Selasa, 21 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Megapolitan

Pj Gubernur DKI Klaim Seriusi Kasus Baru Gagal Ginjal Akut

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
7 Februari 2023
in Megapolitan
0
Gubernur DKI

//CAPTION FOTO: IST KETERANGAN PERS: Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – JAKARTA. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengklaim, temuan kasus baru gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) menjadi perhatian serius. Dia mengaku telah memerintah Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI untuk segera mengatasinya.

”Ya, (untuk dua kasus) itu kami serius menangani. Tadi pagi (kemarin) saya sudah bicara dengan teman-teman Dinkes DKI untuk mengatasi dan penyebabnya apa. Kami serius tangani itu,’’ kata Heru kepada awak media di gedung DPRD DKI, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (6/2/2023).

Menurut Heru, salah satu upaya yang dilakukan Pemprov DKI adalah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Dalam hal itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tujuannya, mengetahui penyebab kasus tersebut sama dengan tahun lalu atau tidak.

”Ya, kami koordinasi dengan Kemenkes. Pertama, penyebabnya apa. Apakah seperti yang lalu. Ada beberapa obat, ya. Saya nggak masuk ke ranah itu. Tapi, nanti dua (kasus) ini kami akan cek. Ini harus kami tangani,’’ tambahnya.

Artikel Terkait

Efek Berantai Kenaikan LPG 12 Kg, Warga Ibu Kota Mulai Khawatir

Senangnya Lansia Nikmati Transportasi Gratis: MRT Jakarta Jadi Pilihan Bebas Macet dan Hemat

DKI Jakarta Gelar Operasi Besar Tangkap Ikan Sapu-sapu, Hasilkan Hampir 7 Ton

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Ngabila Salama menuturkan, dua kasus baru tersebut ditemukan di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Dengan adanya kasus baru itu, Pemprov DKI meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Ngabila, di antara dua kasus tersebut, satu orang meninggal dan satunya lagi sedang dirawat di rumah sakit (RS). ”Kami nggak perlu sampaikan nama RS-nya. Kan perlu menjaga privasi rumah sakitnya juga. Yang penting kan tahu kondisinya sudah lebih baik. Ada progres yang lebih baik,’’ terangnya.

Terkait waktu temuan dua kasus itu, dia mengakui baru-baru ini. ’’Keduanya ini (ditemukan) sekitar akhir Januari 2023. Terakhir temuan kasus di Jakarta kan 31 Oktober. Nah, ini baru ditemukan lagi,’’ ujarnya.

Untuk mencegah GGAPA, Ngabila menyampaikan tiga langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Yakni, memakai masker, menghindari orang yang sedang sakit, serta menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan makanan. ’’Kami juga mengimbau masyarakat agar mencegah minum obat sirup untuk sementara kecuali petunjuk dokter dan dengan cara yang tepat,’’ paparnya.

Selanjutnya, langkah pencegahan bisa dilakukan dengan deteksi dini. Jika ada gejala awal gagal ginjal akut, Ngabila mengimbau agar segera ke dokter untuk mendapat pengobatan. Gejala awal yang dimaksud adalah kencing berkurang tiba-tiba serta anak masih mengeluh sakit dan demam.

”Berpacu dengan waktu. Jangan sampai terlambat agar anak selamat. Sebagai langkah kewaspadaan, pantau kondisi anak 4–6 hari sesudah menggunakan obat sirup yang terakhir. Tetapi, jika sesudah konsumsi obat sirup kondisi anak sudah sehat, bugar, dan aktif kembali, tidak perlu khawatir. Insya Allah, aman,’’ tambahnya. (wyu/mmr).

Topik: gagal ginjal akutHeru budihartonoJAKARTAKesehatanPJ Gubernur DKI

TerkaitBerita

Efek Berantai Kenaikan LPG 12 Kg, Warga Ibu Kota Mulai Khawatir
Megapolitan

Efek Berantai Kenaikan LPG 12 Kg, Warga Ibu Kota Mulai Khawatir

oleh Editor : Affandy
20 April 2026
Senangnya Lansia Nikmati Transportasi Gratis: MRT Jakarta Jadi Pilihan Bebas Macet dan Hemat
Megapolitan

Senangnya Lansia Nikmati Transportasi Gratis: MRT Jakarta Jadi Pilihan Bebas Macet dan Hemat

oleh Editor : Affandy
19 April 2026
DKI Jakarta Gelar Operasi Besar Tangkap Ikan Sapu-sapu, Hasilkan Hampir 7 Ton
Megapolitan

DKI Jakarta Gelar Operasi Besar Tangkap Ikan Sapu-sapu, Hasilkan Hampir 7 Ton

oleh Editor : Affandy
18 April 2026
Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas
Megapolitan

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

oleh Editor : Affandy
17 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

FILM PENDEK: Seremonial penganugerahan penghargaan kepada para pemenang IMAC Film Festival 2026 di Ruang Pemutaran Asrul Sani, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat pada Minggu (19/4/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

IMAC Film Festival 2026 Ajak Masyarakat Tangguh Hadapi Tantangan Global

20 April 2026
Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

20 April 2026
Kasus Penggelapan Miliaran Rupiah Terkuak, Fuji An Pilih Lanjutkan Proses Hukum Tanpa Damai

Kasus Penggelapan Miliaran Rupiah Terkuak, Fuji An Pilih Lanjutkan Proses Hukum Tanpa Damai

20 April 2026
Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

20 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    637 shares
    Share 255 Tweet 159
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya