Sabtu, 25 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional

BMKG Peringatkan Bahaya Peningkatan Emisi Gas Rumah Kaca Terhadap Krisis Air

Editor : Hana oleh Editor : Hana
14 Oktober 2023
in Nasional
0
BMKG

Ilustrasi kekeringan dan krisis air bersih. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia telah mengeluarkan peringatan serius terkait peningkatan emisi gas rumah kaca dan dampaknya pada perubahan iklim yang berpotensi memicu krisis air yang mengkhawatirkan.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam sebuah keterangan yang disampaikan di Jakarta pada Jumat (13/10/23), menyatakan bahwa krisis air menjadi ancaman nyata dan serius yang harus mendapatkan perhatian dari seluruh negara. Salah satu penyebab utama krisis air adalah peningkatan emisi gas rumah kaca, yang pada gilirannya meningkatkan suhu udara.

Menurut Karnawati, peningkatan suhu udara menyebabkan proses pemanasan global yang terus berlanjut dan berdampak pada perubahan iklim. Perubahan iklim ini dapat mengakibatkan krisis pangan, krisis energi, meningkatnya frekuensi, intensitas, dan durasi bencana hidrometeorologi, serta meningkatnya kejadian ekstrem.

Ia mengutip laporan dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) yang menyatakan bahwa suhu permukaan Bumi saat ini jauh lebih panas, sekitar 1,15 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata suhu udara permukaan pada periode pra-industri (1850-1900).

Artikel Terkait

PBB dan Kemlu RI Nyatakan Penyerang Praka Rico Pramudia adalah Israel

KUA Tak Hanya Urus Nikah, Ini Sembilan Layanan Keagamaan untuk Masyarakat

KP2MI dan Pemprov Sulawesi Utara Perkuat Pelindungan dan Penempatan Prosedural PMI

Menurut Kepala BMKG, tahun 2023 diproyeksikan akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah. Dampak dari perubahan iklim sering kali terasa melalui perubahan dalam siklus air. Interaksi antara dinamika siklus air dan manusia menghasilkan pola ketersediaan sumber daya air yang bervariasi secara spasial dan temporal.

Dampak ekstrem yang terkait dengan air, seperti banjir dan kekeringan, sangat mempengaruhi kehidupan, perkembangan, ekosistem, serta masyarakat dan individu. Selain itu, penurunan muka air tanah akibat ekstraksi air tanah yang berlebihan dan perubahan tata guna lahan juga menjadi tantangan dalam memastikan ketersediaan air yang adil.

Kepala BMKG menekankan bahwa jika situasi ini terus dibiarkan, maka krisis air dapat memicu krisis pangan, krisis energi, dan bahkan krisis sosial. Pertumbuhan populasi global yang terus meningkat juga turut berkontribusi terhadap semakin menipisnya sumber daya alam, termasuk air.

Untuk mengatasi krisis air ini, Kepala BMKG yang juga merupakan anggota Dewan Eksekutif WMO (World Meteorological Organization) mendesak semua negara untuk mengambil tindakan mitigasi dan adaptasi secara sistematis dan berkolaborasi. Selain itu, merumuskan kebijakan konservasi dan pengelolaan sumber daya air yang efisien berdasarkan ilmu pengetahuan juga menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ini.

Ia menekankan bahwa air adalah salah satu kebutuhan dasar hidup manusia, dan tindakan harus segera diambil untuk menjaga sumber daya air yang semakin terancam akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia. (dni)

Topik: BMKG

TerkaitBerita

PBB dan Kemlu RI Nyatakan Penyerang Praka Rico Pramudia adalah Israel
Nasional

PBB dan Kemlu RI Nyatakan Penyerang Praka Rico Pramudia adalah Israel

oleh Editor : Affandy
25 April 2026
KUA
Nasional

KUA Tak Hanya Urus Nikah, Ini Sembilan Layanan Keagamaan untuk Masyarakat

oleh Editor : Hairul
25 April 2026
KP2MI dan Pemprov Sulawesi Utara Perkuat Pelindungan dan Penempatan Prosedural PMI
Nasional

KP2MI dan Pemprov Sulawesi Utara Perkuat Pelindungan dan Penempatan Prosedural PMI

oleh Editor : Doe
24 April 2026
Waskita Karya Percepat Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Dukung Transportasi Berkelanjutan
Nasional

Waskita Karya Percepat Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Dukung Transportasi Berkelanjutan

oleh Editor : Affandy
24 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Jadwal UTBK SNBT 2026 Berlangsung, Peserta Diminta Cermati Perbedaan Waktu Ujian

Jadwal UTBK SNBT 2026 Berlangsung, Peserta Diminta Cermati Perbedaan Waktu Ujian

25 April 2026
SANG LEGENDA: Toyota kembali meluncurkan SUV legendaris mereka, yakni Land Cruiser FJ 2027. Mereka menggabungkan desain klasik dengan teknologi masa depan. (Foto: AutonetMagz)

SUV Legendaris Bangkit Kembali, Gabungkan Unsur Klasik dan Teknologi Mutakhir

25 April 2026
BABAK BELUR: Aktivitas pegawai membuka gadget di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto Ilustrasi: Antara Foto/Sigid Kurniawan)

IHSG Ambruk, Investor Rame-Rame Aksi Jual Bersih

25 April 2026
Dukungan Pelatihan Difabel Menguat di Jakarta Timur

Dukungan Pelatihan Difabel Menguat di Jakarta Timur

25 April 2026

Terpopuler

  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    379 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2875 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    651 shares
    Share 260 Tweet 163
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Kasus Bocah Nizam: Tak Hanya Ibu Tiri, Ayah Kandung Kini Resmi Jadi Tersangka

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya