Koranindopos.com, Tangerang Selatan – Sabtu pagi hingga malam hari, lokasi Crown Padel Alam Sutera, Serpong menjadi pusat kesibukan olahraga padel. Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, menggelar Rosiade Padel Tournament 2026 seri ketiga. Kegiatan ini menuai antusiasme luar biasa dari masyarakat.
Berdasarkan catatan panitia, jumlah pendaftar mencapai ribuan orang. Karena bersifat gratis dan kapasitas lapangan terbatas, panitia harus membatasi jumlah peserta. Dari ribuan pendaftar, hanya 350 orang yang mendapatkan kesempatan bertanding. Pertandingan berlangsung terus‑menerus sejak pukul 07.00 pagi sampai 23.00 malam.
“Pendaftarnya ribuan ya. Tapi karena ini gratis, kita batasi kalau enggak salah peserta 350 orang. Pertandingan saya enggak tahu berapa match, yang pasti dari jam 07.00 pagi sampai jam 11.00 malam untuk banyaknya match,” kata Andre.
Andre menjelaskan bahwa turnamen ini bukan kegiatan sesaat. Ia merencanakan penyelenggaraan rutin sebanyak lima kali dalam satu tahun. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem padel nasional dan mendukung Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI). Harapannya, muncul atlet‑atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama Indonesia.
“Turnamen ini insyaallah kita akan adakan secara rutin selalu lima kali dalam setahun. Dalam rangka mendukung ekosistem padel ini supaya tumbuh dan berkembang dan mendukung Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), federasi padel untuk terus bisa mengadakan turnamen‑turnamen agar munculnya atlet‑atlet berprestasi yang bisa memberikan prestasi untuk Merah Putih,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pencapaian tim nasional padel Indonesia. Ada medali perak Asian Games dan keberhasilan tim putri lolos ke kejuaraan dunia. Menurutnya, bukti bahwa padel bukan lagi sekadar tren sesaat.
“Dan alhamdulillah kita mengapresiasi sampai saat ini di Asian Games Padel sudah meraih medali perak, lalu juga untuk kejuaraan dunia, Piala Dunia juga kita sudah meloloskan tim nasional perempuan kita dan juga meraih prestasi,” ungkapnya.
Rencana lima seri per tahun tidak hanya berisi pertandingan biasa. Andre menyusun beragam kategori, mulai dari fun match, kompetisi muslimah, kejuaraan anak‑anak U‑10 sampai U‑18, hingga turnamen berlabel internasional FIP.
“Jadi targetnya jelas. Kita akan adakan turnamen lima kali setahun di sini. Lima kali setahun ini ada turnamen fun seperti ini, ada turnamen yang khusus muslimah, nanti ada turnamen yang khusus anak‑anak tiga hari untuk U‑10 sampai U‑18, ada yang memang turnamennya series dunia nanti FIP itu, ada FIP Bronze untuk senior, ada FIP Promises untuk junior,” jelasnya.
Selain rangkaian turnamen rutin, Andre juga mendukung Liga Padel Indonesia. Dukungan diwujudkan dengan mengirimkan Rosiade Padel Club untuk bertanding.
“Lalu juga mendukung penuh Liga Padel Indonesia dengan support dengan mengirimkan tim Rosiade Padel Club yang mudah‑mudahan bisa meraih gelar Liga Padel Indonesia,” katanya.
Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan apresiasi. Ia melihat kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tapi juga bisa menggerakkan roda perekonomian.
“Ya, saya apresiasi ketika ada tokoh masyarakat seperti Pak Andre, yang bisa terus menggerakkan tentu kesehatan masyarakat. Apalagi ada perekonomiannya, karena memang ini yang selalu saya bilang, Kemenpora sendiri sekarang kan sudah mulai menggarap juga pertumbuhan ekonomi,” kata Erick.
Di akhir acara, turnamen seri ketiga ini juga menerima dua penghargaan MURI, yaitu kategori turnamen padel gratis seri dengan peserta terbanyak dan turnamen padel gratis seri dengan hadiah uang tunai terbanyak. Semua pihak berharap rangkaian kegiatan ini bisa berlanjut secara berkelanjutan. (RIS/Hend)









