Selasa, 16 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

Editor : Akula oleh Editor : Akula
13 Mei 2026
in Ekonomi, Bisnis
A A
0
Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

Upaya PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan KPPPA dalam memberdayaan perempuan prasejahtera di Kabupaten Ngada melalui klasterisasi komoditas pala untuk meningkatkan nilai ekonomi lokal dan kesejahteraan keluarga. (Foto. HENDRA / KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

​Koranindopos.com, Jakarta – Kabupaten Ngada di Nusa Tenggara Timur kini tengah bersiap memperkuat posisi ekonominya melalui optimalisasi harta karun hijau mereka, yakni komoditas pala. Menyadari potensi besar yang selama ini belum tergarap maksimal, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengambil langkah strategis dengan mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera melalui program klasterisasi usaha berbasis potensi lokal di wilayah tersebut.

​Program ini merupakan buah sinergi antara PNM dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) untuk membantu perempuan desa meningkatkan nilai ekonomi dari sumber daya alam di daerahnya. Pendekatan klasterisasi yang diusung tidak hanya sekadar mendorong masyarakat untuk menghasilkan produk, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang menyeluruh dan berkelanjutan, mulai dari tahap budidaya, pengolahan, hingga strategi pemasaran yang lebih luas.

​Kondisi di lapangan selama ini menunjukkan bahwa komoditas pala di Ngada memiliki peluang pasar yang sangat besar namun belum dikelola secara optimal. Sebagian besar hasil panen masyarakat masih sering dijual dalam bentuk mentah dengan harga yang relatif terbatas, padahal pala memiliki potensi nilai tambah yang tinggi apabila melalui proses pengolahan dan peningkatan kualitas produk yang mumpuni.

​Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa fokus utama perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di wilayah pedesaan adalah melalui pemberdayaan kaum perempuan. Semangat ini sejalan dengan kampanye #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM yang terus digalakkan oleh institusi tersebut di berbagai penjuru tanah air.

Artikel Terkait

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

​“Perempuan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan komunitas. Kami ingin mendorong perempuan di daerah memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki, termasuk komoditas pala di Ngada,” ujarnya melalui siaran persnya.

​Melalui inisiatif ini, para perempuan pengusaha ultra mikro, terutama yang merupakan nasabah PNM Mekaar, diberikan pendampingan yang komprehensif. Pelatihan yang diberikan mencakup penguatan kapasitas usaha, teknik pengolahan hasil pala yang modern, standarisasi pengemasan produk, hingga pembukaan akses pasar yang lebih kompetitif guna memastikan keberlanjutan usaha mereka.

​Pengembangan klasterisasi pala ini juga menjadi sarana pemberdayaan sosial bagi perempuan desa sekaligus mendukung program pemerintah melalui konsep One Village One Product (OVOP). Konsep ini menitikberatkan pada pengembangan ekonomi desa yang berbasis pada potensi unggulan lokal yang memiliki nilai tambah serta daya saing kuat di pasar nasional maupun internasional.

​Harapan besar digantungkan pada pengembangan klaster usaha seperti pala di Ngada ini, di mana setiap daerah diharapkan mampu mengoptimalkan kekayaan alamnya menjadi produk unggulan. Langkah ini dipandang sebagai solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan di wilayah-wilayah yang memiliki potensi alam melimpah.

​Kolaborasi yang apik antara PNM dan KPPPA ini sekaligus menjadi bukti nyata upaya negara dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan Indonesia. Dengan tetap memanfaatkan kekayaan alam dan kearifan lokal, para perempuan di daerah diharapkan tidak lagi hanya menjadi penonton, melainkan pemain utama dalam roda ekonomi daerah masing-masing.

​Kindaris kembali menegaskan optimisme perusahaan terhadap keberhasilan program ini dalam jangka panjang bagi masyarakat NTT. Ia percaya bahwa pendampingan yang konsisten akan melahirkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat tapak.

​“Melalui berbagai program pendampingan dan pengembangan klaster usaha, kami berharap potensi lokal di berbagai daerah dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tandas Kindaris. (RIS /Hend)

:

Topik: KpppaPNM

TerkaitBerita

Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini
Ekonomi

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:
Ekonomi

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa
Ekonomi

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

15 Juni 2026
Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

15 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

15 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya