koranindopos.com – Jakarta, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) berkomitmen mempercepat pembangunan dan inovasi dalam Layanan Aparatur Negara yang akan terintegrasi dalam portal administrasi pemerintahan. Hal ini diungkapkan oleh Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, saat memimpin rapat progres pembangunan Layanan Aparatur Negara bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jakarta, Selasa (13/8/2024).
Menteri Anas menegaskan bahwa setelah Sidang Kabinet Paripurna di Ibu Kota Nusantara, Presiden Joko Widodo menaruh harapan besar pada percepatan layanan aparatur yang sederhana, terukur, dan mengandung inovasi baru. “Presiden berharap ada percepatan yang terukur, simpel, dan terobosan-terobosan baru yang kita kerjakan,” ungkap Anas dalam keterangan pers yang diterima InfoPublik, Rabu (14/8/2024).
Dalam rapat tersebut, Anas menekankan pentingnya inovasi yang dapat diperkuat oleh BKN dan LAN dalam pengembangan kompetensi aparatur negara. Ia berharap inovasi ini dapat disesuaikan dengan sistem yang ada sehingga percepatan pelayanan dapat terealisasi. “Harapan kami ada inovasi proses bisnis layanan pengembangan kompetensi dan materi pembelajaran mandiri baru yang disesuaikan dalam sistem,” tambahnya.
Selain itu, Anas juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun Layanan Aparatur Negara yang efektif. Ada lima strategi yang dapat diadopsi, yaitu:
- Inovasi proses bisnis layanan.
- Membuka rancangan arsitektur teknis dan metadata kepada INA DIGITAL.
- Kolaborasi dalam dukungan layanan pengguna.
- Penyelarasan konsep operasional terbatas.
- Penguatan keamanan informasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, menegaskan bahwa BKN akan terus mendukung pembangunan Layanan Aparatur Negara sesuai target yang ditetapkan. “Lima langkah tadi akan kami kawal terus, pada prinsipnya akan kami persiapkan dengan baik, namun target perlu ditetapkan,” ujarnya.
Rapat ini juga dihadiri oleh Plt Kepala LAN, Muhammad Taufiq, serta sejumlah pejabat tinggi dari Kementerian PANRB, BKN, dan LAN. Hadir pula Asisten Deputi Percepatan Transformasi Digital Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PANRB, Katmoko Ari Sambodo, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE Kementerian PANRB, Cahyono Tri Birowo, dan Manajer Tony Blair Institute, Pandu Kartika Putra.
Melalui kolaborasi dan inovasi yang terus didorong ini, Kementerian PANRB berharap Layanan Aparatur Negara yang terintegrasi dapat segera terwujud, sehingga mampu mendukung efektivitas dan efisiensi dalam pelayanan publik. (hai/infopublik)










