koranindopos.com – Jakarta. Kasus Covid-19 di Jakarta mulai terkendali. Hal itu bisa dilihat dari kasus positif harian yang terus mengalami penurunan. Kemarin, dari 4.815 orang yang dites PCR, ada sebanyak 438 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Seiring kasus positif harian yang menurun, kasus aktif di Jakarta juga menurun drastis. Yakni, berkurang sebanyak 881 kasus menjadi 7.620 kasus aktif. Meski kasus aktif mulai terkendali, di Jakarta masih ada tujuh RW yang masuk zona merah. Perinciannya, Jakarta Barat ada dua RT yakni RT 007 Kelurahan Cengkareng Timur dan RT 013 Kelurahan Kembangan Utara. Lalu, di Jakarta Barat ada satu RT yakni RT 003 Kelurahan Pondok Pinang. Sementara empat RT lainnya ada di Jakarta Utara. Perinciannya, RT 007 Kelurahan Kapuk Muara, RT 008 Kelurahan Kapuk Muara, RT 009 Kelurahan Pademangan Timur, dan RT 016 Kelurahan Pejagalan.
Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama menuturkan, meski jumlah kasus menurun, kita harus tetap waspada. Salah satunya, mengikuti program vaksinasi yang masih tersedia di fasilitas kesehatan di Jakarta.
Ngabila mengimbau bagi kelompok usia yang sudah diizinkan vaksin, untuk mendatangi sentra vaksinasi terdekat. Hal itu disampaikannya karena di Jakarta sudah banyak tersedia sentra vaksinasi. Bahkan, layanan vaksinasi ada yang tersedia sore dan malam hari. ”Bagi yang baru sembuh dari Covid-19, tetap bisa vaksin. Vaksin dapat diberikan setelah satu bulan dinyatakan sembuh. Ini berlaku untuk semua kelompok usia. Salah satu tujuannya untuk mencegah long covid,” terang Ngabila.
Ngabila juga mengingatkan bagi komorbidusia 40 tahun keatas atau pun lansia yang memiliki gejala pileku ntuk segera melakukan tes antigen atau PCR. Hal itu bertujuan untuk melakukan deteksid ini dan juga penanganan lebih cepat. ”Mayoritas kasus positif Covid-19 yang meninggal di rumah sakit karena terlambat terdiagnosis dan terlambat dilakukan PCR. Jarak terdiagnosis sampai dengan meninggal rata-rata 4-6 hari. Ini data kematian DKI Jakarta Juli – Desember 2022,” jelasnya.
Oleh karena itu, Ngabila mengajak semua tetap waspada meskipun kasus Covid-19 saat ini sudah mulai terkendali. ”No one left behind, tidak ada yang ditinggalkan. Bersama-sama selamat dan sehat sampai pandemi ini dinyatakan selesai. Usahakan betul zero death Covid-19. Caranya adalah dengan mengoptimalkan cakupan vaksinasi dosis 1,2,3,4 sesuai ketentuan yang ada. Vaksinusia 12 tahun keatas saat ini tersedia yaitu Pfizer, Zifivax, dan Indovac, banyak, ada di mana saja dan bisa mencakup semua rejimen,” terangnya. Dia juga menghimbau kepada warga Jakarta untuk tidak memilih-milih merk vaksin. Menurutnya, semua merk vaksin Covid-19 yang tersedia di Jakarta aman, sehat, bermanfaat, serta berkualitas. (wyu/mmr)










