Film KKN di Desa Penari yang sebelumnya sukses dengan banyak penonton di bioskop ini, kini kembali hadir dengan versi baru “luwih dowo luwih medeni” (lebih panjang lebih menyeramkan) yang mulai tayang sejak 29 Desember 2022.
Dalam sinopsis KKN di Desa Penari: Luwih Dowo Luwih Medeni menceritakan kejadian horor seperti suara gamelan dan penampakan sosok penari cantik Badarawuhi yang mulai menganggu Nur dan juga Widya.
Banyak kisah yang disampaikan, berawal pesan seorang ibu kepada anaknya – Widya, sebelum berangkat KKN menggunakan pepatah Jawa kepada sekelompok mahasiswa tersebut. Adapun bunyi pesannya, “Air selalu mengalir ke Timur, di Timur semua hal berkumpul, dari yang baik sampai yang buruk hingga yang paling buruk.”
Pesan tersebut menandakan bakal ada sesuatu di desa yang berada di ujung timur Jawa. Widya, Nur, Ayu, Bima, Anton dan Wahyu tidak pernah menyangka bahwa kegiatan KKN mereka akan berujung malapetaka.
Mbah Buyut sebagai tetua desa menyebut nama sosok penari yang terus menganggu Widya. Kejadian lebih menyeramkan pun terjadi saat salah satu dari keenam mahasiswa KKN itu terjerat perjanjian dengan sang penari, sehingga mereka terancam tidak bisa pulang dengan selamat dari desa yang dikenal dengan sebutan Desa Penari.

Para pecinta sineas Indonesia yang sudah pernah menonton di bioskop kesayangan terdahulu, akan merasakan alur cerita yang sama. Terasa kenapa disajikan masih dalam cerita yang terdahulu tapi jangan langsung men-judge : Ini seperti alur cerita yang sudah saya tau ? situasi ini apakah mempengaruhi pola pikir yang berulang. Hal ini terasa dejavu.
Apa itu dejavu, merupakan sebuah fenomena atau sesuatu yang menggambarkan seseorang yang dapat merasakan bahwa dirinya sudah pernah mengalami suatu kejadian yang sedang terjadi pada saat ini. Orang yang mengalami deja vu biasanya dianggap mistis bagi sebagian orang, karena seseorang seperti dapat mengatahui masa depan yang akan terjadi.
Deja vu merupakan salah satu fenomena neurologis yang tentunya memiliki beberapa penjelasan, di antaranya sebagai berikut :
Pertama, deja vu terjadi saat otak menemukan persamaan dari peristiwa yang sedang terjadi dengan peirstiwa yang sudah terjadi sebelumnya.
Kedua, deja vu terjadi ketika seseorang sedang tidak fokus saat memperhatikan sesuatu.
Nah jika seseorang sedang mengalami Deja Vu apakah harus merasakan khawatir?
Disinilah kejelian dan sikap kritis dari sang produser Film KKN di Desa Penari, Manoj Punjabi mengungkapkan sejumlah alasan maupun perbedaan antara film KKN yang sebelumnya pernah ditayangkan.
“Saya belum pernah lakukan (versi) extended. Tidak pernah kepikiran untuk memanjangkan film (yang saya produksi). Saya sangat kritis pada film-film yang saya produseri,” ungkap Manoj pada Rabu, 28 Desember 2022.
Ia menjadikan karya film KKN dengan versi panjang melihat dari sisi kacamata fans yang menginginkan ekspektasi lebih dari alur ceritanya.
“Untuk versi ini, saya rasa kontennya sangat dibutuhkan, fans ingin tahu lebih banyak lagi. Ini layak dijadikan extention dan setelah kami pikir, ada banyak adegan yang missing dan buru-buru (di versi awal),” katanya.
“Ketika saya nonton lagi secara utuh, versi ini sesuai dengan ‘Luwih Dowo, Luwih Medeni’ — lebih panjang dan mengerikan. Bukan adegan-adegan horor saja, tapi drama yang lebih smooth dan make sense,” tambah Manoj.
Tambahan durasi di “KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni” adalah selama 40 menit, dengan kejutan di akhir film, dengan cuplikan dari cerita film horor MD Pictures selanjutnya, “Sewu Dino”, selama 12 menit.
Penonton tidak hanya akan bertemu Badarawuhi, tapi juga akan tahu pembuka cekaman santet 1000 hari di “Sewu Dino”. Berbeda dengan film pertamanya, KKN di Desa Penari: Luwih Dowo Luwih Medeni ini juga ada tambahan adegan film Sewu Dino yang berdurasi 12 menit
Meskipun potongan adegan hanya 12 menit, Manoj beserta timnya pun tak main-main dalam menggarap sequence zero dari Sewu Dino ini. Manoj mengaku, proses syuting sequence zero ini diambil selama dua hari dengan budget yang tak sedikit.
Ini adalah karya besar ditangan Awi Suryadi (lahir 24 September 1977) kelahiran BandarLampung yang bernama asli Suryadi Musalim, dimana cerita horror ini awalnya viral dari akun twitter @SimpleM81378523 setelah berhasil cetak buku berjudul SimpleMan, lalu diangkat pada layer lebar. Seorang Awi terkejut film tersebut menyedot penonton tembus sebanyak 5 juta (penayangan hingga 14 May 2022)
Tak hanya di Indonesia, Film “KKN Di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni” juga akan tayang di Malaysia dan Singapura. (IT)










