Senin, 29 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Peserta Prakerja Gelombang 62 Simak Tips Pilih Kelas Pelatihan Tepat dari Tokopedia

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
30 Oktober 2023
in Megapolitan
A A
0
prakerja
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pemerintah telah mengumumkan penerima Prakerja Gelombang 62–gelombang terakhir di tahun 2023–beberapa waktu lalu. Penerima beasiswa pelatihan memiliki waktu 15 hari untuk memilih kelas pelatihan, dimana besok (31/10/2023) adalah kesempatan terakhir. Masyarakat bisa membeli voucher kelas pelatihan di halaman Prakerja di Tokopedia.

Program Kartu Prakerja pertama kali diinisiasi pemerintah saat pandemi sebagai solusi alternatif bagi masyarakat untuk mengembangkan kompetensi, meningkatkan produktivitas, dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan. Tokopedia dipercaya sebagai mitra platform digital resmi yang berperan sebagai penghubung antara penyedia kelas pelatihan dengan masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Hilmi Adrianto mengungkapkan, “Tahun ini sudah menjadi tahun ke-tiga Tokopedia menghadirkan fitur Prakerja kepada masyarakat Indonesia. Pada tahun 2023, Tokopedia bersama berbagai mitra strategis mampu menghadirkan ratusan kelas pelatihan–jumlah ini meningkat 200% dibandingkan tahun 2022–baik secara daring maupun luring.”

Sepanjang tahun 2023, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatra Utara menjadi beberapa wilayah dengan jumlah tertinggi pengguna yang mengambil kelas Prakerja melalui Tokopedia. “Untuk mengakomodasi tingginya minat penerima Prakerja mengambil kelas, Tokopedia senantiasa berkolaborasi dengan berbagai lembaga pelatihan terpercaya, yang menyediakan beragam pelatihan yang dibutuhkan penerima Prakerja,” jelas Hilmi.

Artikel Terkait

Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi

Pengendara Motor Terperosok ke Galian Proyek di Daan Mogot, Saksi Duga Korban dalam Kondisi Mabuk

Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Puncak HUT Ke-499 Jakarta, Disambut Meriah Alunan Tanjidor

Tokopedia hari ini (30/10/2023) bersama Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) menghadirkan talk show bertajuk ‘Raih Peluang Kreatif di Era Digital’ di bilangan Jakarta Selatan untuk terus memberikan dampak berkelanjutan bagi para penerima Prakerja. “Perkembangan teknologi membawa perubahan dalam setiap aspek kehidupan. Lewat kegiatan ini kami berharap para penerima beasiswa pelatihan Prakerja terutama Gelombang 62 bisa mendapatkan inspirasi dan tips serta trik memilih kelas sesuai passion dan kebutuhan,” tambah Hilmi.

Kepala Pengembangan Ekosistem Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Andreas Aditya Swasti, mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi upaya ekstra dari Tokopedia untuk mendukung para penerima Prakerja meningkatkan keterampilan. Selain menyediakan platform untuk mengambil kelas pelatihan, Tokopedia juga kerap mengadakan berbagai seminar kewirausahaan dan kelas inspiratif dari pakar maupun para alumni Prakerja. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni, semua orang bisa menciptakan peluang dan meraih kesuksesan.”

Deadline sudah dekat! Intip tips memilih pelatihan Prakerja yang tepat
Guna memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima beasiswa pelatihan Prakerja Gelombang 62, Tokopedia melalui Head of Digital Goods Tokopedia, Jonathan Tricahyo, bersama praktisi dan pelaku usaha, memberikan tips memilih kelas pelatihan Prakerja yang tepat dan sesuai kebutuhan.

1. Tentukan tujuan mengikuti pelatihan Prakerja
Ada beberapa tujuan mengikuti pelatihan Prakerja yang bisa dipertimbangkan, antara lain: skilling, upskilling, dan reskilling. “Salah satu tujuan mengikuti pelatihan Prakerja adalah skilling atau mendapatkan skill baru. Contoh, seorang karyawan swasta yang ingin menjadi konten kreator, bisa memilih kategori pelatihan Content Creator dan Media Sosial di Tokopedia,” jelas Jonathan.

Communication Practitioner sekaligus Certified Professional Coach, Dea Rizkita, menambahkan, “Di era digital, masyarakat yang ingin menjadi konten kreator harus bisa membedakan dirinya dengan konten kreator lain untuk bisa lebih unggul dan sukses. Karenanya butuh kreativitas dan skill tambahan agar bisa bersaing di pasar yang sangat kompetitif ini. Kelas pelatihan dari Prakerja Tokopedia bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin berkarya di era digital dan memiliki skill baru untuk meningkatkan daya saing sebagai konten kreator.”

Di samping skilling, tujuan lain mengambil kelas Prakerja adalah meningkatkan keterampilan di bidang yang telah ditekuni atau upskilling. “Contoh, seorang lulusan Ilmu Komputer yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang lebih spesifik–misal sebagai backend engineer–bisa memilih kategori pelatihan di halaman Prakerja Tokopedia, yaitu Teknologi Informatika,” tambah Jonathan.

Tujuan selanjutnya dalam mengikuti pelatihan Prakerja yang juga bisa dipertimbangkan adalah meningkatkan keterampilan di bidang yang baru atau reskilling. “Misal, seseorang yang sedang membangun usaha fesyen–yang perlu keterampilan mengembang bisnis lebih jauh–bisa memilih kategori pelatihan Prakerja di Tokopedia, yaitu Pemasaran dan Ritel/Perdagangan,” kata Jonathan.

2. Riset lembaga pelatihan yang bisa menjawab kebutuhan
Setelah mengetahui kebutuhan masing-masing, para penerima Prakerja bisa mulai melakukan riset tentang lembaga pelatihan apa yang sekiranya paling sesuai dan bisa memenuhi kebutuhan. “Cari tahu dengan seksama mengenai kurikulum atau materi yang diberikan serta pelatih atau mentor yang akan memberikan pelatihan,” jelas Jonathan.

3. Cek ulasan dari alumni Prakerja
Setelah menentukan lembaga pelatihan, penerima beasiswa pelatihan bisa melihat ulasan atau penilaian yang diberikan oleh para penerima Prakerja sebelumnya di setiap kelas. “Di Tokopedia, kita bisa ke halaman Prakerja lalu pilih kategori kelas pelatihan dan klik salah satu kelas, kemudian klik ‘Ulasan’ untuk melihat penilaian yang sudah diberikan oleh para peserta sebelumnya. Penilaian berupa ulasan ini bisa lebih meyakinkan penerima Prakerja dalam memilih kelas atau lembaga pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan,” kata Jonathan.

Salah satu alumni Prakerja yang juga merupakan pelaku usaha di Tokopedia adalah Refiani Yusup, karyawan swasta memutuskan untuk mendirikan Kalla Candle pada tahun 2022, setelah mengikuti kelas pelatihan Prakerja di Tokopedia.

“Dulu saya tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk memulai bisnis. Untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan bisnis, saya ikut kelas pelatihan wirausaha Prakerja dan seminar kewirausahaan dari Tokopedia. Dari kelas dan seminar ini, saya tergerak membuka bisnis online di Tokopedia dengan mempraktikkan wawasan yang saya dapat,” jelas Refiani.

Refiani menambahkan, “Kelas pelatihan dan seminar Prakerja di Tokopedia tidak hanya memberikan keterampilan teknis, namun memperkuat mental sebagai pegiat usaha. Saya mendapat wawasan untuk meningkatkan penjualan produk, bagaimana menyiasati omzet saat turun, serta memaksimalkan bisnis secara online. Hal tersebut sangat bermanfaat dalam memajukan usaha saya,” tambah Refiani.

Kini, bisnis Refiani terus tumbuh pesat bahkan bisa memperluas pasar hingga ke seluruh wilayah di Indonesia melalui Tokopedia. Berkat kemajuan usahanya, kini Refiani dapat membuka lapangan pekerjaan dan telah memberdayakan sejumlah karyawan. (ris)

Topik: pemerintahPrakerjaTokopedia

TerkaitBerita

Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi
Megapolitan

Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi

oleh Editor : Akula
29 Juni 2026
Pengendara Motor Terperosok ke Galian Proyek di Daan Mogot, Saksi Duga Korban dalam Kondisi Mabuk
Megapolitan

Pengendara Motor Terperosok ke Galian Proyek di Daan Mogot, Saksi Duga Korban dalam Kondisi Mabuk

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Puncak HUT Ke-499 Jakarta, Disambut Meriah Alunan Tanjidor
Megapolitan

Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Puncak HUT Ke-499 Jakarta, Disambut Meriah Alunan Tanjidor

oleh Editor : Affandy
28 Juni 2026
Samsat Keliling
Megapolitan

Memudahkan Warga, Ini Jadwal Terbaru dan Syarat Samsat Keliling Kota Depok 2026

oleh Editor : Hana
28 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Balik Fariz RM

Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Balik Fariz RM

29 Juni 2026
Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi

Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi

29 Juni 2026
Tiba di Jakarta, Menteri Mukhtarudin Sambut Supiat Korban TPPO Kamboja, Besok Dipulangkan ke Barito Selatan Kalteng

Tiba di Jakarta, Menteri Mukhtarudin Sambut Supiat Korban TPPO Kamboja, Besok Dipulangkan ke Barito Selatan Kalteng

29 Juni 2026
Toyota Veloz Hybrid Diprediksi Ramaikan Pasar Low MPV, Usung Teknologi Hybrid dan Kabin Lebih Modern

Toyota Veloz Hybrid Diprediksi Ramaikan Pasar Low MPV, Usung Teknologi Hybrid dan Kabin Lebih Modern

29 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3629 shares
    Share 1452 Tweet 907
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    461 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya