Sabtu, 12 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Inflasi Indonesia Terkendali di 2024, Daya Beli Meningkat

Editor : Hana oleh Editor : Hana
4 Oktober 2024
in Nasional
A A
0
Daya Beli
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta, Inflasi Indonesia pada bulan September 2024 tercatat stabil dan terkendali di angka 1,84% year-on-year (yoy), lebih rendah dibandingkan Agustus 2024 yang sebesar 2,12% (yoy). Capaian ini berada dalam rentang target inflasi pemerintah sebesar 2,5%±1%, menunjukkan langkah-langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi berjalan efektif.

Penurunan inflasi pada bulan September terutama dipengaruhi oleh deflasi pada harga komponen volatile food (VF)sebesar 1,34% month-to-month (mtm). Penurunan harga sejumlah komoditas pangan, seperti cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, daging ayam ras, dan tomat, turut didorong oleh masih berlangsungnya musim panen di beberapa daerah sentra produksi. Secara tahunan, komponen volatile food mengalami inflasi sebesar 1,43% (yoy), masih dalam sasaran di bawah 5% yang ditetapkan oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP).

Selain menjaga stabilitas harga pangan, daya beli petani juga tetap terjaga. Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2024 tercatat naik sebesar 0,38% menjadi 120,30, mencerminkan peningkatan pendapatan petani di tengah penurunan harga komoditas pangan. Kenaikan signifikan tercatat pada subsektor tanaman perkebunan rakyat, yang naik sebesar 1,72%, terutama didorong oleh kenaikan harga global komoditas kelapa sawit, kopi, dan karet.

Inflasi komponen inti yang mencerminkan daya beli masyarakat mengalami kenaikan sebesar 0,16% (mtm) atau 2,09% (yoy). Kenaikan ini dipengaruhi oleh naiknya harga kopi bubuk seiring meningkatnya harga kopi dunia, serta biaya akademi dan perguruan tinggi karena masih berlangsungnya tahun ajaran baru. Peningkatan belanja masyarakat juga mendukung pertumbuhan ekonomi, sebagaimana tercatat dalam laporan Bank Mandiri terkait Perkembangan Belanja Masyarakat Terkini.

Artikel Terkait

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk

8 Orang Hilang di Selat Sunda, 7 di Antaranya Jurnalis yang Liput Anak Krakatau Masih Dicari

Komponen administered prices (harga diatur pemerintah) mengalami deflasi sebesar 0,04% (mtm) atau inflasi sebesar 1,40% (yoy), terutama dipengaruhi oleh penurunan harga BBM nonsubsidi yang diberlakukan oleh Pertamina sejak September 2024. Meskipun demikian, komoditas Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan angkutan udara masih menyumbang inflasi pada komponen ini.

Pemerintah juga menyadari tantangan pelambatan ekonomi global yang mempengaruhi aktivitas ekonomi domestik. Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia masih berada di level kontraksi sebesar 49,2 pada September 2024, meski ada peningkatan dari Agustus yang sebesar 48,9. Indonesia mencatat kinerja lebih baik dibandingkan beberapa negara ASEAN lain, seperti Malaysia dan Thailand.

Pemerintah terus mengoptimalkan kebijakan hilirisasi sumber daya alam (SDA), peningkatan ekspor, kemudahan investasi, serta pengembangan SDM dan teknologi melalui program Making Indonesia 4.0 untuk mendukung pertumbuhan sektor manufaktur.

Dengan upaya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia, diharapkan stabilitas harga serta pemulihan ekonomi akan terus terjaga dalam menghadapi tantangan ekonomi global di masa mendatang. (hai)

Topik: daya beliInflasi

TerkaitBerita

PT Mayawana Persada
Nasional

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

oleh Editor : Hana
12 September 2026
Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk
Peristiwa

Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Nasional

8 Orang Hilang di Selat Sunda, 7 di Antaranya Jurnalis yang Liput Anak Krakatau Masih Dicari

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
2 Terduga Pelaku Penembakan ASN di Jayawijaya Diduga Terlibat Kasus FBLB dan Penyanderaan Pilot
Nasional

2 Terduga Pelaku Penembakan ASN di Jayawijaya Diduga Terlibat Kasus FBLB dan Penyanderaan Pilot

oleh Editor : Affandy
12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Telkom Siapkan Relokasi Karyawan dari Graha Merah Putih, Gedung BUMN Bakal Dipakai BGN

Telkom Siapkan Relokasi Karyawan dari Graha Merah Putih, Gedung BUMN Bakal Dipakai BGN

12 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000, Jadi Rp2,604 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000, Jadi Rp2,604 Juta per Gram

12 September 2026
PT Mayawana Persada

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

12 September 2026
MORA GROUP

MORA GROUP BUKA MORA CUP 2026  SATUKAN KARYAWAN DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS DAN KEBERSAMAAN

12 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4490 shares
    Share 1796 Tweet 1123
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya