SIGAP: Menteri Sosial Tri Rismaharini mendatangi posko pengungsian dan memberikan bantuan logistik kepada korban banjir Padang Lawas, Sumatera Utara.
PADANG LAWAS, koranindopos.com – Di awal tahun 2022, Menteri Sosial Tri Rismaharini kunjungi lokasi bencana di Kantor Desa Tanjung Baru, Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara.
Mensos mendatangi posko pengungsian, mengecek operasional dapur umum, dan mengecek bantuan logistik yang akan diserahkan ke warga.
Risma juga melihat langsung kondisi sejumlah rumah warga yang rusak akibat luapan Sungai Sutam itu. Meski banjir telah surut, tapi sisa material banjir masih bergelimpangan di rumah warga.
Sejumlah warga terdampak meminta kepada Risma agar ada bantuan perbaikan rumah. Total terdapat ratusan rumah yang rusak karena dihantam banjir bandang saat malam pergantian tahun itu.
Kepada wartawan, Risma mengatakan, telah mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk segera mengkaji permintaan warga tersebut. Mensos Risma ingin pemda berkonsultasi dengan para akademisi untuk menentukan apakah masih layak membangun rumah di bekas area terdampak banjir bandang itu.
“Karena kalau dibangun (ulang rumahnya), lalu tiba-tiba kalau ada masalah lagi kan malah bahaya. Apalagi sampai menimbulkan korban,” ujar Risma.
Risma mengaku tak ingin warga Batang Labu Sutam bernasib serupa dengan warga di daerah lain yang terdampak bencana longsor seperti tahun lalu.
Karena itu, kata Risma, uji kelayakan pembangunan ulang perlu dilakukan terlebih dahulu terhadap area terdampak banjir bandang di Batang Labu Sutam. “Apakah nanti direlokasi atau apa, dilihat nanti kelayakannya. Keputusan apakah perlu atau tidak soal relokasi tidak bisa sekarang,” kata dia.
Mensos meminta hal tersebut dibahas pula dengan kajian mendalam oleh bupati dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Banjir bandang terjadi akibat luapan Sungai Sutam, Kecamatan Batang Labu Sutam pada Jumat (31/12/2021) malam.
Akhir tahun 2021, wilayah Kabupaten Padang Lawas diterjang banjir bandang yang merendam 15 desa. Bencana mengakibatkan 79 unit rumah rusak berat, 51 unit rusak sedang, 56 unit rusak ringan, 12 unit rumah hanyut, dan 1 sekolah rusak berat (Pesantren Nizoumul Hikmah).
Bencana mengakibatkan 100 jiwa mengungsi di SD 1 Tanjung Baru dan 200 jiwa mengungsi di Pesantren Babul Hasannah sehingga total pengungsi berjumlah 300 jiwa.
Pada kesempatan itu, secara simbolis Mensos menyerahkan beberapa jenis bantuan logistik. Total nilai bantuan logistik sebesar Rp 782.237.253.
Bantuan buffer stock logistik dari Kemensos dikirimkan pada Sabtu, 1 Januari 2022 dari Gudang Provinsi Sumut via Darat, Gudang Regional Pusat Bekasi via Udara, Gudang Balai Padang via Darat. Per 3 Januari sebagian bantuan sudah sampai lokasi bencana dan sisanya masih dalam perjalanan menuju lokasi bencana.
Selain itu, Kemensos melalui Dinas Sosial Kab. Padang Lawas melakukan asesmen terhadap korban terdampak bencana dan dilanjutkan mendirikan 3 dapur umum di yaitu Desa Tanjung Baru, Manggis, dan Tamiang yang dikelola Tagana Padang Lawas. (rls/riz)










