua SPPI tersebut masing-masing telah berdamai dan memaafkan masing-masing,” kata Haidir.
Meski demikian, Haidir menegaskan bahwa KPPG Bogor tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk kekerasan.
Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat perselisihan tersebut.
“KPPG Bogor tidak pernah mentoleransi setiap bentuk kekerasan apapun bentuknya. KPPG Bogor memohon maaf kepada semua pihak atas kegaduhan yang terjadi,” jelasnya.(dhil/kmps)
Instant win games deliver a result immediately with no spinning reels or dealt cards. Scratch cards, crash games and quick draw titles all share that structure, appealing to players who want short sessions rather than extended play at a single game.
Games That Resolve Immediately
Return percentages on instant titles often sit below those of mainstream slots, though the format makes stakes and outcomes unusually transparent. Players comparing what is available across operators can Slotlair casino and review return figures by category. Crash games in particular reward a predetermined exit point, since the decision to cash out belongs entirely to the player.
| Game Type | Session Length |
|---|---|
| Scratch card | Seconds |
| Crash | Under a minute |
| Quick draw | 1 to 2 minutes |
- Check published return percentages before playing
- Decide a cash out point in advance on crash titles
Because each round takes seconds, the number of rounds in a session climbs faster than most players notice. Counting rounds is therefore more useful than watching a balance. Keep the session short, which is what the format is actually designed for.










