Minggu, 17 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Unilever Perkuat Komitmen Alam melalui Pertanian Regeneratif di Future Foods Forum

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
28 Agustus 2024
in Nasional
A A
0
PT Unilever Indonesia, Tbk
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. PT Unilever Indonesia, Tbk. kembali tegaskan komitmen dalam melindungi keselarasan alam dengan penerapan pertanian regeneratif dalam upaya mengatasi perubahan iklim, peningkatan kesejahteraan petani, serta mendukung ketersediaan pangan masa depan. Komitmen ini disampaikan Perusahaan dalam ajang Future Foods Forum (FFF), sebuah wadah diskusi yang melibatkan para pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas upaya kolaborasi dalam transformasi sistem pangan nasional.

Acara yang digagas oleh Unilever Indonesia; Center for Transdisciplinary and Sustainability Sciences Institut Pertanian Bogor (CTSS IPB); Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI); dan Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) ini dihadiri oleh berbagai perusahaan, instansi kepemerintahan, komunitas dan akademisi.

Nurdiana Darus, Head of Corporate Affairs & Sustainability Unilever Indonesia menjelaskan, ”Sejalan dengan strategi keberlanjutan yang berfokus pada empat isu yaitu: iklim, alam, plastik, dan penghidupan (livelihood), Unilever Indonesia terus berupaya berkontribusi pada lingkungan dan masyarakat. Kami menyadari bahwa bisnis kami tidak dapat bertahan tanpa ekosistem alam yang baik. Sehingga penting bagi kami untuk turut mendukung upaya kolektif menuju sistem pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Dalam mewujudkan kelestarian sistem pangan, selama lebih dari satu dekade kami menggalakkan pertanian berkelanjutan guna memenuhi bahan baku dengan tetap menjaga kualitas lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan petani kecil, salah satunya melalui program Bango Pangan Lestari. Tidak hanya itu, kami juga aktif mengampanyekan program edukasi yang mengedepankan nutrisi dan pola makan sehat melalui program Royco Nutrimenu.”

Artikel Terkait

Torehkan Reputasi Lulusan Berkualitas dan Siap Kerja  

Dua Truk Tabrakan di Tol Dalam Kota, Satu Kernet Tewas Terjepit

Menkes: Kasus Hantavirus di Jakarta Terkendali, Kontak Erat Dipantau 14 Hari

Sektor pertanian sebagai sumber pangan utama di Indonesia memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, yaitu rata-rata 13,22% terhadap PDB Nasional tahun 2018-2022. Selain itu, Sensus Pertanian BPS 2023 menunjukkan, jumlah pekerja pada sektor pertanian mencapai 28,61% dari total tenaga kerja nasional.

Namun, di saat bersamaan, pertanian turut berkontribusi terhadap pemanasan global dan rentan terdampak perubahan iklim. Tantangan sistem pangan pun kian kompleks karena pertumbuhan penduduk semakin tinggi, degradasi lahan, hingga kurangnya regenerasi petani. Hal ini menimbulkan urgensi untuk mengonsepkan ulang upaya ketahanan pangan dan sistem pangan nasional dari hulu ke hilir.

“Upaya mitigasi dan adaptasi kami lakukan melalui penerapan Pertanian Regeneratif yang mempromosikan keselarasan dengan alam untuk membantu petani membangun sistem yang lebih tangguh dan bisnis yang lebih sehat dengan memastikan kesehatan tanah untuk produktivitas yang berkelanjutan, serta mengurangi emisi karbon. Hingga 2030 nanti, Unilever secara global menargetkan penerapan Pertanian Regeneratif di 1 juta hektar lahan” terang Nurdiana.

Unilever Indonesia tengah menjalankan program yang mendukung ribuan petani kedelai hitam yang diawali di Jawa Timur untuk beralih ke sistem pertanian regeneratif.

Mulai tahun ini, Unilever menyelenggarakan serangkaian pelatihan petani, membuat Sekolah Lapangan Petani dan mengembangkan 18 demo plot dengan prinsip pertanian regeneratif guna mendorong peningkatan produktivitas kedelai hitam, memperbaiki kesuburan tanah dalam jangka panjang, mengurangi intensitas karbon dan meningkatkan keanekaragaman hayati di lahan pertanian.

Tentunya peralihan ke Pertanian Regeneratif membutuhkan kolaborasi multipihak, sehingga Perusahaan melibatkan segenap rantai pasokan dan pemangku kepentingan lainnya guna memberikan dampak positif pada regenerasi alam, meningkatkan kesejahteraan petani dan komunitas lokal, menjaga penggunaan sumber daya yang efisien, serta menghasilkan komoditas pangan yang berkualitas untuk pemenuhan pangan masa depan yang resilien (Future Foods).

Annisa Utami Seminar, Peneliti dari CTSS IPB menjelaskan, Indonesia harus mulai mengadopsi cara bercocok tanam yang lebih efisien dan ramah lingkungan, seperti penerapan inovasi pertanian yang berkelanjutan, pertanian berbasis data yang memperhatikan keseimbangan ekosistem, sistem pengendalian hama terpadu yang meminimalkan penggunaan bahan kimia, serta penggunaan input pertanian alami dan berkelanjutan. Termasuk juga praktik pertanian regeneratif yang menjaga kesuburan tanah dan keanekaragaman hayati.”

Sebagai salah satu cara dalam menghimpun kekuatan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat tercapainya transformasi sistem pangan melalui pertanian regeneratif, Future Foods Forum (FFF) dibentuk sebagai jejaring kemitraan dan wadah diskusi lintas sektor dalam mengatasi berbagai isu seputar pangan di Indonesia.

Anton Rizki, Chief Executive Officer CIPS dan Sekretariat dari FFF menjelaskan, “Tujuan FFF sejalan dengan target SDG Pemerintah pada dua pilar: Zero Hunger untuk mengakhiri masalah malnutrisi; serta memperbaiki status kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam jejaring FFF, kami memfasilitasi kegiatan anggota forum terkait kebijakan dan program yang bertujuan mencapai pertumbuhan ekonomi serta ketahanan pangan dan nutrisi di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan isu perubahan iklim.”

Melalui FFF, Unilever Indonesia berharap tercipta sinergi dan kolaborasi bersama seluruh pihak dalam menerapkan peralihan sistem pangan yang berkelanjutan dan resilien melalui pertanian regeneratif untuk meningkatkan status gizi masyarakat Indonesia, menjaga keanekaragaman hayati, meningkatkan kesejahteraan petani, serta perubahan perilaku masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

“Dengan besarnya manfaat dari transformasi sistem Pertanian Regeneratif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, semoga semakin banyak pihak bergabung di FFF dan bersinergi bersama dalam memadukan riset akademis, implementasi kebijakan serta program, agar bersama-sama kita dapat mewujudkan sistem pangan masa depan yang lebih baik,” tutup Nurdiana. (ris)

Topik: PT Unilever Indonesia

TerkaitBerita

RANCANG BUSANA: Seorang mahasiswi BINUS University mengaplikasikan rancangan busana di sebuah maneken. (Foto Ilustrasi: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Pendidikan

Torehkan Reputasi Lulusan Berkualitas dan Siap Kerja  

oleh Editor : Memoarto
16 Mei 2026
Dua Truk Tabrakan di Tol Dalam Kota, Satu Kernet Tewas Terjepit
Peristiwa

Dua Truk Tabrakan di Tol Dalam Kota, Satu Kernet Tewas Terjepit

oleh Editor : Affandy
15 Mei 2026
Menkes: Kasus Hantavirus di Jakarta Terkendali, Kontak Erat Dipantau 14 Hari
Nasional

Menkes: Kasus Hantavirus di Jakarta Terkendali, Kontak Erat Dipantau 14 Hari

oleh Editor : Affandy
15 Mei 2026
Hari Pendidikan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi Majukan Pendidikan Indonesia
Pendidikan

Hari Pendidikan Nasional Jadi Momentum Kolaborasi Majukan Pendidikan Indonesia

oleh Editor : Affandy
14 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Literasi Dibawa ke Jalanan, Perpusnas Rayakan Usia ke-46 dengan Lari 5 Kilometer

Literasi Dibawa ke Jalanan, Perpusnas Rayakan Usia ke-46 dengan Lari 5 Kilometer

17 Mei 2026
​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

17 Mei 2026
​Siasat Jitu PNM Ubah Ketakutan Ibu-Ibu Prasejahtera Jadi Modal Sukses Mandiri Finansial

​Siasat Jitu PNM Ubah Ketakutan Ibu-Ibu Prasejahtera Jadi Modal Sukses Mandiri Finansial

16 Mei 2026
RANCANG BUSANA: Seorang mahasiswi BINUS University mengaplikasikan rancangan busana di sebuah maneken. (Foto Ilustrasi: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Torehkan Reputasi Lulusan Berkualitas dan Siap Kerja  

16 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3094 shares
    Share 1238 Tweet 774
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    350 shares
    Share 140 Tweet 88
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Legenda Kuliner Bali Nasi Jinggo Tutup Usia

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya