koranindopos.com – Jakarta. Kalo kamu memiliki Penyakit diabetes melitus jangan lantas kamu putus asa. Meski tak bisa disembuhkan, Kamu masih bisa mengendalikan gejala diabetes dengan pola makan yang lebih sehat, minum obat penurun gula darah, atau mencoba pengobatan alternative secara herbal.
Pengobatan alternative secara herbal masih dipercaya sebagian masyarakat Indonesia sebagai terapi pendukung untuk diabetes. Alasannya, bahan alami diyakini lebih minim efek samping, murah, dan aman.
Kunci utama bagi penderita diabetes, menjaga kestabilan gula darah normal agar badan tetap selalu sehat meski mengidap diabetes
Lantas, tanaman herbal apa yang dapat berpotensi menurunkan kadar gula darah pasien diabetes mellitus?
Berikut 3 herbal yang dipercaya ampuh untuk mengendalikan gula darah :
1. Jahe
Jahe termasuk jenis rempah-rempah yang populer karena manfaatnya yang melimpah, termasuk sebagai obat herbal diabetes.
Penelitian dalam jurnal Complementary Therapies in Medicine memperlihatkan jahe mampu mengurangi kadar gula darah puasa dan kadar HbA1c.
Penelitian tersebut dilakukan pada 88 pasien diabetes yang mengonsumsi 3 gram jahe setiap hari selama 8 minggu.
Khasiat jahe sebagai obat herbal diabetes tidak hanya itu saja. Jahe diketahui dapat mencegah peradangan yang menyebabkan komplikasi mata serta penyakit jantung akibat diabetes.
Namun, lagi-lagi hasil studi mengenai manfaat jahe sebagai obat alami diabetes masih terbatas.
Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas dan keamanan jahe sebagai obat herbal kencing manis.
2. Kunyit
Tidak cuma menjadi penyedap masakan, kunyit juga dianggap berpotensi sebagai obat herbal diabetes sebab membantu mengendalikan gula darah.
Dengan mengonsumsi obat tradisional ini, kadar gula darah pengidap diabetes bisa turun hampir 18% setelah mengonsumsi 300 mg kunyit dalam bentuk obat herbal per hari.
Studi lain pada jurnal Diabetes Care menunjukkan konsumsi 1,5 gram kunyit setiap hari selama 9 bulan mencegah perkembangan penyakit diabetes tipe 2 pada orang yang mengalami prediabetes.
Selain itu, kunyit dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi diabetes. Semua manfaat ini berasal dari kandungan antioksidan yang terdapat di dalam kunyit.
3. Lidah Buaya
Lidah buaya sangat populer sebagai bahan alami untuk merawat kesehatan kulit dan rambut.
Tidak berpotensi pada kecantikan tubuh saja, tanaman ini juga punya khasiat sebagai obat herbal diabetes.
Dikutip dari laman Global Diabetes Community, lidah buaya dapat mengurangi kadar gula darah puasa (GDP) sehingga baik dikonsumsi sebagai obat diabetes alami.
Selain itu, lidah buaya juga diketahui dapat membantu menurunkan kadar lemak darah pada orang dengan diabetes tipe 2.
Manfaat lidah buaya sebagai obat herbal diabetes juga didapat dari kandungan lektin, mannans, dan antrakuinon dalam lidah buaya.
Senyawa aktif tersebut diketahui dapat meringankan luka diabetes dengan meredakan pembengkakan dan mempercepat proses penyembuhan akibat komplikasi diabetes.
Meski begitu, hingga kini belum diketahui apa dampak jangka panjang penggunaan lidah buaya sebagai tanaman obat diabetes.
Itulah sebabnya, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat sekaligus keamanan lidah buaya sebagai obat herbal diabetes. (hellosehat)










