Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

KPK: Kasus Suap Bupati Kuansing Cederai Nilai Luhur Tanah Pacu Jalur

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Juli 2026
in Nasional
A A
0
KPK: Kasus Suap Bupati Kuansing Cederai Nilai Luhur Tanah Pacu Jalur

Foto: kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai kasus dugaan suap jabatan yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, tidak hanya mencoreng integritas penyelenggara negara, tetapi juga mencederai nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi, Riau.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Kuansing dikenal luas sebagai daerah asal tradisi Pacu Jalur, perlombaan dayung yang menjadi simbol semangat gotong royong, kebersamaan, dan kerja kolektif masyarakat.

“Kuansing dikenal luas sebagai tanah kelahiran Pacu Jalur yang mencerminkan semangat gotong royong dan juga kerja kolektif masyarakat. Karena itu ketika korupsi kembali terjadi, yang tercoreng bukan hanya integritas penyelenggara negara, tapi juga kepercayaan masyarakat terhadap nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi kebanggaan daerah Kuansing,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Menurut Budi, kasus tersebut menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan korupsi harus terus diperkuat, terutama di daerah yang masih memiliki tingkat kerawanan tinggi berdasarkan hasil pemantauan KPK.

Artikel Terkait

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

Generasi Muda Papua Selatan Tunjukkan Nasionalisme

Budi mengungkapkan, hasil Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) yang dilakukan KPK menunjukkan Kabupaten Kuantan Singingi masih berada dalam kategori merah pada tahun 2025.

Skor MCSP Kabupaten Kuansing tercatat sebesar 63,84 poin, turun 8,13 poin dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Penurunan tersebut menunjukkan masih adanya berbagai aspek tata kelola pemerintahan yang perlu diperbaiki.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah pengadaan barang dan jasa pemerintah yang hanya memperoleh nilai 45 poin, jauh di bawah standar yang diharapkan.

“Terutama pada area pengadaan barang dan jasa, yang hanya memperoleh skor di bawah 50, yaitu di skor 45,” kata Budi.

Selain itu, hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) juga menunjukkan peningkatan yang sangat terbatas. Nilai SPI Kabupaten Kuansing hanya naik dari 63,12 pada 2024 menjadi 63,58 pada 2025, yang dinilai belum mencerminkan perbaikan signifikan dalam budaya integritas di lingkungan pemerintahan daerah.

Sebelumnya, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuantan Singingi.

Ketiganya adalah Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Sekretaris Daerah Zulkarnaen, serta Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC), Ardiles.

Ketiga tersangka diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK sejak Senin (29/6/2026).

Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, menjelaskan penyidikan menemukan adanya dugaan permintaan imbalan oleh Suhardiman Amby kepada calon Sekretaris Daerah.

“KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan, dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka yaitu SA selaku Bupati Kuansing, ZKN selaku Sekda, dan ARD selaku Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant,” ujar Taufik.

Dalam konstruksi perkara yang diungkap KPK, Suhardiman diduga meminta satu unit Toyota Land Cruiser 300 GR-S kepada dua kandidat yang mengikuti proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah.

Dua kandidat tersebut adalah Fahdiansyah yang saat itu menjabat sebagai Asisten I sekaligus Pelaksana Tugas Sekda, serta Zulkarnaen yang kala itu menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kuansing.

Menurut penyidik, hanya Zulkarnaen yang bersedia memenuhi permintaan tersebut sehingga akhirnya terpilih sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kuansing periode 2025.

Untuk memenuhi permintaan itu, Zulkarnaen diduga memperoleh bantuan dari Ardiles selaku Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant.

Mobil mewah tersebut dibeli dengan skema kredit senilai sekitar Rp2,05 miliar, dengan cicilan sekitar Rp46,5 juta per bulan selama lima tahun.

KPK menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga melalui upaya pencegahan yang berkelanjutan. Salah satunya dengan memperkuat sistem tata kelola pemerintahan, meningkatkan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa, serta membangun budaya integritas di lingkungan birokrasi.

Lembaga antirasuah berharap kasus yang terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi menjadi pelajaran bagi seluruh pemerintah daerah agar memperkuat pengawasan internal, menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik dan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas daerah.(dhil/kmps)

Topik: KPKpacu jalur

TerkaitBerita

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan
Nasional

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara
Nasional

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
LCC Empat Pilar
Pendidikan

Generasi Muda Papua Selatan Tunjukkan Nasionalisme

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026
LCC Empat Pilar MPR
Pendidikan

Dominasi Babak Final, SMAN 3 Kota Sorong Raih Juara 1 LCC Empat Pilar MPR Provinsi Papua Barat Daya

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMI

Bamsoet: Java Drag Record Series 2026 Perkuat Pembinaan Pembalap dan Gerakkan Ekonomi Daerah

20 Juli 2026
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

21 Juli 2026
GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3969 shares
    Share 1588 Tweet 992
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya