Sabtu, 6 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Pj Gubernur DKI Klaim Seriusi Kasus Baru Gagal Ginjal Akut

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
7 Februari 2023
in Megapolitan
A A
0
Gubernur DKI

//CAPTION FOTO: IST KETERANGAN PERS: Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – JAKARTA. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengklaim, temuan kasus baru gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) menjadi perhatian serius. Dia mengaku telah memerintah Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI untuk segera mengatasinya.

”Ya, (untuk dua kasus) itu kami serius menangani. Tadi pagi (kemarin) saya sudah bicara dengan teman-teman Dinkes DKI untuk mengatasi dan penyebabnya apa. Kami serius tangani itu,’’ kata Heru kepada awak media di gedung DPRD DKI, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (6/2/2023).

Menurut Heru, salah satu upaya yang dilakukan Pemprov DKI adalah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Dalam hal itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tujuannya, mengetahui penyebab kasus tersebut sama dengan tahun lalu atau tidak.

”Ya, kami koordinasi dengan Kemenkes. Pertama, penyebabnya apa. Apakah seperti yang lalu. Ada beberapa obat, ya. Saya nggak masuk ke ranah itu. Tapi, nanti dua (kasus) ini kami akan cek. Ini harus kami tangani,’’ tambahnya.

Artikel Terkait

Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

Dua Pemuda di Bekasi Ditangkap Saat Diduga Hendak Tawuran, Polisi Sita Sejumlah Senjata Tajam

Demo di Kawasan Gambir Hari Ini, Polisi Siagakan 290 Personel dan Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Ngabila Salama menuturkan, dua kasus baru tersebut ditemukan di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Dengan adanya kasus baru itu, Pemprov DKI meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Ngabila, di antara dua kasus tersebut, satu orang meninggal dan satunya lagi sedang dirawat di rumah sakit (RS). ”Kami nggak perlu sampaikan nama RS-nya. Kan perlu menjaga privasi rumah sakitnya juga. Yang penting kan tahu kondisinya sudah lebih baik. Ada progres yang lebih baik,’’ terangnya.

Terkait waktu temuan dua kasus itu, dia mengakui baru-baru ini. ’’Keduanya ini (ditemukan) sekitar akhir Januari 2023. Terakhir temuan kasus di Jakarta kan 31 Oktober. Nah, ini baru ditemukan lagi,’’ ujarnya.

Untuk mencegah GGAPA, Ngabila menyampaikan tiga langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Yakni, memakai masker, menghindari orang yang sedang sakit, serta menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan makanan. ’’Kami juga mengimbau masyarakat agar mencegah minum obat sirup untuk sementara kecuali petunjuk dokter dan dengan cara yang tepat,’’ paparnya.

Selanjutnya, langkah pencegahan bisa dilakukan dengan deteksi dini. Jika ada gejala awal gagal ginjal akut, Ngabila mengimbau agar segera ke dokter untuk mendapat pengobatan. Gejala awal yang dimaksud adalah kencing berkurang tiba-tiba serta anak masih mengeluh sakit dan demam.

”Berpacu dengan waktu. Jangan sampai terlambat agar anak selamat. Sebagai langkah kewaspadaan, pantau kondisi anak 4–6 hari sesudah menggunakan obat sirup yang terakhir. Tetapi, jika sesudah konsumsi obat sirup kondisi anak sudah sehat, bugar, dan aktif kembali, tidak perlu khawatir. Insya Allah, aman,’’ tambahnya. (wyu/mmr).

Topik: gagal ginjal akutHeru budihartonoJAKARTAKesehatanPJ Gubernur DKI

TerkaitBerita

Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar
Megapolitan

Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

oleh Editor : Affandy
6 Juni 2026
Dua Pemuda di Bekasi Ditangkap Saat Diduga Hendak Tawuran, Polisi Sita Sejumlah Senjata Tajam
Megapolitan

Dua Pemuda di Bekasi Ditangkap Saat Diduga Hendak Tawuran, Polisi Sita Sejumlah Senjata Tajam

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
Demo di Kawasan Gambir Hari Ini, Polisi Siagakan 290 Personel dan Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet
Megapolitan

Demo di Kawasan Gambir Hari Ini, Polisi Siagakan 290 Personel dan Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
PERPANJANG RUTE: Penumpang memenuhi gerbong kereta MRT Jakarta di Stasiun Fatmawati, Jakarta Selatan. (Foto Ilustrasi: jakartamrt.co.id)
Megapolitan

Perpanjangan Rute MRT Ke Bekasi dan Tangerang Akhir Tahun Ini

oleh Editor : Memoarto
4 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Pemerintah Tertibkan Ribuan Vila Tak Berizin, Upaya Wujudkan Pariwisata yang Lebih Aman dan Berdaya Saing

Pemerintah Tertibkan Ribuan Vila Tak Berizin, Upaya Wujudkan Pariwisata yang Lebih Aman dan Berdaya Saing

6 Juni 2026
iPhone 16 Bekas Masih Jadi Buruan di 2026, Harga Lebih Terjangkau dengan Performa Premium

iPhone 16 Bekas Masih Jadi Buruan di 2026, Harga Lebih Terjangkau dengan Performa Premium

6 Juni 2026
Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

6 Juni 2026
Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

6 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3425 shares
    Share 1370 Tweet 856
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    397 shares
    Share 159 Tweet 99
  • Dapat Pujian dari Kepala Bappebti, Apa Kunci Sukses 27 Tahun Perjalanan Didimax?

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Demo di Kawasan Gambir Hari Ini, Polisi Siagakan 290 Personel dan Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Gandeng Australia, Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Indonesia

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya